Bisnis Menguntungkan, Ternak Ayam Kate

Bisnis Menguntungkan, Ternak Ayam Kate

Ternak Ayam Kate – Ternak ayam kate adalah salah satu bisnis yang berpeluang besar. Ayam kate memiliki bentuk tubuh yang kecil dan sering dijadikan sebagaii ayam hias. Ayam kate jika dilihat secara fisik memang memiliki bentuk yang berbeda dengan jenis ayam kampung biasa. Tubuhnya yang kecil tentu saja membuat berat daging ayam kate juga kecil. Meskipun tidak cocok sebagai ayam pedaging ataupun petelur, ayam ini sangat cocok dipelihara dan dirawat sebagai ayam hiasan di rumah karena tubuhnya yang lucu. Harga ayam kate juga terbilang tinggi dan mampu menghasilkan telur yang baik meskipun tidak sebanyak ayam petelur. Bagi Anda yang hendak memulai bisnis beternak ayam kate, berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memulai Usaha Ternak Ayam Kate

gambar ayam kate
ternak ayam kate

1. Pakan

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan dalam ternak ayam kate adalah masalah pakannya. Pakan ayam kate yang sudah dewasa pada dasarnya sama dengan pakan ayam biasa. Dimana Anda bisa memberikan ayam kate dengan biji-bijian yang sudah ditumbuk. Selain itu, bisa juga Anda menambahkanvoor atau pur yang telah dicampurkan dengan nasi. Untuk kuantitasnya, Anda bisa memberikan ayam kate dewasa pakan 2 kali dalam sehari. Sebaiknya, lepas ayam kate pada siang hari agar ayam bisa mendapat asupan makanan tambahan dari rerumputan atau serangga sekitarnya. Apabila ayam kate tidak dilepas, maka sangat disarankan untuk memberinya pakan sebanyak 3 kali dalam sehari.

Sementara untuk anak ayam kate, Anda harus lebih memilah-milih pakan yang akan diberikan. Pasalnya anak ayam kate belum memiliki pencernaan yang kuat untuk mendapatkan asupan berupa biji-bijian atau voor yang bertekstur kasar. Oleh karena itu, jika hendak diberikan voor maka Anda harus menghaluskan voor tersebut terlebih dahulu untuk kemudian dicampurkan dengan nasi.

2. Kandang Ayam Kate

Hal penting selanjutnya adalah kandang ternak ayam kate. Dalam memulai usaha budidaya unggas apapun, termasuk ayam kate tentunya hal yang harus dipersiapkan adalah tempat tinggal atau kandang si unggas. Kandang yang baik akan membuat ayam merasa betah dan tidak stress sehingga ayam bisa hidup dengan sehat. Kandang ayam kate tidak boleh terlalu sempit karena akan merusak bulu ayam. Padahal, ayam kate yang dipelihara sebagai ayam hiasan bukan? Sebelum membeli ayam kate, kandang harus Anda persiapkan terlebih dahulu. Kandang yang dibuat harus tertuto dan dibuat agak tinggi dan luas agar ayam bisa lebih leluasa. Selain itu, sirkulasi udaranya juga harus baik. Terutama untuk anak ayam kate yang masih sangat membutuhkan sirkulasi udara yang cukup. Di samping itu, buatlah kandang yang tetap kering dan berikan lampu pada kandang agar ayam tetap hangat saat hujan. Jangan lupa untuk memberikan alas pada kandang menggunakan kawat strimin atau kandang agar kotoran ayam bisa langsung keluar dan jatuh dari kandang.

Ukuran kandang untuk ternak ayam kate setidaknya sepasang adalah lebar 1 meter, panjang 1,5 meter dan ketinggian 2 meter. Mengingat bahwa ayam kate adalah ayam hias, ada baiknya jika Anda juga membuat kandang yang cantik sebagai tempat tinggal ayam kate. Dengan begitu, Anda akan semakin puas dengan keindahan bulu kate yang dipadukan dengan kandang yang bagus dan luas. Tak hanya itu, ayam kate juga bisa berkembang dengan maksimal.

3. Pejantan dan Induk Ayam Kate

Hal yang perlu Anda perhatikan selanjutnya dalam ternak ayam kate adalah memilih pejantan dan juga indukan ayam kate. Memilih pejantan dan induk ayam kate sangat penting sebelum Anda mulai membudidayakannya. Karena indukan dan jantan yang baik tentunya akan menghasilkan anak ayam kate yang berkualitas. Dalam memilih indukan dan pejantan ayam kate, Anda harus memilih ayam yang pejantan yang memiliki postur tegak, sehat, berjalu, bertengger merah terang, lincah, berbulu indah dan juga aktif. Sementara untuk betinda, pilihlah yang sering bertelur memiliki postur yang montok atau sintal, sehat, berbulu indah, dan memiliki fisik yang sempurna.

Dari segi ukuran, pilihlah ayam kate yang berukuran kecil. Karena ayam kate yang bertubuh besar dikhawatirkan merupakan ayam kate yang sudah mengalami kawin silang dengan ayam lain seperti ayam kampung. Selain itu, pilihlah ayam kate yang memiliki bulu dengan warna yang mengkilat. Karena bulu yang kusam juga bisa menjadi indikasi bahwa ayam kate tersebut tengah sakit.

4. Harga

ayam kate
harga ayam kate

Hal penting lainnya dalam melakukan bisnis ternak ayam kate adalah soal harga. Sebelum membeli ayam kate, Anda harus mencari referensi terkait harga ayam kate sekarang ini. Perlu diingat bahwa harga ayam kate juga dipengaruhi oleh tempat Anda tinggal.

Harga ayam kate di luar Jawa tentunya akan berbeda dengan harga ayam kate di Jawa. Meskipun memang, perbedaannya tidak akan begitu signifikan karena hanya berbeda antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribuan. Perbedaan harga akan sangat terlihat jika dilihat dari usia ayam kate.

Ayam kate yang berumur 3 bulan biasanya dibanderol dengan angka Rp 250 ribuan untuk sepasang. Sementara ayam kate yang sudah dewasa dijual dengan kisaran Rp 450.000 an sepasang. Apabila Anda ingin membeli ayam kate dengan harga yang lebih murah, maka membelinya langsung di peternak ayam kate bisa dijadikan sebagai pilihan terbaik dibandingkan Anda membelinya di toko jual beli burung atau unggas.

5. Perawatan

Setelah membeli semua perlengkapan yang dibutuhkan, hal yang perlu Anda perhatikan dalam ternak ayam kate adalah perawatannya. Indukan ayam kate pastinya akan merawat anaknya dengan baik. Oleh karena itu, usahakan agar anak ayam kate tetap hidup bersama dengan induknya setidaknya 1 minggu.

Dengan begitu, anak ayam kate akan mendapatkan perawatan khusus dari indukannya secara alami. Jika anak ayam kate dipisahkan dari ibunya, bisa jadi ayam kate tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan dan cuaca karena tidak akan ada yang memberikan penutup seperti bulu-bulu ayam kate untuk menghangatkannya.

Selain itu, Anda juga harus merawat kandang ternak ayam kate dengan rutin agar ayam kate bisa hidup dengan sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Jangan lupa untuk selalu mengecek kandang apakah ada bagian yang telah rusak atau tidak. Hal ini juga bertujuan untuk melindungi ayam kate dari gangguan hewan lain seperti tikus, ular atau pemangsa lainnya.

6. Pemanenan

Terakhir adalah pemanenan. Perlu diketahui bahwa anak ayam kate akan menetas setelah masa eram yang ke 21 hari. Setelah anak ayam menetas, biarkan ayam hidup dengan indukan dan pejantan. Lalu setelah seminggu, pisahkan dengan indukannya. Saat anak ayam menetas, Anda harus hati-hati karena banyak predator yang ingin memangsa anak ayam seperti musang, kucing, anjing dan tikus. Oleh karena itu, pindahkan anak ayam ke kandang yang lebih tinggi. Agar ternak ayam kate berhasil, jangan lupa memberikan vaksin khusus untuk anak ayam agar bisa hidup sehat.

Sekian ulasan terkait dengan tips dalam ternak ayam kate. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Cara Ternak Ayam Kate Yang Baik Dan Benar

Cara Ternak Ayam Kate Yang Baik Dan Benar

Ternak Ayam Kate Memelihara ayam tak hanya menjadi hobi saja tetapi juga bisa dijadikan sebagai lahan bisnis yang menjanjikan. Beternak ayam memang menjadi pilihan yang tepat karena selain bisa dikonsumsi sendiri atau pun dijual, biaya perawatannya pun jauh lebih murah daripada sapi. Salah satu jenis ayam yang marak dibudidayakan di Indonesia adalah ayam kate. Ya, ternak ayam kate banyak diminati juga oleh sebagian masyarakat selain ayam broiler dan kampung. Namun, ayam jenis ini jarang dikonsumsi karena lebih sering dijadikan sebagai ayam hias karena memang bentuknya yang cenderung lucu dan menggemaskan. Apakah perawatannya tak jauh beda dengan ayam-ayam jenis lainnya?

Tips Ternak Ayam Kate yang Harus Diperhatikan

ayam
Ternak Ayam KAte

Ayam kate sekilas tak jauh beda dengan ayam kampung tetapi ukuran tubuhnya jauh lebih kecil. Yang membedakan lagi adalah bentuk ekornya yang khas serta paruhnya kecil. Ternak ayam kate sendiri hampir sama dengan beternak ayam lainnya, berikut ini ada beberapa poin tips yang harus Anda perhatikan di bawah ini;

1. Memilih bibit ayam yang baik

Untuk memelihara ayam sebenarnya tidak harus memilih jenis ayam yang benar-benar berkualitas. Jika memiliki bibit ayam berkualitas tinggi namun cara merawatnya tidak benar pun sama saja tidak akan menghasilkan anak-anak ayam yang baik pula meskipun sang induk tak diragukan lagi. Untuk ternak ayam kate sendiri pilihlah bibit ayam yang baik. Lalu bagaimanakah cara memilih bibit ayam kate yang benar itu? Pertama Anda carilah induk ayam terlebih dahulu, apabila ingin memiliki ayam yang banyak maka carilah induk ayam yang terbaik seperti bentuk tubuh gemuk dan bulat. Kedua pilihlah yang tingkahnya aktif kemudian jengger kepala berwarna merah.

Kemudian yang ketiga adalah bulu ayam kate terlihat bersih dan mengkilap. Apabila Anda ingin segera mendapatkan banyak telur maka pilihlah ayam kate betina yang sudah berumur 5-6 bulan. Mengapa harus umur tersebut? Karena di umur tersebut ayam kate betina sudah siap untuk bertelur. Bagi Anda yang ingin mencoba ternak ayam kate maka harap diperhatikan pemilihan induknya.

2. Memilih kandang yang baik

Jika ingin beternak ayam tentu Anda harus menyiapkan kandangnya. Untuk kandang ayam kate sendiri ada beberapa cara khusus supaya nanti ayam Anda tumbuh subur dan banyak telurnya. Pertama Anda harus membuat kandang yang sedikit agak gelap namun jangan lupa untuk memberikan sirkulasi udara dan pencahayaan yang pas. Usahakan membuat kandang menghadap ke timur supaya di pagi hari ayam kate bisa mendapatkan sinar matahari. Jangan sampai membuat kandang yang lembab karena nantinya bisa memicu timbulnya bakteri dan bisa menyebabkan ayam Anda terkena penyakit. Kandang untuk ternak ayam kate pun juga ada tata cara khusus apalagi untuk yang masih anak-anak.

Anak ayam kate sebaiknya ditempatkan di kandang yang memiliki suhu hangat. Anda bisa menambahkan lampu di dalamnya supaya anak ayam tidak merasa kedinginan dan nantinya hal itu bisa mempercepat pertumbuhannya. Khusus untuk ayam jenis ini, kandangnya jangan terlalu lebar karena ayam kate sendiri tidak begitu besar posturnya. Lalu di bagian alas kandang sebaiknya diberi alas strimin dari kawat atau pun bamboo. Mengapa harus dibuat demikian? Karena nantinya kotoran bisa jatuh ke bawah dan ayam kate pun tetap bersih tidak tercampur dengan kotoran.

Untuk perawatan kandangnya sendiri pun juga harus benar-benar diperhatikan. Kandang ayam kate sebaiknya ada juga space untuk mengumbar. Mengapa? Karena jika ada tempat umbaran tersebut ayam menjadi aktif dan sehat, berbeda dengan ayam yang kurang gerak maka cenderung tidak sehat. Kemudian jangan lupa dibatasi dengan pagar dan sebaiknya tinggi pagar sekitar 1,5 sampai 2 meter dan usahakan terbuat dari bamboo. Kenapa harus diberi pagar? Karena bisa menjauhkan ayam kate dari stress akibat lingkungan dan adanya gangguan hewan lain atau pun gangguan manusia.

3. Memberikan makan yang bernutrisi

Tepung
Makanan Ayam

Ternak ayam kate yang baik adalah memberikannya makanan bernutrisi. Makanan ayam kate dan ayam kampung sedikit berbeda, karena memiliki paruh yang pendek maka ayam kate tidak bisa memakan biji-bijian seperti jagung namun hanya biji-bijian tertentu saja. Khusus biji-bijian lebih baik berikan saja beras merah karena bentuknya yang lebih kecil dan tentu saja nutrisinya jauh lebih banyak. Selanjutnya Anda bisa memberikan makanan BR yang sedikit lebih halus karena mudah dicerna oleh ayam jenis tersebut. Selain itu Anda juga bisa memberikan sisa-sisa nasi sebagai makanannya. Makanan ternyata juga memiliki andil besar untuk membuat ayam menjadi berkualitas. Jika ayam yang Anda ternak itu bukan unggulan tetapi makanannya banyak mengandung nutrisi, maka sudah tidak diragukan lagi ayam Anda pun nantinya juga akan tumbuh dengan baik.

Berbeda halnya dengan ayam yang merupakan bibit unggulan tetapi tidak dirawat dengan baik. Nutrisi tidak diperhatikan dan kandangnya pun juga ala kadarnya. Pasti ayam tersebut akan gampang terkena penyakit dan kualitasnya pun juga akan menurun. Jadi yang harus diperhatikan untuk ternak ayam kate adalah memperhatikan makanannya.

4. Memberikan minuman pada ayam

Apabila Anda sudah memperhatikan asupan makanan pada ayam kate, maka selanjutnya adalah menyiapkan minumannya. Khusus ternak ayam kate Anda sebaiknya memberikan air matang sebagai minumannya dan taruh di dalam kandang. Mengapa harus air matang? Karena nantinya bisa mempengaruhi kesehatan dari ayam itu sendiri. Jika ingin mendapatkan ayam yang berkualitas tentunya Anda harus total dalam memberikan asupan makanan serta minumannya. Apabila tidak diberi minuman dari air matang, usahakan beri air yang bersih dan tidak tercemar dengan bahan lainnya.

5. Memberikan vitamin pada ayam

Tidak bisa dipungkiri jika pemberian vitamin atau pun suplemen pada ayam itu bisa mempengaruhi kualitas daging serta telurnya. Bagi Anda yang berminat untuk ternak ayam kate, jangan lupa untuk memberikan vitamin khusus ayam supaya kesehatannya tetap terjaga. Khusus ayam kate betina, pilihlah vitamin yang bisa meningkatkan hormon supaya cepat bertelur dan bisa menghasilkan telur banyak. Banyak vitamin ayam yang bisa Anda pilih untuk membuat ayam peliharaan Anda semakin aktif dan juga produktif.

Jika Anda tertarik ingin memelihara ayam terlebih jenis kate maka Anda harus memperhatikan kelima tips di atas. Tips-tips di atas memang tak jauh beda dengan merawat ayam jenis lainnya namun yang menjadikannya berbeda adalah jenis kandang dan juga makanannya. Untuk makanan ayam kate sendiri cenderung harus yang lebih halus mengingat paruh ayam tersebut lebih pendek. Makanan yang harus diberikan pun tidak boleh terlalu kasar terutama untuk anak ayam kate. Lebih baik beri BR yang halus dan hindarkan memberikan biji-bijian seperti jagung. Dengan selalu memperhatikan tips ternak ayam kate di atas, Anda tentunya bisa memperoleh ayam yang berkualitas dan baik.