Macam-macam Vitamin Ayam Bangkok

Macam-macam Vitamin Ayam Bangkok

Vitamin Ayam Bangkok – Siapa yang tidak kenal ayam bangkok? Ayam yang tangguh di arena adu ayam ini memang begitu populer di penjuru dunia. Dalam pemeliharaannya, asupanvitamin ayam bangkok harus benar-benar terpenuhi. Hal ini dilakukan agar ayam bangkok memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan mampu bertarung dengan ayam lawan dengan baik. Sebelum membahas macam-macam vitamin yang dibutuhkan ayam bangkok, ada baiknya jika Anda mengenal lebih dalam ayam bangkok itu sendiri.

Sekedar informasi, ayam bangkok dikenalkan pertama kali pada 1400 SM di Cina. Ayam bangkok adalah ayam yang identik dengan kegiatan adu ayam (sabung ayam). Negara yang dikenal sebagai pembudidaya ayam bangkok paling unggul adalah Thailand. Bahkan keberadaan ayam bangkok ini, diketahui menjadi salah satu sumber devisa negeri Thailand. Tak hanya di Thailand, kebiasaan adu ayam atau sabung ayam ini juga banyak di Indonesia. Di Thailand, adu ayam tidak diperbolehkan menggunakan taji ayam karena akan menyebabkan lawan mati. Tapi di Indonesia, ayam bangkok yang disiapkan untuk bertarung justru dibekali dengan jalu atau taji yang tajam.

Ayam bangkok pertama kali diperkenalkan di Kota Tuban,Jawa Timur. Di kota ini, mulai berkembang pula adu ayam yang selama ini dikenal. Pada dasarnya, ada jenis ayam tangguh yang dibudidayakan di Indonesia seperti ayam kinantan dari Sumatera, ayam wereng dan Madura dan ayam lainnya. Hanya saja, sampai saat ini masih banyak yang meyakini bahwa ayam yang paling cocok dan kuat di arena sabung ayam adalah ayam bangkok. Dalam memelihara ayam aduan ini, setidaknya Anda harus mengetahui macam-macam vitamin ayam bangkokyang harus dipenuhi agar ayam bisa menang diarena.

Macam-macam Vitamin Ayam Bangkok yang Harus Terpenuhi

ayam bangkok
vitamin ayam bangkok

Pada dasarnya, pemberian vitamin ayam bangkok bertujuan untuk menghasilkan ayam bangkok yang terpenuhi gizinya sehingga bisa melakukan aktivitas dengan baik. Salah satunya adalah kegiatan sabung ayam. Pemberian vitamin pada ayam bangkok juga harus berdasarkan dosis atau takaran yang sesuai. Jangan memberikan vitamin yang berlebihan hanya karena Anda ingin memiliki ayam bangkok yang super kuat. Karena vitamin yang over dosis justru akan membuat ayam bangkok Anda tersiksa. Di lain sisi, vitamin untuk ayam bangkok sebenarnya hanya dipakai sebagai penambah stamina ayam saja. Atau bisa juga menjadi pencegah atau perlindungan tubuh ayam dari berbagai macam penyakit yang mengancam.

Selain itu, vitamin ayam bangkok juga tidak boleh diberikan sembarangan. Vitamin yang cocok untuk ayam bangkok adalah vitamin A, B, C, D, E dan K. Vitamin-vitamin tersebut diketahui mampu menjaga stamina ayam bangkok dan membuatnya lebih kuat dan sehat. Menemukan vitamin khusus untuk ayam bangkok ini juga tidak begitu sulit. Karena Anda bisa menjumpainya di berbagai toko jual beli pakan ternak di pasaran. Umumnya vitamin ini diolah dalam bentuk pakan ayam. Tapi ada pula vitamin yang perlu diolah terlebih dahulu sebelum diberikan ayam bangkok. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan vitamin ayam ini di dokter hewan.

Pemberian vitamin ayam bangkok merupakan salah satu kegiatan dalam merawat ayam bangkok. Jika dikaji lebih dalam, sebenarnya vitamin yang diberikan untuk ayam bangkok ini dibedakan menjadi dua macam yakni vitamin yang mudah larut di dalam minyak seperti vitamin A, E, D, dan K. Lalu adapula vitamin yang mudah dilarutkan dalam air seperti vitamin C, B1, B2 dan B12. Pemberian vitamin pada ayam bangkok sangat penting. Apalagi jika ayam ini memang dimanfaatkan untuk kegiatan sabung ayam. Berikut ini adalah beberapa vitamin ayam bangkokyang direkomendasikan agar ayam peliharaan Anda senantiasa fit dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

1. Vitamin A

Dalam bertarung, ayam bangkok membutuhkan mata dengan penglihatan yang baik. Oleh karena itulah vitamin A sangat dibutuhkan untuk mempertajam penglihatan ayam bangkok. Tak hanya itu, vitamin A juga berfungsi untuk memperbaharui dan memperbaiki sel-sel darah merah ayam. Apalagi seperti yang diketahui, selama bertarung di arena sabung, ayam akan mengalami beberapa luka yang membuatnya kehilangan banyak darah.

Vitamin A juga bermanfaat untuk meningkatkan gairah ayam agar tidak lemas dan lesu. Melihat banyaknya manfaat vitamin A tersebut, tak heran jika vitamin ayam bangkok ini sangatlah dibutuhkan ayam bangkok agar bisa sehat dan bertahan dalam bertarung. Berikan setidaknya 1 butir setiap satu sampai dua minggu vitamin A pada ayam bangkok agar ayam peliharaan Anda tersebut senantiasa sehat dan kuat.

2. Vitamin B kompleks

Vitamin ayam bangkok selanjutnya adalah vitamin B kompleks yang di dalamnya terdiri dari vitamin B1, B2, B12, B6, B4, dan B3. Vitamin B kompleks sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan ayam bangkok. Biasanya, vitamin ini sudah ada di dalam pakan ayam bangkok. Sehingga Anda tidak perlu bersusah payah menyediakan vitamin B untuk ayam bangkok.

3. Vitamin C

Ayam bangkok juga harus terpenuhi asupan vitamin C nya. Dengan begitu, ayam bangkok akan memiliki daya tahan tubuh yang tinggi sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit. Asupan vitamin C ini harus diberikan secara rutin. Agar ayam tidak mudah sakit. Apalagi jika sudah memasuki musim hujan, dimana penyakit lebih sering menyerang unggas-unggas seperti ayam bangkok. Pemberian vitamin ini bisa dilakukan setidaknya sekali dalam seminggu. Jangan berlebihan memberikan vitamin C pada ayam bangkok karena bisa menyebabkan ayam terkena diare.

4. Vitamin D

Vitamin ayam bangkok selanjutnya adalah vitamin D. Vitamin ini sangat baik untuk pertumbuhan tulang ayam agar semakin kokoh dan kuat. Agar hasilnya maksimal, Anda berikan vitamin D ini ketika ayam baru berumur 0 sampai 3 bulan. Pasalnya pada umur tersebut, ayam masih dalam masa pertumbuhan sehingga dapat menyerap vitamin D dengan baik.

5. Vitamin E

Vitamin yang harus diberikan pada ayam bangkok selanjutnya adalah vitamin E. Vitamin ini sebenarnya sudah terpenuhi di dalam pakan ayam bangkok. Karena vitamin E adalah vitamin yang bisa diperoleh dari biji-bijian. Vitamin E dapat meningkatkan gairah ayam bangkok jantan untuk mendekati betinanya. Selain itu,vitamin ini juga sangat bermanfaat untuk membuat bulu ayam terlihat mengkilap, menarik dan tidak kusam. Pemberian vitamin E ini bisa dilakukan setidaknya satu kali dalam seminggu.

6. Vitamin K

Pemberian vitamin K sangat baik untuk ayam bangkok untuk menyembuhkan lukanya setelah bertarung. Pasalnya vitamin K memiliki manfaat sebagai dalam pembekuan darah. Sehingga darah yang keluar setelah pertarungan adu ayam bisa cepat berhenti.

Demikianlah beberapa macam vitamin yang dibutuhkan dalam proses pemeliharaan ayam bangkok. Vitamin yang disebutkan di atas bisa dengan mudah Anda temukan di berbagai toko pakan unggas yang ada di pasaran. Harganya pun bervariasi tergantung dari merk dan tempat Anda membeli. Sekian ulasan mengenai macam-macam vitamin ayam bangkokini, semoga bermanfaat untuk Anda.

Cara Mudah Ternak Ayam Bangkok Bagi Pemula

Cara Mudah Ternak Ayam Bangkok Bagi Pemula

Ternak Ayam Bangkok Ayam Bangkok menjadi salah satu jenis ayam yang cukup populer di Indonesia. Meskipun begitu, tak banyak orang yang mencoba usaha ternak ayam bangkok. Sebagian besar masyarakat menganggap bahwa beternak ayam jenis ini tidak cukup menguntungkan. Berbeda halnya dengan beternak ayam pedaging dan ayam petelur yang sudah pasti menguntungkan.

Pasalnya, permintaan telur ayam dan daging ayam memang sangat tinggi. Sementara untuk ayam bangkok, apa keuntungan beternak ayam jenis ini? Mengapa seseorang harus menggeluti usaha ternak ayam jenis ini? Untuk mendapatkan jawabannya, silahkan ikuti pembahasannya berikut ini.

Ayam bangkok merupakan salah satu jenis ayam yang ada di Indonesia. Bibit ayam ini memang berasal dari Bangkok, Thailand. Ayam bangkok berbeda dengan ayam jawa. Tubuh ayam bangkok lebih kekar dibandingkan dengan ayam jawa. Bentuk ayam ini juga lebih perkasa.

Pada umumnya, ayam bangkok ini digunakan untuk bertarung atau koleksi para pecinta ayam. Akan tetapi, ada juga beberapa orang yang suka mengonsumsi ayam bangkok.

Usaha ternak ayam bangkok sebenarnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Ternak ayam jenis ini juga berpotensi memberikan keuntungan yang luas biasa. Jika Anda pintar merawat ayam jenis ini, peternakan Anda akan menghasilkan ayam bangkok kualitas super yang banyak dicari oleh para penggemar ayam.

Ayam terbaik bisa dijual hingga jutaan rupiah per ekornya. Hal ini tentu akan memberikan keuntungan yang lebih besar bagi para peternak ayam bangkok. Bagi para pemula, simak ulasan tips beternak ayam bangkok berikut ini.

Cara Mudah Ternak Ayam Bangkok untuk Pemula

foto ayam bangkok
budidaya ayam bangkok

Keputusan Anda untuk memulai usaha ternak ayam bangkok memang sangat tepat. Seperti yang telah sedikit disinggung di atas, usaha ternak ayam jenis ini juga berpotensi mengalirkan pundi rupiah yang banyak untuk Anda. Oleh karena itu, jangan memandang sebelah mata usaha yang satu ini. Inilah beberapa cara mudah untuk membudidayakan ayam bangkok.

1. Pilih Bibit Unggul

Ayam bangkok yang laku di pasaran adalah ayam dengan kualitas super bagus. Ayam yang berkualitas ini diperoleh dari bibit yang berkualitas. Untuk itu, hal pertama yang harus Anda lakukan ketika memulai ternak ayam bangkok adalah mencari bibit ayam bangkok yang berkualitas.

Ketika membicarakan mengenai bibit yang berkualitas, Anda tentu harus membicarakan tentang indukannya juga. Tidak gampang memang mencari bibit ayam bangkok yang berkualitas.

Ciri-ciri bibit ayam bangkok yang berkualitas adalah untuk fisiknya, bibit jantan yang berkualitas kepalanya berbentuk seperti buah pinang. Lalu, untuk betina, bentuk kepalanya seperti kepala ular. Pastikan bibit ayam bangkok yang Anda pilih semuanya memiliki fisik yang sehat.

Jika Anda ingin ternak ayam bangkok dari indukan yang berkualitas, Anda harus memilih indukan yang sehat. Untuk mencetak calon ayam bangkok yang juara dengan permainan tarungnya yang unggul, Anda harus mencari induk yang juara. Pilih satu pasang jantan dan betina ayam bangkok untuk dipelihara.

Siapkan kandang umbaran. Perkawinan yang terjadi di kandang umbaran dinilai lebih bagus dibandingkan dengan kandang dogdogkan. Hal ini karena proses perkawinan di kandang umbaran terjadi dengan lebih alami.

Setelah ayam bangkok betina bertelur, siapkan kandang ayam untuk menaruh telurnya. Biarkan indukan mengerami telurnya sampai menetas. Setelah menetas, pisahkan bibit-bibit ayam bangkok dari indukannya. Rawatlah bibit ayam bangkok ini dengan baik agar menghasilkan ayam jago yang jago bertarung.

2. Perhatikan Kebersihan Kandang

Kandang menjadi salah satu kunci sukses usaha ternak ayam bangkok. Kandang yang bersih akan mendukung pertumbuhan ayam bangkok. Untuk itu, jangan lupa untuk membersihkan kandang ayam minimal dua kali sehari. Tak hanya menyingkirkan kotoran ayam, Anda juga harus membersihkan wadah pakan ayam sehingga makanan yang dikonsumsi ayam tetap steril.

Lalu, jika Anda memelihara ayam bangkok dalam jumlah yang banyak, kandang yang baik adalah kandang yang berbentuk petakan. Setiap petakan kandang sebaiknya diberikan tempat untuk bertengger. Hal ini dikarenakan ayam bangkok sangat suka bertengger.

Tak hanya itu, tinggi kandang per petaknya minimal 50 cm untuk ayam umur 3 bulan agar ayam tidak susah bergerak. Setiap kandang juga harus diberikan tempat makan dan minum.

3. Pilih Pakan yang Berkualitas

beras merah
beras merah pakan ayam

Untuk menghasilkan ayam laga yang berkualitas, Anda tidak boleh pelit masalah pakan ayam bangkok. Pemberian pakan ayam harus disesuaikan dengan umur ayam tersebut.

Untuk ayam bangkok usia 0 sampai dengan 3 bulan, pakan yang dibutuhkan adalah yang bisa membuat tulang ayam kokoh agar bisa menjadi ayam jagoan. Makanan yang pas untuk ayam bangkok muda adalah voor 592.

Anda bisa memberikan voor kering atau voor basah sesuai dengan keinginan si ayam. Jika Anda memberikan voor basah, cek secara berkala pakan ayam ini. jangan sampai pakan ayam berjamur karena bisa menimbulkan penyakit pada si ayam

Lalu, untuk ayam usia 3 bulan sampai dengan 6 bulan, Anda bisa menggantinya dengan voor 594 yang dicampur nasi. Perbandingannya terntu lebih banyak voornya daripada nasinya.

Pada masa ini, ayam bangkok masih tergolong usia pertumbuhan. Untuk itu, Anda wajib memberikan pakan yang berkualitas. Voor 594 yang dicampur dengan nasi adalah perpaduan yang tepat. Anda bisa memberi makan ayam bangkok secara teratur dengan intensitas 3 kali sehari.

Untuk ayam bangkok yang sudah berusia di atas 6 bulan, tidak baik jika terus menerus diberikan pakan voor. Ayam umur 6 bulan harus diberikan pakan dengan tekstur yang lebih keras karena ayam sudah masuk fase dewasa. Pakan yang diberikan hampir sama seperti ayam biasa.

Anda bisa memberikan pakan berupa jagung, beras merah, bekatul, kedelai, dan lain sebagainya. Variasi pakan lebih disarankan agar nutrisi yang masuk ke tubuh ayam lebih banyak. Semua ternak ayam bangkok pun bisa tumbuh lebih sehat dan lebih garang.

Untuk Anda yang sedang berusaha ternak ayam bangkok yang berkualitas, sangat penting memberikan pakan sesuai dengan usianya. Cara pemberian pakan seperti ini akan mampu menghasilkan kualitas ayam super. Teknik pemberian pakan semacam ini sudah dibuktikan oleh para peternak ayam bangkok di berbagai daerah.

Ciri-ciri ayam bangkok yang berkualitas dan siap untuk laga tarungan adalah batok kepala ayam kokoh dengan tulang alis yang tebal. Kepala berbentuk mirip buah pinang dengan badan yang tegak. Bagian mata masuk ke dalam dengan bentuk yang sipit dan jernih.

Kulit mukanya lebih kasar, tebal, serta berwarna merah. Paruhnya besar, kuat, dan melengkung. Bentuk tulangnya kasar dan rapat. Anda bisa menghasilkan ayam berkualitas dengan menggunakan cara yang sudah dijelaskan dalam uraian ternak ayam bangkok ini.

Demikian adalah cara mudah ternak ayam bangkok. Beternak ayam bangkok ternyata tidak sesusah yang Anda bayangkan. Keuntungan bisnis ini juga sama besarnya dengan bisnis yang lain. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Nantikan informasi menarik lainnya.