Sukses Berbisnis Ternak Ayam Buras

Sukses Berbisnis Ternak Ayam Buras

Ternak Ayam Buras – Ayam buras atau bukan Ras adalah ayam yang sekarang ini banyak diminati masyarakat. Tak heran jika bisnis ternak ayam buras bisa dijadikan sebagai ladang usaha yang patut untuk dipertimbangkan. Dalam memulai usaha apapun tentunya Anda harus mempelajari tentang seluk beluk bisnis yang akan dijalani, termasuk bisnis ternak ayam. Meskipun ayam buras adalah ayam kampung yang perawatannya tidak sebegitu intensif seperti ayam broiler, ayam arab atau jenis ayam lainnya, bisnis ini tetap membutuhkan ketekunan dan perhatian Anda agar bisa berhasil. Berikut ini, adalah tips cerdas yang bisa Anda lakukan untuk memulai bisnis budidaya ayam buras.

Tips Cerdas Berbisnis Ternak Ayam Buras

1. Belajar dan banyak mencari referensi

Tips berbisnis ternak ayam buras yang pertama adalah banyaklah belajar dan mencari referensi dari berbagai sumber. Karena seperti yang diketahui, belajar adalah hal terpenting dalam memulai usaha agar bisa berhasil. Referensi ini bisa Anda dapatkan dari buku tentang teknik budidaya ayam buras atau bertanya langsung dengan pebisnis ternak ayam yang sudah berhasil menjalankan usahanya. Belajar sebelum memulai usaha akan menghindarkan Anda dari kebingungan yang sangat mungkin terjadi saat berbisnis. Dengan begitu, kegagalan pun bisa Anda hindari. Di samping itu, belajar dengan pebisnis ternak ayam yang sudah berhasil juga akan membantu Anda untuk menjalin komunikasi antar peternak ayam buras lain. Sehingga bisa jadi, Anda bisa melakukan suatukerjasama dalam hal bisnis seperti pembelian bibit, pemasaran dan lain sebagainya.

2. Pilih mana? Petelur atau Pedaging?

Dalam memulai bisnis ternak ayam buras, Anda diharuskan untuk memilih apakah ingin menjalankan ternak ayam pedaging atau petelur. Pasalnya cara perawatan antara ayam petelur dan pedaging memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Bagi Anda yang ingin berbisnis ayam buras petelur, maka bisa memulai bisnis dengan membeli anak ayam petelur yang sudah memasuki usia 4 sampai dengan 5 bulan. Anda pelihara anak ayam tersebut hingga usia 6 bulan dan bisa dipanen. Cara ini bisa dikatakan lebih efektif dibandingkan Anda harus membeli DOC atau anakan yang masih kecil umurnya karena akan memerlukan waktu pemeliharaan dan perawatan yang lebih lama. Di lain sisi, resiko yang akan didapatkan jika memelihara ayam buras berumur 4 sampai 5 bulan juga akan semakin sedikit. Sebab ayam pada umur tersebut sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dengan mudah.

Namun, apabila ternak ayam buras yang Anda pilih adalah ayam pedaging maka ada baiknya jika Anda memilih untuk membeli DOC. Pasalnya pemeliharaan ayam pedaging dianggap lebih mudah dibandingkan dengan ayam petelur. Selain itu, waktu panen ayam pedaging juga lebih singkat yakni pada umur 2 sampai dengan 2,5 bulan. Jika sudah memasuki umur 4 sampai 5 bulan, Anda bisa memanfaatkannya sebagai ayam petelur.

Ayam
Ayam Buras

3. Waktu beternak

Tips selanjutnya dalam ternak ayam buras adalah Anda harus mengetahui waktu yang pas untuk melakukan budidaya ayam. Perlu diketahui bahwa mempertimbangkan kondisi musim saat ini juga mempengaruhi hasil produksi ternak. Agar hasil ternak memuaskan, sebaiknya Anda mulai beternak ayam buras saat musim kemarau atau pada awal musim kemarau. Pasalnya pada musim tersebut, Anda akan lebih mudah merawatnya. Pada musim kemarau, proses pemeliharaan ayam buras pada waktu malam hari akan lebih mudah dan mendukung. Bayangkan jika perawatan tersebut Anda lakukan ketika musim penghujan, maka proses perawatan akan lebih sulit karena cuaca yang dingin dan kandang yang lembab. Selain itu, musim hujan atau pancaroba juga menyebabkan anakan ayam mudah terserang penyakit.

Jika Anda memang harus memulai usaha budidaya ayam buras pada musim penghujan, maka sangat disarankan untuk membuat kandang ayam yang didukung dengan pemanas dan lampu yang tercukupi. Dengan begitu, serangan penyakit pada ayam bisa diminimalisir. Dalam bisnis ini, sangat disarankan untuk Anda tidak memulai budidaya ayam pada musim pancaroba.

4. Perlengkapan Ternak

Tips selanjutnya dalam ternak ayam buras adalah Anda harus memerhatikan perlengkapan ternak yang dibutuhkan. Perlengkapan ini digunakan dalam manajemen pemeliharaan ayam ternak agar sesuai dengan standar kebutuhan ternak. Perlengkapan yang dibutuhkan diantaranya adalah lampu, genset, coolingroom, listrik, air, tempa makan, tempat minum dan lain sebagainya. Dengan perlengkapan ternak yang terpenuhi, ayam pun bisa hidup dengan sehat dan baik hingga panen.

5. Pakan

Dalam berbisnis ternak ayam buras, pakan adalah hal yang tentu saja tidak boleh dilupakan. Ayam buras diberi pakan sebanyak 2 kali dalam sehari. Dalam pakan ayam, nutrisi yang dibutuhkan harus terpenuhi agar produksi daging atau telur ayam sesuai dengan keinginan. Nutrisi yang harus ada dalam pakan ayam diantaranya adalah energi, protein, mineral, air dan vitamin. Anak ayam yang berumur kurang dari 1 minggu diberi pakan halus setidaknya 15 gram dalam sehari. Anak ayam berumur satu sampai 3 minggu diberi pakan sebanyak 30 gram sehari, minggu ketiga sampai kelima 60 gram perhari, minggu keenam sampai dengan ayam mulai bertelur sebanyak 80 gram per hari. Terakhir, untuk indukan sebanyak 100 gram dalam hari.

6. Kandang

Meskipun ayam buras kebanyakan dirawat dengan cara umbaran, menyiapkan kandangnya dengan baik dan bersih adalah hal yang penting untuk Anda lakukan. Hal ini bertujuan agar ayam bisa hidup dengan sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Fungsi kandang, pada dasarnya adalah untuk melindungi ayam dari panas dan juga hujan. Dilain sisi, kandang juga berguna untuk memudahkan Anda merawat ayam dengan baik.

Dalam usaha ternak ayam buras, Anda harus memahami syarat membuat kandang yang baik. Bagi Anda yang belum tahu, kandang yang baik adalah kandang yang cukup mendapatkan udara dan angin, sinar matahari yang tercukupi, jauh dari permukiman, bersih, kepadatannya sesuai, sesuai dengan umur dan berat ayam, dan tahan lama.

7. Pemilihan bibit

Pemilihan bibit memiliki peranan yang sangat penting untuk keberhasilan Anda dalam berbisnis ternak ayam buras. Anda harus pintar memilih bibit ayam yang baik agar produksi yang dihasilkan berkualitas tinggi. Untuk bibit pejantan, maka pilihlah ayam jantan yang memiliki tulang supit yang rapat, mata jernih, paruh bersih, sayap yang kuat, badan tegap dan panjang, bulu bersih mengkilat, dan memiliki taji. Sementara untuk bibit betina, pilihlah ayam yang memiliki mata jernih, paruh pendek yang kuat, kepala halus, pial dan jengger yang halus, badan yang besar, perut yang luas dan bulu yang lembut serta bersih.

8. Pemeliharaan

Tips terakhir adalah Anda harus bisa memelihara ayam buras dengan baik. Caranya adalah dengan memastikan bahwa kandang ayam dalam kondisi bersih dan ayam juga dalam keadaan sehat. Jika ada ayam buras yang sakit, segera pisahkan dari ayam sehat lainnya.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa tips ternak ayam buras agar berhasil. Semoga ulasan ini bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *