Bisnis Menguntungkan Ternak Ayam Pelung

Bisnis Menguntungkan Ternak Ayam Pelung

Ternak Ayam Pelung – Bisnis ternak ayam pelungsekarang ini banyak diminati oleh masyarakat. Terlebih lagi dengan meningkatnya permintaan ayam pelungdi pasaran mulai dari dari anakan hingga dewasa, tentunya bisnis ini menjadi peluang yang sangat menjanjikan untuk para peternak. Sebagai ayam peliharaan, ayam pelung memang sangatlah menarik. Hal ini dikarenakan kelebihan yang dimiliki ayam pelung yaitu suara kokoknya yang merdu dan panjang.

Tips dalam Usaha Ternak Ayam Pelung

ayam
ternak ayam pelung

Ayam pelung sebenarnya adalah salah satu jenis ayam langka dan khas yang dibudidayakan oleh masyarakat Sukabumi dan Cianjur. Nama pelung diambil dari bahasa Sunda, dimana artinya adalah suara besar yang menggema dan mengalun panjang. Saat ayam jago pelung berkokok, maka bagian lehernya akan terlihat melengkung panjang ke arah bawah. Bahkan, ada ayam pelung yang berkokok sampai lehernya menyentuh tanah. Dalam memulai usaha budidaya ayam pelung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Apalagi ayam ini memang membutuhkan perawatan dan pemeliharaan yang intensif agar bisa tumbuh sehat dan menghasilkan suara yang merdu. Berikut ini, adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti dalam memulai bisnis ternak ayam pelung.

1. Analisa Usaha

Dalam memulai bisnis ternak ayam pelung, melakukan analisa usaha adalah hal penting yang harus dilakukan. Logikanya, bagaimana bisa bisnis yang dijalani berhasil jika Anda saja belum bisa menganalisis modal dan keuntungan yang diperoleh? Pada dasarnya, modal yang diperlukan untuk memulai usaha ayam pelung tidaklah terlalu besar. Modal terbesar adalah untuk pemelian bibit. Analisis usaha ini bisa Anda mulai dari biaya pembuatan kandang, pakan, lahan, kebutuhan listrik dan lain sebagainya. Kemudian hitung pula pendapatan dari anakan ayam pelung yang dijual. Seekor ayam pelung dapat bertelur sebanak 6 kali salam setahun. Sekedar informasi, seekor ayam pelung berumur 3 bulan dijual dengan harga Rp 200 ribu di pasaran. Sangat mahal bukan? Hal inilah yang membuat banyak orang tertarik melakukan bisnis budidaya ayam pelung.

2. Pemilihan bibit

Tips usaha ternak ayam pelungselanjutnya, pilihlah bibit yang berkualitas. Perlu diketahui bahwa bibit memiliki peranan yang cukup besar terhadap kesuksesan bisnis peternakan. Untuk budidaya ayam pelung ini, Anda harus memastikan bahwa bibit yang dibeli adalah asli jenis pelung. Bukan hasil persilangan dengan ayam lain. Pasalnya sekarang ini banyak penjual yang secara sengaja atau tidak sengaja menjual bibit ayam pelung hasil dari persilangan. Ayam pelung yang sudah tidak asli akan membuat harganya menurun. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar pintar dalam memilih bibit pelung di pasaran.

3. Pembuatan kandang

ayam pelung
kandang ayam

Tips ternak ayam pelungselanjutnya adalah buatlah kandang yang baik dan sesuai dengan umur ayam pelung. Kandang ayam yang baik adalah kandang yang jauh dari permukiman. Kandang tersebut juga harus kering, tidak lembab, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan sumber air yang dekat. Dengan kandang ayam yang baik dan ideal, ayam pelung tentunya bisa hidup dengan sehat dan mampu menghasilkan telur sesuai dengan keinginan.

4. Memberikan Pakan

Pakan ternak ayam pelungberbeda dengan pakan ayam pada umumnya. Ayam pelung memiliki bentuk tubuh yang besar sehingga porsi pakannya pun terbilang lebih banyak dibandingkan dengan ayam jenis lainnya. Selain kuantitas, Anda tidak boleh mengesampingkan kualitas pakan yang akan diberikan pada ayam pelung. Pastikan jika dalam pakan ayam pelung, terdapat protein, vitamin dan nutrisi lain yang dibutuhkan ayam pelung.

5. Mengawinkan ayam pelung

Tips selanjutnya dalam ternak ayam pelungadalah Anda harus memerhatikan jumlah betina dan juga jantan yang akan dikawinkan dalam satu kandang. Agar produksi ayam pelung bisa maksimal, perbandingan antara ayam pelung jantan dengan betina adalah 1 banding 8. Dengan begitu, telur yang dihasilkan akan berkualitas karena dibuahi atau difertil oleh ayam jantan yang berkualitas pula. Tak hanya itu, Anda juga harus memastikan bahwa ayam pelung betina yang dipilih juga dalam kondisi sehat dan baik. Karena sebagai peternak, Anda harus bisa memenuhi standar kualitas dan juga kuantitas dari hasil ternak.

6. Pemeliharaan

Dalam usaha ternak ayam pelung, pemeliharaan adalah tahapan yang penting agar hasil ternak bisa sesuai dengan keinginan. Pemeliharaan ayam pelung dibedakan menjadi 3 fase yakni masa anakan, masa remaja dan masa dewasa. Anakan ayam pelung akan dirawat dan dipelihara sendiri oleh indukannya atau indukan ayam lainnya yang ada di dalam kotak hangat. Jika anakan ayam peluk dirawat oleh indukannya sendiri, maka pakan dan minuman anakan ayam biasanya dicarikan langsung oleh induknya.

Saat anak ayam kedinginan, indukannya juga akan memberikan kehangatan menggunakan sayapnya. Sementara jika anakan ditetaskan menggunakan mesin penetas, maka anakan akan ditaruh dalam kotak khusus yang mampu memberi kehangatan pada anak ayam pelung. Makanan dan minumannya tentu saja akan disiapkan oleh peternak. Anakan yang dirawat di dalam kotak penghangat, jumlahnya disesuaikan dengan besar kota dan umur anakan ayam. Untuk anak ayam pelung berumur 1,5 bulan, kotak berukuran 180 x 80 x 50 cm dapat menampung anakan ayam 15 sampai dengan 20 ekor.

Sementara fase ternak ayam pelungyang sudah remaja harus dipindahkan ke kandang khusus untuk pembesaran. Ayam pelung dianggap beranjak dewasa atau remaja setelah berumur 1,5 bulan lebih. Saat anakan ayam telah remaja, maka jumlah protein yang diberikan akan dikurangi dan diganti dengan pakan yang lebih ideal untuk pedaging. Ketika sudah dewasa, suara koko ayam pelunglah yang nantinya akan dijual. Ayam pelung dikategorikan dewasa setelah bermur 6 bulan. Pada umur tersebut, ayam pelung dapat menghasilkan suara kokok yang merdu dan juga panjang. Ayam pelung yang sudah dewasa memiliki bobot hingga 3 kilogram. Berat ayam pelung tergantung dari pakan yang Anda berikan. Biasanya, ayam pelung yang sudah dewasa diberi pakan seperti ayam pedaging seperti dedak yang ditambah dengan kerang, ikan kecil, kangkung atau tauge.

7. Membuat ayam pelung bersuara merdu

Ayam pelung bisa menghasilkan suara kokok yang nyaring dan merdu ketika memasuki umur 6 bulan. Ayam pelung dewasa ini bisa dibanderol dengan harga yang mahal jika memang memiliki suara yang benar-benar indah. Oleh karena itu, tak heran jika banyak peternak yang mengusahakan agar ayam pelung peliharaannya bisa bersuara panjang dan bagus.

Cara agar ayam pelung bisa menghasilkan suara yang merdu sangatlah mudah. Anda bisa memberikan pelung pakan berupa kuning telur yang ditambah dengan pisang ambon, madu dan sesendok mentega lalu dihaluskan dengan sendok hingga lumat. Berikan pakan khusus ini pada ayam pelung sambil menyalakan rekaman suara pelung terbaik. Dengan begitu, ayam pelung Anda akan mengikuti suara rekaman tersebut dan menghasilkan suara yang bagus pula.

Bagaimana? Tips dalam berbisnis ternak ayam pelungdi atas sangat mudah bukan? Sekian ulasan kali ini, semoga bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *