Tips Jitu Ternak Ayam Ras Untuk Pemula

Tips Jitu Ternak Ayam Ras Untuk Pemula

Ternak Ayam Ras – Dari waktu ke waktu manusia terus membutuhkan asupan gizi protein hewani untuk mencukupi kebutuhan energi harian. Protein hewani salah satunya bisa dihasilkan dari ayam pedaging atau petelur. Jenis ayam yang biasanya dimanfaatkan untuk diambil daging dan telurnya adalah ayam ras. Bagi peternak pemula, istilah ayam ras ini tidaklah asing, namun mayoritas dari peternak pemula belum begitu memahami teknik memelihara ayam ras agar mendapatkan keuntungan. Berikut ini tata cara ternak ayam ras untuk pemula yang bisa dijadikan referensi para peternak ayam.

Tips Ternak Ayam Ras yang Baik untuk Peternak Pemula

ternak ayam boiler
pemberian pakan ayam

1. Memastikan lokasi tempat beternak

Untuk memulai sebuah bisnis yang berskala besar seperti ternak ayam ras, lokasi ternak adalah hal yang paling penting yang harus diperhatikan pertama kali. Lokasi yang baik adalah lokasi yang berada dekat dengan pusat penjualan ataupun pemasaran. Hal tersebut akan memungkinkan peternak untuk mendapatkan kemudahan dalam transaksi dengan pembeli atau pelanggan. Selain itu, pastikan lokasi tetap dan tidak berpindah-pindah untuk jangka waktu yang lama, karena ternak ayam membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk perkembangan ayam, terlebih lagi jika ayam dipelihara melalui bibit anak ayam. Memilih lokasi yang jauh dari suasana ramai akan lebih baik, karena ayam akan tenang dan tidak stress dengan keramaian.

2. Bibit ayam harus benar-benar bagus

Langkah kedua dalam ternak ayam ras adalah bibit ayam. Pilihlah bibit yang benar-benar bagus, baik dari segi induk ataupun ayam itu sendiri. Bibit anak ayam yang bagus disini adalah berasal dari ayam berkualitas teruji unggul dan tidak ada kecacatannya. Jika dilihat fisiknya, bibit ayam haruslah berkembang dan cepat besar, memiliki bulu sehat, dan bergerak aktif.

3. Pastikan kualitas tempat tinggal ayam

Kualitas kandang yang baik untuk ternak ayam ras adalah kandang yang bersih dan kuat. Jika Anda adalah peternak yang baru akan memulai usaha ternak, Anda sebaiknya memesan kandang ayam khusus, yang berkapasitas banyak dan berasal dari bahan kokoh, sehingga tidak mudah rusak. Untuk perawatan kandang ayam, pastikan Anda membersihkan kandang dari kotoran secara rutin seminggu atau sebulan sekali. Dengan membersihkan kotoran ayam, ayam tidak akan rentan terhadap penyakit dan serangan virus.

4. Perhatikan pemberian pakan ayam

Ayam ras memiliki takaran pemberian pakan berbeda setiap jenjang umurnya. Untuk anak ayam yang berusia kurang dari satu bulan haruslah lengkap, makanan untuk anak ayam pada fase starter ini harus mengandung zat gizi yang cukup, tujuannya agar ayam cepat berkembang. Pakan ayam pada fase ini harus terdiri dari zat kalium, serat, lemak, dan protein. Hindari pemberian pakan berlebih karena akan menyebabkan ayam kekenyangan. Untuk minum, ternak ayam ras pada masa starter bisa diberi obat anti-stress dan tambahan sedikit zat glukosa, hal tersebut agar ayam tidak stress dan mati. Untuk fase diatas starter, pakan bisa ditambah sesuai kebutuhan makan ayam.

5. Beri penghangat khusus untuk ayam fase starter

Ayam fase starter atau anak ayam yang berumur kurang dari satu bulan sangat rentan sekali terhadap kematian karena dingin. Untuk itu, masalah ini bisa diatasi dengan memberikan penghangat khusus ke dalam kandang ayam. Adapun jenis penghangat bisa berasal dari lampu yang berdaya terang maksimal. Salah satu asupan gizi agar ayam cepat berkembang adalah penghangat, selain agar ayam tidak cepat merasa kedinginan, pada usia dibawah satu bulan, bulu ayam masih tidak memungkinkan untuk melindungi tubuhnya dari udara dingin.

6. Berikan vaksin secara rutin

Vaksinasi atau lebih dikenal dengan imunisasi adalah salah satu pencegahan agar ayam terhindar dari virus. Vaksin ini biasanya diberikan kepada ayam yang masih berada dalam fase starter atau anak ayam yang baru mulai tumbuh, jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin pencegah tetelo. Dengan adanya pemberian vaksin ini, ternak ayam ras akan memiliki kekebalan tubuh alami yang susah terkena serangan virus. Cara pemberian vaksin adalah pencampuran obat tetes pada minuman ayam. Pemberian vaksin harus rutin dan berkala, yaitu dalam jangka waktu dua minggu sekali, pemberian bisa dilakukan hingga mendekati masa panen ayam.

7. Hindari ayam dari stress

Tidak hanya manusia saja yang mengalami stress, hal tersebut juga terjadi pada hewan ternak. Ayam yang stress akan lebih cepat mati. Banyak sekali faktor pemicu stress pada ternak ayam ras diantaranya adalah suara bising berlebih, busana yang terlalu berwarna-warni, kandang yang tidak dilengkapi dengan penerangan, dan lain-lain. Hal tersebut bisa diminimalisir dengan satu pengontrol tetap untuk satu kandang ayam, sehingga ayam tidak panik dengan warna pakaian yang Anda pakai.

8. Berikan antibiotik dan kontrol ternak dengan rutin

Ternak ayam ras sangat rentan kegagalan, maka dari itu diperlukan antibiotik. Antibiotik hampir sama dengan vaksinasi, hanya saja untuk antibiotik biasanya lebih sering diberikan pasca pemberian vaksin, tujuannya agar ayam mendapatkan perlindungan double lebih kuat terhadap serangan virus. Untuk pemberian antibiotik sama seperti vaksin, dengan mencampurkan zat antibiotik ke dalam air minum ayam. Selain vaksinasi dan antibiotik, kontrol ayam Anda secara rutin, sampai masa panen tiba, pengecekan kandang, ketersediaan pakan dan air minum, kebersihan kandang, kondisi kesehatan ayam, bisa dilakukan 2 minggu sekali. Hal tersebut agar meminimalisir kegagalan pada saat panen, karena ayam yang mendapat perhatian lebih berpeluang sukses lebih besar daripada yang jarang dikontrol.

9. Masa panen yang baik

Ternak ayam ras bisa dipanen dalam waktu dua bulan hingga 75 hari, hasil panen bisa bervariasi sesuai dengan jenis ayam yang dipelihara. Untuk ayam ras, yang dihasilkan tentunya adalah daging ayam serta tinja atau kotoran. Hasil daging bisa langsung dikirim ke pasaran atau konsumen, adapun kotoran ayam bisa diolah menjadi pupuk kandang.

10. Pemotongan

Jika telah tiba masa panen, ayam bisa langsung dijual ke pasaran berupa ayam yang masih hidup, atau bisa yang sudah berupa daging yang sudah dipotong. Jika Anda memilih untuk langsung dipotong, teknik pemotongan ayam harus pada lehernya, selanjutnya disiram dengan air panas agar memudahkan proses pencabutan bulu, lalu dikeluarkan semua isi yang ada di dalam perut dan dibakar pada nyala api. Ayam yang sudah melalui proses diatas siap untuk diolah. Jika Anda merasa terlalu rumit, bisa hingga pencabutan bulu saja, lalu langsung dijual kepada konsumen di pasaran.

Nah, itulah serangkaian tips untuk Anda para ternak ayam ras yang baru memulai usaha peternakan. Budidaya ayam ras ini sangatlah mudah, dengan syarat harus benar-benar memperhatikan detail-detail tata cara pemeliharaan ayam yang benar, mengingat selain peluang untuk sukses yang besar ternak ayam juga rentan sekali terhadap kegagalan jika tidak benar-benar diperhatikan.