Mengapa Harus Menggunakan Vitamin Ayam Petelur

Mengapa Harus Menggunakan Vitamin Ayam Petelur

Vitamin Ayam Petelur – Bagi Anda yang saat ini sedang menjalankan bisnis budidaya ayam petelur, maka wajib mengetahui informasi mengenai vitamin ayam petelur. Pasalnya hal ini sangat berkaitan dengan produksi telur yang dihasilkan ayam. Suplemen atau vitamin untuk ayam memang bukan hal asing bagi siapapun yang memelihara ayam, baik ayam petelur maupun ayam pedaging. Jika ayam pedaging diberi vitamin agar memiliki badan yang besar dan berisi, maka ayam petelur diberi vitamin agar bisa subur dan mampu menghasilkan telur yang berkualitas dan banyak. Ada banyak jenis vitamin yang bisa Anda temukan di pasaran. Oleh karena itu, Anda harus memahami terlebih dahulu manfaat vitamin untuk ayam petelur agar tidak kebingungan dalam memilih nantinya.

Manfaat Vitamin Ayam Petelur

Masing-masing vitamin ayam petelurmemiliki manfaatnya sendiri-sendiri. Vitamin adalah senyawa organik yang diperlukan tubuh. Meskipun jumlahnya sedikit, pengaruhnya terhadap metabolisme tubuh sangatlah signifikan. Sehingga tak heran jika banyak peternak ayam petelur yang memberikan vitamin pada peliharaannya. Vitamin masuk dalam kategori nutrisi mikro. Berdasarkan kelarutannya, vitamin dibedakan menjadi dua yakni vitamin yang mudah larut dalam lemak seperti vitamin A, E, D, dan K. Kemudian ada vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B kompleks dan vitamin C).

ayam
ayam petelur

1. Vitamin C

Pada dasarnya, vitamin ayam petelur bisa diberikan kapanpun, baik ketika ayam sedang sakit atau normal. Diberikan saat ayam normal (tidak sakit) bertujuan untuk mencegah munculnya penyakit atau kekurangan vitamin akibat pemberian pakan yang tidak tepat. Vitamin sangat berguna ketika ayam stress. Ayam bisa stress jika manajemen pemeliharaan yang dilakukan tidak baik seperti perlakuan kasar, kandang yang tidak bersih, lokasi kandang dengan dengan jalan raya dan lain sebagainya. Selain itu, suhu, kelembaban dan cuaca juga bisa menjadi salah satu penyebab ayam menjadi stress. Saat stress, ayam akan memberikan respon yang bisa dilihat dari fisiologisnya.

Jika dilihat dari hormonalnya, ayam yang stress akan melakukan sekresi hormon ACTH dengan jumlah yang banyak sehingga menyebabkan meningkatnya produksi cortisoldi dalam darah. Akibatnya, kadar vitamin C dan antibodi dalam tubuh ayam akan berkurang sehingga mudah sekali terserang penyakit. Oleh karena itu, selain memastikan ayam tidak stress selama pemeliharaan, sangat dianjurkan untuk Anda memberikan vitamin C pada ayam sesuai dengan dosis yang mencukupi agar ayam terhindar dari berbagai macam penyakit.

Fungsi lain dari vitamin C adalah sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas dan menetralkan racun dalam tubuh ayam. Dengan begitu, Anda tidak perlu takut ayam peliharaan akan mudah sakit.

2. Vitamin A

Vitamin ayam petelur yang perlu dipenuhi selanjutnya adalah vitamin A. Perlu diketahui bahwa ayam bisa terserang penyakit karena konsumsi pakan yang kurang. Jika demikian, otomatis jumlah vitamin yang masuk ke dalam tubuh juga akan berkurang. Jadi, jangan heran jika ayam petelur Anda kekurangan gizi dan mudah sekali sakit. Vitamin A sangat baik untuk ayam petelur untuk memperbaiki sel-sel pada jaringan epitel yang rusak. Selain itu, vitamin A juga berfungsi menghentikan pendarahan pada ayam petelur. Vitamin A juga memiliki peranan yang sangat penting untuk menjaga stabilitas pada jaringan epitel yang ada pada membran mukosa bagian saluran pernapasan, pencernaan serta reproduksi. Memberikan vitamin A pada ayam, tentunya ayam juga akan memiliki penglihatan yang baik.

3. Vitamin B

Vitamin ayam peteluryang harus terpenuhi selanjutnya adalah vitamin B. Ketika DOC atau anakan ayam petelur masuk kandang, mereka membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan baru. Pemberian vitamin B akan membantu anakan ayam untuk melancarkan proses metabolisme dan mengatasi stress setelah melakukan perjalanan dari kandang pembibitan ke kandang biasa. Selain itu, vitamin B juga sangat baik untuk melancarkan pencernaan anak ayam. Dengan begitu, anak ayam bisa menyerap nutrisi pakan dengan baik sejak awal perawatan. Dampak dari pemberian vitamin B kompleks adalah ayam akan merasa cepat lapar dan nafsu makannya akan semakin meningkat. Kondisi ini tentu saja menyebabkan ayam lebih agresif untuk bertelur sehingga produksi telur akan semakin meningkat. Dilain sisi, vitamin B kompleks juga bermanfaat untuk membantu menghasilkan sel darah merah pada tubuh ayam.

4. Vitamin D

Vitamin D sangat berguna untuk Anda yang menginginkan ayam menghasilkan telur yang berkualitas. Pasalnya, vitamin D mampu meningkatkan proses penyerapan fosfor dan juga kalsium di dalam saluran pencernaan. Dengan pemberian vitamin ini, ayam akan memiliki kuku, paruh, dan tulang yang kuat. Selain itu, kerabang telur juga akan lebih kokoh sehingga tidak mudah pecah.

5. Vitamin E

Sama halnya seperti vitamin C, vitamin E sebagai vitamin ayam petelur juga berfungsi sebagai antioksidan. Perlu diketahui bahwa senyawa antioksidan sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, senyawa ini juga berfungsi untuk mengurangi tingkat stress dan kelelahan pada ayam. Bahkan, vitamin ini juga mampu mencegah terjadinya penyakit kelainan otot pada ayam. Sehingga jika ayam sudah tidak produktif lagi sebagai petelur, bisa langsung dimanfaatkan menjadi ayam pedaging.

Menariknya, vitamin ayam petelur ini juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tetas telur dan fertilitas ayam petelur. Bahkan vitamin ini juga menurunkan persentase kematian embrio. Dengan begitu, jumlah produksi telur akan semakin meningkat.

6. Vitamin K

Vitamin K sangat baik untuk meningkatkan jumlah kalsium yang dibutuhkan ayam. Sehingga ayam bisa tumbuh dengan baik. Selain itu, vitamin ayam petelur ini juga dapat membantu proses pembekuan darah.

7. Protein

Selain vitamin, Anda juga harus memenuhi asupan protein ayam petelur. Memang, biasanya dalam pakan ayam sudah mengandung protein yang lengkap. Meskipun demikian, Anda benar-benar harus memastikan apakah protein yang ada dalam pakan sudah sesuai dengan takaran yang dibutuhkan ayam petelur atau belum. Kualitas protein dalam pakan ayam bisa Anda lihat dari produksi telur yang dihasilkan. Jika cangkang telur ayam tipis dan mudah pecah, bisa dipastikan bahwa kualitas dan kuantitas protein dalam pakan yang diberikan sangat buruk. Dan sebaliknya, jika protein dalam pakan sudah memenuhi standar kebutuhan ayam, maka cangkang telur akan keras dan tidak mudah pecah.

Setelah mengetahui macam-macam vitamin ayam petelur, lantas kapan waktu yang tepat untuk pemberian vitamin pada ayam? Ayam yang baru berumur 2 sampai dengan 3 minggu, sebaiknya diberikan vitamin B dan juga C yang cukup tinggi. Vitamin lainnya, bisa Anda berikan setelah ayam berumur lebih dari 3 minggu untuk pemeliharaan. Diberikan vitamin B dan juga C ketika ayam berumur starter bertujuan agar ayam bisa tumbuh dengan baik dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Terkait dengan waktu pemberian vitamin, Anda bisa melihat langsung pada kemasan vitamin yang bisa dibeli di toko pakan unggas.

Demikianlah ulasan mengenai manfaat dari vitamin ayam petelur. Semoga ulasan ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

One Comment

  1. pak di daerah pekan baru riau ada gak kandang peternak ayam telur saya mau belajar dlu sebelun terjun. mohon di info y pak..ini no hp saya 082173341202 terima kasih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *