Tips Jitu dalam Menjalankan Usaha Ayam Ternak

Tips Jitu dalam Menjalankan Usaha Ayam Ternak

Ayam Ternak – Pada saat ini, banyak orang beralih untuk membuka usaha. Berwirausaha mempunyai sisi kelebihan yang menarik, yaitu dapat bekerja dengan pedoman dan prinsip yang dibangun sendiri, mampu mengembangkan usahanya dengan ide-ide kreatif pribadi, bekerja dengan lebih santai, dan sebagainya. Adapun usaha di bidang peternakan, yaitu usaha ayam ternak. Dalam menjalankan usahanya, peternak ayam tersebut harus konsisten untuk mencapai tujuan bagi usahanya.

Untuk itu, diperlukan upaya untuk menjalankan usaha beternak ayam yang baik dan benar. Hal tersebut dapat dilakukan agar kegiatan usaha ternak ini mampu merambah ke pangsa pasar dengan tetap mempertahankan ataupun meningkatkan kualitas ternak dengan pemeliharaan dan siste manajemen yang baik dan terarah.

Memahami dan Mengambil Peluang Usaha Ayam Ternak

gambar ayam ternak
ternak ayam

Setiap kegiatan usaha pasti mempunyai peluang di dalamnya. Sama halnya dengan usaha peternakan ayam. Perlu perencanaan dan strategi yang baik dalam menjalankan kegiatan operasional secara menyeluruh. Prospek usaha berupa peternakan ayam mempunyai peluang yang sangat besar, karena ayam dapat dikonsumsi daging dan telurnya. Usaha kuliner juga memerlukan ayam sebagai menunya.

Rumah tangga juga membutuhkan ketersediaan menu ayam dan telur dalam kesehariannya. Kebutuhan masyarakat umum terhadap ayam, mampu menciptakan segmen yang luas bagi peternak ayam. Berikut ini merupakan langkah jitu dalam memelihara dan menjalankan sektor bisnis ayam ternak.

1. Mempersiapkan Lahan untuk Peternakan

Komponen penting dalam usaha ini adalah lahan. Persiapan lahan yang baik, mampu memberikan kenyamanan bagi ternak. Pemilihan lokasi yang luas dan memadai layak harus diupayakan dengan optimal, di mana lokasi merupakan komponen penting bagi jalannya usaha. Kenyamanan ternak juga dapat ditunjang melalui pemilihan lokasi yang baik. lingkungan yang masih sejuk dan jauh dari keramaian kota, dapat menjadi pilihan.

2. Pemilihan Bibit Unggul

bibit ayam
anak ayam

Selanjutnya adalah pemilihan bibit unggul. Saat memulai berbisnis ayam ternak, diperlukan kualitas bibit unggul yang berkualitas. Bibit ini dapat diperoleh dengan menetaskan sendiri ataupun membeli dalam bentuk Day OldChicken (DOC), yaitu berupa anak ayam yang baru saja menetas. Pilihan untuk menetaskan sendiri dapat dilakukan dengan membeli indukan yang berkualitas. Cara alami ini membutuhkan waktu yang relatif lebih lama, jika dibandingkan ketika membeli dalam bentuk DOC. Pembelian anak ayam juga harus yang berkualitas, apabila Anda memilih membeli DOC.

3. Menyediakan Kandang yang Bersih

Kriteria kandang yang baik bagi ayam ternak adalah kandang yang senantiasa terjaga kebersihannya. Tempat tinggal ternak yang terhindar dari kotoran dapat menunjang terjaganya kesehatan ternak.

4. Memperhatikan Sirkulasi Udara

Sirkulasi udara penting bagi kesehatan ternak, di mana dengan proses sirkulasi udara yang terjamin, kondisi kesehatan ternak dapat terjaga dengan baik. Setiap kandang harus mempunyai ruang untuk menjamin proses sirkulasi udara, jangan terlalu rapat. Peletakan kandang juga harus disesuaikan dengan usia ternak, agar tidak sesak dan ayam yang terdapat di dalamnya juga dapat bergerak bebas.

5. Memberikan Pakan Sesuai Usia Ternak

Pemberian makanan (pakan) untuk ternak hendaknya disesuaikan dengan usianya. Kebutuhan nutrisi dengan porsi yang sesuai, harus dipenuhi oleh semua ternak agar kesehatan mereka terjaga dengan optimal. Peternak harus memberikan pakan sesuai usia, agar kebutuhan nutrisi terpenuhi dengan baik. pengelompokan ayam ternak sesuai usia juga dapat dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat dalam memberikan makanan dan minuman, sesuai dengan porsi.

6. Memberikan Pakan yang Fresh

Selanjutnya, pemberian pakan (makanan) yang fresh adalah langkah jitu berikutnya dalam pemeliharaan ayam ternak. Pakan yang masih fresh, mampu memberikan nutrisi dalam keadaan yang baik bagi ternak. Pemberian pakan untuk ternak dapat dilakukan melalui pemberian pakan khusus ayam, sayuran, beras, dan sebagainya. Kriteria pakan yang masih segar tersebut adalah berupa sayuran yang hijau segar, pakan ternak yang belum tercampur bahan lain, dan tentunya belum berhari-hari.

7. Menyediakan Minuman

Selain membutuhkan makanan, ternak juga memerlukan minuman. Ketersediaan minuman yang full di setiap kandang merupakan cara alternatif pemenuhan kebutuhan ternak. Hal ini juga menunjang kesehatan ternak, karena terhindar dari dehidrasi serta melancarkan metabolisme tubuh ayam ternak. Kebutuhan minuman yang selalu terjaga tersebut, akan menggantikan ion tubuh yang hilang.

8. Membersihkan Kandang Secara Berkala

Kebersihan adalah faktor yang dapat mempengaruhi kelancaran dalam beternak, di mana dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan hewan ternak. Membersihkan kandang secara berkala, mampu dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan menunjang kesehatan hewan. Kotoran yang ada di sekitar kandang harus dibersihkan agar ternak terhindar dari kuman, bakteri, dan sebagainya. Sisa-sisa makanan dan minuman dapat diambil dan digantikan dengan yang baru, guna makanan dan minuman berikutnya tidak terkontaminasi dengan kotoran yang ada pada wadah lama.

9. Memeriksa Kesehatan Ternak

Pemeriksaan kesehatan ayam ternak sangat perlu direalisasikan, guna mengetahui kondisi ternak, apakah prima ataupun tidak. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan berlangganan dengan dokter hewan pilihan Anda, yang mampu menjadi partner dalam menjaga kesehatan hewan ternak Anda. Rangkaian pemeriksaan hewan ternak tersebut dapat dijalankan secara berkala. Keperluan pengecekan kesehatan ini juga penting untuk mencegah timbulnya gangguan kesehatan dan penyakit pada hewan ternak.

Apabila terdapat hewan yang sudah terserang penyakit, sebaiknya dipisahkan dengan yang lain, agar tidak menularkan penyakitnya. Penanganan terhadap hewan yang sakit tersebut perlu dilakukan secara intensif, seperti dalam hal pengobatannya. Perlakuan secara intensif mengenai penyakit yang ditimbulkan, mampu mengembalikan kondisi kesehatan tubuh.

10. Melakukan Vaksinasi

Langkah berikutnya dalam pemeliharaan ayam ternak adalah menerapkan vaksinasi. Vaksin berperan penting untuk melawan suatu penyakit. Vaksin merupakan sebuah zat yang berasal dari virus dan dilumpuhkan, sehingga menghasilkan suatu zat yang berpotensi melawan penyakit yang dapat diakibatkan oleh virus yang dilumpuhkan menjadi vaksin. Dengan demikian, setiap jenis penyakit mempunyai vaksinnya masing-masing.

11. Pemberian Vitamin

Selain memberikan makanan dan minuman, pemberian suplemen berupa vitamin juga dapat diterapkan. Ayam ternak juga memerlukan vitamin sebagai penunjang kesehatan dan ketahanan tubuh. Daya tahan tubuh yang lebih baik tentunya mampu menjadikan hewan lebih mampu bertahan terhadap perubahan cuaca, keadaan lingkungan, dan lain sebagainya. Sebagai saran, hendaknya pemberian vitamin ini dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, sehingga kondisi kesehatan hewan ternak terjaga.

Beberapa langkah jitu dalam menjalankan usaha peternakan ayam tersebut dapat diterapkan bagi Anda yang mempunyai usaha peternakan ini. Peluang usahanya juga menjanjikan dengan adanya permintaan dari konsumen, berupa kebutuhan akan daging ayam dan telur. Pemeliharaan yang baik akan berpotensi menghasilkan ayam bibit unggul dengan kualitas nyata. Kualitas yang bermutu tersebut dapat menjadi kepuasan tersendiri bagi konsumen. Ayam ternak yang dipelihara dengan baik oleh peternaknya, akan mempunyai beberapa kelebihan, seperti kualitas dagingnya yang lebih baik. Selain itu, ayam yang bermutu juga mampu menjadi bibit unggul untuk menghasilkan anak ayam berkualitas dan menunjang pengembangan usaha.

Tips Sukses Usaha Ternak Ayam Arab Petelur untuk Pemula

Tips Sukses Usaha Ternak Ayam Arab Petelur untuk Pemula

Usaha Ternak Ayam Arab – Ternak ayam arabadalah suatu usaha yang memiliki peluang dan juga potensi yang cukup menggiurkan. Pasalnya permintaan masyarakat terhadap telur ayam ini begitu tinggi. Padahal, jumlah peternak ayam arab di pasaran sendiri masih terbilang sedikit. Jadi, jangan heran jika keuntungan yang diperoleh dari bisnis ternak ayam ini sangat besar. Seperti yang diketahui, kebutuhan telur di pasaran semakin hari akan semakin tinggi. Terutama saat menjelang hari libur nasional seperti acara keagamaan.

Dalam budidaya ayam arabjenis petelur ini, masa produktif untuk menghasilkan telur adalah 2 tahun. Selama 2 tahun tersebut, masa produktif ayam petelur dibagi menjadi 4 kategori yakni masa bertelur dalam jangka waktu 3 bulan kemudian jeda selama 15 hari. Lalu, kembali bertelur setelah jeda tersebut. Persentase ayam arab dalam bertelur lebih tinggi dibandingkan dengan ayam jenis lainnya sekitar 90%. Jadi tidak heran jika ayam arab lebih banyak dipilih untuk mereka yang ingin berbisnis produksi telur ayam. Bagi Anda yang tertarik memulai bisnis ternak ayam, berikut ini adalah beberapa hal penting yang harus dilakukan dalam usaha ternak ayam arab.

Hal Penting dalam Usaha Ternak Ayam Arab

gambar ayam
ayam arab

1. Analisa Usaha

Dalam memulai bisnis apapun, termasuk usaha ternak ayam arabAnda harus melakukan analisis usaha agar mendapatkan keuntungan sesuai dengan yang diinginkan. Analisis usaha bisa disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan Anda. Analisis sederhananya adalah dengan mencoba beternak ayam arab sebanyak 1000 ekor. Ayam arab sebanyak 1000 ekor untuk produksi telur selama 2 tahun membutuhkan biasa investasi tetap (pembuatan kandang, lahan dan lain-lain) kurang lebih Rp 90 juta. Dan modal harian sebesar Rp 587.000 per hari. Sementara pendapatan telur tiap harinya kurang lebih 540 butir per hari. Harga telur di pasaran saat ini adalah Rp.1.800. Jika dihitung maka pemasukan harian dari menjual telur adalah Rp972.000. Dipotong modal harian sebesar Rp 587.000 maka pendapatan harian Anda adalah Rp. 384.000 per harinya. Dalam satu bulan, berarti Anda sudah bisa menghasilkan uang sebesar Rp 11.520.000. Jadi dalam jangka waktu 8 bulan saja, modal awal Anda sebesar Rp 90.000.000 sudah bisa kembali.

Saat ayam petelur sudah habis masa produktifitasnya, Anda bisa menjual ayam arab sebagai ayam pedaging. Yang tentu saja harganya bisa disesuaikan dengan harga pasaran. Bagaimana? Analisa ternak ayam arabdi atas sangat menguntungkan bukan?

2. Pemberian pakan

Pakan adalah hal penting selanjutnya yang harus Anda perhatikan dalam bisnis ternak ayam arab. Pakan yang baik dan bernutrisi, tentunya akan membuat ayam mampu menghasilkan telur dengan kualitas terbaik. Pakan juga mempengaruhi kelancaran ayam dalam bertelur. Oleh karena itu, Anda harus memerhatikan mutu dan jumlah pakan ayam. Jika pemberian pakan tidak tepat, maka bukan tidak mungkin jika Anda akan merugi nantinya.

Dalam satu hari, pakan ayam diberikan sebanyak dua kali yakni pada pagi hari dan siang hari. Masing-masing ayam diberikan setidaknya 80 sampai dengan 90 gram sehari. Selain itu, Anda juga harus memerhatikan jenis pakan yang akan diberikan pada ayam arab petelur ini. Pakan ayam yang diberikan secara intensif adalah pakan yang memiliki kandungan protein sebesar 16 sampai dengan 18%.

Saat kandungan protein tersebut terpenuhi, maka ayam arab akan bertelur dengan lancar dan baik. Bagaimana caranya mengetahui baik tidaknya kandungan protein dalam pakan? Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu melihat kualitas telur yang dihasilkan apakah dalam kondisi yang bagus atau tidak. Apabila telur yang dihasilkan ayam arab tersebut memiliki kulit atau cangkang yang tebal dan keras, maka artinya pakan yang Anda pilih sudah baik. Sebaliknya, apabila cangkang atau kulit telur tips dan mudah pecah maka artinya pakan yang Anda berikan kurang bagus dan tidak memiliki jumlah protein yang dibutuhkan ayam arab.

Sekedar informasi, ada dua jenis pakan ternak ayam arabyang bisa Anda pakai yakni pakan organik yang terbuat dari bahan-bahan sayuran dan umbi-umbian serta pakan buatan pabrik berbentuk seperti dedak atau voor. Kebanyakan peternak ayam lebih memilih memakai pakan pabrik karena lebih mudah dan praktis. Selain itu, pakan buatan pabrik biasanya juga sudah terpenuhi nutrisinya.

3. Kandang

ayam arab
kandang ayam arab

Setelah menganalisa dan mengetahui pakan yang baik untuk ayam arab, hal selanjutnya yang harus Anda perhatikan dalam usaha ternak ayam arabadalah kandang ayam ternak. Dalam membangun kandang ayam ternak, posisikan kandang menghadap ke arah barat atau timur. Hal ini dilakukan agar sirkulasi udara dalam kandang baik dan ayam juga mendapatkan cahaya matahari. Cahaya matahari sangat baik untuk melindungi ayam dari virus atau bakteri yang berkembang dengan baik di kotoran ayam. Dengan kandang yang bersih, ayam arab tentunya bisa menghasilkan telur yang berkualitas.

4. Produksi

Tahapan produksi adalah hal yang sangat menentukan apakah proses pemeliharaan Anda selama ini berhasil atau tidak. Karena jika ayam mampu menghasilkan telur dalam jumlah yang banyak dan berkualitas, maka artinya usaha budidaya ternak ayam Anda telah berhasil. Dan sebaliknya, jika produksinya minim maka Anda harus lebih giat lagi dalam belajar dan mencari tahu apa penyebab produksi telur ayam Anda sedikit.

Perlu diketahui bahwa ayam arab dapat bertelur hingga 80 sampai 90%. Meskipun demikian, ayam arabtidak suka mengeram. Tak hanya itu, ayam arab memiliki daya seksual yang tinggi. Dimana ayam ini bisa kawin sebanyak 3 kali dalam 15 menit. Jadi tidak heran jika ayam jenis ini begitu lancar dan banyak menghasilkan telur. Dalam hal produksi telur, pengelolaan reproduksi ayam arab sangatlah penting. Pasalnya pengelolaan reproduksi ayam sangat berkaitan dengan produksi telur. Jika Anda ingin berbisnis telur tetas maka perbandingan jantan dengan betina adalah 1:8. Saat ayam arab berumur 5 bulan, ayam tersebut sudah bisa menghasilkan telur. Puncak produksi adalah saat ayam berumur 8 bulan. Produksi ternak ayam arabpetelur rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan ayam biasa.

5. Pengendalian Penyakit Ternak

Selain memerhatikan soal produksi dan reproduksi ayam arab, Anda juga harus mampu melakukan pengendalian penyakit ternak. Memang, ayam arab memiliki daya tahan terhadap penyakit yang lebih baik dibandingkan dengan ayam jenis buras lainnya. Hanya saja, bukan berarti bahwa ayam arab tidak bisa terserang penyakit. Sekedar pengetahuan, penyakit yang seringkali menyerang ayam ini adalah pesau sampar dan Newcasteldesease (ND). Penyakit ayam ini disebabkan oleh virus dan hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Jika Anda tidak ingin usaha ternak ayam arabyang dijalani mengalami kerugian, maka pencegahan penyakit dengan vaksinasi secara teratur adalah hal yang harus dilakukan.

Demikianlah beberapa hal penting yang harus Anda lakukan sebelum memulai usaha ternak ayam arab. Dengan adanya ulasan kali ini, semoga bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai referensi untuk Anda yang ingin memulai berbisnis.

Usaha Menguntungkan Ternak Ayam Joper

Usaha Menguntungkan Ternak Ayam Joper

Ternak Ayam Joper – Bisnis ternak ayam jopersekarang ini tengah hangat diperbincangkan. Pasalnya, masa panen ayam joper diketahui lebih cepat dibandingkan dengan jenis ayam kampung biasa. Apalagi, ayam kampung joper dibanderol dengan harga yang tinggi di pasaran. Jadi tidak mengherankan jika banyak orang yang tertarik untuk membudidayakannya. Ayam joper adalah singkatan dari ayam jawa super. Ayam joper ini adalah hasil persilangan antara ayam pedaging (broiler) dengan ayam jawa yang dikenal dengan nama ayam kampung atau ayam lokal.

Hasil persilangan antara ayam kampung dengan ayam broiler ini tentu menghasilkan jenis ayam super yang memiliki banyak sekali keunggulan. Karena seperti yang diketahui, ayam broiler memiliki daging yang banyak dan pertumbuhan yang cepat. Sementara ayam kampung dikenal memiliki rasa daging yang sangat lezat dan tahan terhadap berbagai macam jenis penyakit.

Hal inilah yang mendasari mengapa ayam hasil persilangan antara ayam broiler dengan ayam kampung ini diberi nama ayam joper atau ayam kampung super. Pada dasarnya, beternak ayam joper relatif mudah. Hanya saja Anda harus benar-benar sabar, telaten dan perlu memerhatikan apa saja yang diperlukan dalam proses membudidayakan ayam joper.

Cara Ternak Ayam Joper Agar Berhasil

gambar ayam
ayam joper

Bagi Anda yang masih pemula dalam hal beternak tentu kebingungan bagaimana caranya memulai usaha ternak ayam joperini. Pasalnya jika salah memulainya, bukan tidak mungkin jika bisnis yang diusahakan justru gagal di tengah jalan. Ayam joper yang dipelihara secara intensif tentunya akan menuai keuntungan yang berlimpah. Oleh karena itu, berikut ini adalah cara beternak ayam jenis joper agar berhasil.

1. Referensi

Sebelum memulai usaha apapun, tentunya Anda dipaksa untuk mempelajari seluk beluk bisnis tersebut bukan? Apalagi untuk Anda yang masih pemula dan belum memiliki pengalaman apapun, maka mencari referensi dari berbagai sumber adalah suatu keharusan agar bisnis ternak yang dijalani berhasil. Sumber informasi ini bisa Anda dapatkan dari buku bacaan tentang budidaya ternak ayam kampung joper atau mencari informasinya langsung dari pebisnis ternak ayam yang sudah berhasil. Mencari referensi dari pebisnis ayam ternak ayam joperlebih dianjurkan agar Anda mengetahui pengalaman yang sebenarnya di lapangan.

2. Kandang

Selanjutnya adalah masalah kandang. Banyak orang yang meremehkan soal kandang ayam joper karena kebanyakan dari mereka menganggap bahwa ayam joper hanyalah ayam kampung yang bisa dibiarkan bebas begitu saja dan tidak memerlukan kandang yang baik. Padahal pemeliharaan ayam joper berbeda dengan ayam kampung biasa. Agar hasil panen ayam joper maksimal, maka memperhatikan dan merawat kandang ayam adalah hal yang harus Anda lakukan. Kandang ayam joper harus hangat dan nyaman untuk ayam.

Kandang ternak ayam joperyang ideal adalah yang berlokasi jauh dari perumahan atau permukiman penduduk, terpenuhi air bersihnya, dan mudah diakses menggunakan sarana transportasi biasa. Tak hanya itu, Anda juga harus memerhatikan arah pembuatan kandang. Buatlah kandang dengan arah membujur dari arahTimur ke arah Barat. Dengan begitu, kandang akan mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

Selain itu, membuat kandang juga harus mendapatkan sinar matahari yang cukup tapi tidak terkena secara langsung. Kandang juga tidak boleh becek atau lembab. Sementara ukurannya harus disesuaikan dengan jumlah ayam ternak dan umurnya. Dengan begitu, ternak ayam joperakan berhasil dan Anda akan mendapatkan keuntungan yang melimpah.

3. Penyediaan Pakan

Faktor utama yang harus Anda perhatikan dalam beternak ayam atau unggas adalah pakannya. Termasuk untuk ayam joper, dimana Anda harus memenuhi kebutuhan pakan ayam dengan baik dan benar. Setiap harinya, ayam joper harus terpenuhi asupan nutrisi dan juga gizinya supaya bisa tumbuh dengan cepat dan baik. Saat ayam joper masih kecil, Anda harus memberikannya pakan yang halus dan mudah dicerna. Untuk pakannya sendiri, Anda bisa dengan mudah menemukannya di toko-toko pakan ternak yang ada di pasaran. Hanya saja sebelum membeli, Anda harus memberitahupenjual terkait dengan umur ayam. Hal ini dilakukan agar ternak ayam joperyang dibeli sesuai dengan umur ayam.

4.Pemilihan Bibit Unggul

gambar ayam joper
ayam joper

Pemilihan bibit unggul adalah hal yang penting untuk Anda yang ingin membudidayakan ayam joper. Apabila Anda membudidayakan ayam joper untuk diambil dagingnya, maka bibit ayam yang harus dipilih adalah yang bertubuh besar dan memiliki masa pertumbuhan yang cepat. Tak hanya itu, Anda juga harus memilih bibi yang waktu penetasannya tepat waktu yaitu 21 hari.

Bibit ternak ayam joperyang berkualitas bagus adalah yang sehat, mata bersinar, tegap, tidak cacat dan memiliki bulu yang bersih serta mengkilap. Jangan memilih ayam joper yang memiliki bulu kusam karena bulu tersebut bisa menjadi indikator bahwa ayam sedang sakit. Di pasaran sendiri, ada banyak orang yang menjual bibit ayam joper. Oleh karena itu, Anda harus lebih teliti dan cerdas dalam memilihnya.

5.Pemeliharaan

Setelah menyiapkan kandang, pakan dan membeli bibit ayam joper, tahapan selanjutnya dalam usaha ternak ayam joper tentu saja manajemen pemeliharaan. Pemeliharaan adalah suatu hal yang penting dalam tahapan budidaya ternak ayam. Pasalnya tujuan dari pemeliharaan ini adalah mengontrol ayam agar tidak terkena berbagai macam penyakit dan bisa hidup sehat sampai masa pemanenan.

Dalam hal pemeliharaan, Anda harus memastikan bahwa kandang dalam kondisi bersih dan tidak rusak. Selain itu, Anda juga harus memberikan pakan pada ayam dengan teratur dan memastikan bahwa ayam-ayam yang diternak menghabiskan pakannya dengan baik. Jangan lupa memberikan vaksinasi agar ayam terhindar dari penyakit.

6.Pengendalian Penyakit

Seperti yang sempat disinggung dalam tahapan pemeliharaan, pengendalian penyakit pada ayam adalah hal yang sangat penting. Jika Anda memelihara ayam joper dalam jumlah yang banyak, tentu tidak semua ayam dalam kondisi sehat. Oleh karena itu, mengontrol ayam setiap hari untuk membedakan antara ayam yang sehat dan yang sakit adalah suatu keharusan. Jika didapati ada ayam yang sakit, segera pisahkan dan obati agar ayam lain yang masih sehat tidak tertular.

Cara mengontrol atau mengendalikan penyakit dalam ternak ayam joperadalah menjaga kebersihan kandang, memilih lokasi ternak yang jauh dari penyakit, menjaga sanitasi kandang serta peralatannya, dan melakukan vaksinasi dengan teratur.

7. Panen

Hal yang paling ditunggu-tunggu oleh pebisnis ternak ayam tentu saja masa panen. Pasalnya masa panen adalah masa dimana Anda bisa menjual ayam joper ke pasaran untuk mendapatkan keuntungan. Agar harga jualnya tinggi, ayam ternak Anda tentunya harus memenuhi standar kualitas pasaran.

Ayam joper banyak dipilih para peternak karena memiliki banyak sekali keunggulan. Beberapa keunggulannya adalah harga jual yang tinggi dan juga stabil, masa panen singkat, pemeliharaan yang mudah dan tahan terhadap berbagai macam penyakit. Demikianlah ulasan terkait dengan cara ternak ayam joperuntuk pemula, semoga ulasan ini bermanfaat untuk Anda.

Bisnis Menguntungkan, Ternak Ayam Kate

Bisnis Menguntungkan, Ternak Ayam Kate

Ternak Ayam Kate – Ternak ayam kate adalah salah satu bisnis yang berpeluang besar. Ayam kate memiliki bentuk tubuh yang kecil dan sering dijadikan sebagaii ayam hias. Ayam kate jika dilihat secara fisik memang memiliki bentuk yang berbeda dengan jenis ayam kampung biasa. Tubuhnya yang kecil tentu saja membuat berat daging ayam kate juga kecil. Meskipun tidak cocok sebagai ayam pedaging ataupun petelur, ayam ini sangat cocok dipelihara dan dirawat sebagai ayam hiasan di rumah karena tubuhnya yang lucu. Harga ayam kate juga terbilang tinggi dan mampu menghasilkan telur yang baik meskipun tidak sebanyak ayam petelur. Bagi Anda yang hendak memulai bisnis beternak ayam kate, berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memulai Usaha Ternak Ayam Kate

gambar ayam kate
ternak ayam kate

1. Pakan

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan dalam ternak ayam kate adalah masalah pakannya. Pakan ayam kate yang sudah dewasa pada dasarnya sama dengan pakan ayam biasa. Dimana Anda bisa memberikan ayam kate dengan biji-bijian yang sudah ditumbuk. Selain itu, bisa juga Anda menambahkanvoor atau pur yang telah dicampurkan dengan nasi. Untuk kuantitasnya, Anda bisa memberikan ayam kate dewasa pakan 2 kali dalam sehari. Sebaiknya, lepas ayam kate pada siang hari agar ayam bisa mendapat asupan makanan tambahan dari rerumputan atau serangga sekitarnya. Apabila ayam kate tidak dilepas, maka sangat disarankan untuk memberinya pakan sebanyak 3 kali dalam sehari.

Sementara untuk anak ayam kate, Anda harus lebih memilah-milih pakan yang akan diberikan. Pasalnya anak ayam kate belum memiliki pencernaan yang kuat untuk mendapatkan asupan berupa biji-bijian atau voor yang bertekstur kasar. Oleh karena itu, jika hendak diberikan voor maka Anda harus menghaluskan voor tersebut terlebih dahulu untuk kemudian dicampurkan dengan nasi.

2. Kandang Ayam Kate

Hal penting selanjutnya adalah kandang ternak ayam kate. Dalam memulai usaha budidaya unggas apapun, termasuk ayam kate tentunya hal yang harus dipersiapkan adalah tempat tinggal atau kandang si unggas. Kandang yang baik akan membuat ayam merasa betah dan tidak stress sehingga ayam bisa hidup dengan sehat. Kandang ayam kate tidak boleh terlalu sempit karena akan merusak bulu ayam. Padahal, ayam kate yang dipelihara sebagai ayam hiasan bukan? Sebelum membeli ayam kate, kandang harus Anda persiapkan terlebih dahulu. Kandang yang dibuat harus tertuto dan dibuat agak tinggi dan luas agar ayam bisa lebih leluasa. Selain itu, sirkulasi udaranya juga harus baik. Terutama untuk anak ayam kate yang masih sangat membutuhkan sirkulasi udara yang cukup. Di samping itu, buatlah kandang yang tetap kering dan berikan lampu pada kandang agar ayam tetap hangat saat hujan. Jangan lupa untuk memberikan alas pada kandang menggunakan kawat strimin atau kandang agar kotoran ayam bisa langsung keluar dan jatuh dari kandang.

Ukuran kandang untuk ternak ayam kate setidaknya sepasang adalah lebar 1 meter, panjang 1,5 meter dan ketinggian 2 meter. Mengingat bahwa ayam kate adalah ayam hias, ada baiknya jika Anda juga membuat kandang yang cantik sebagai tempat tinggal ayam kate. Dengan begitu, Anda akan semakin puas dengan keindahan bulu kate yang dipadukan dengan kandang yang bagus dan luas. Tak hanya itu, ayam kate juga bisa berkembang dengan maksimal.

3. Pejantan dan Induk Ayam Kate

Hal yang perlu Anda perhatikan selanjutnya dalam ternak ayam kate adalah memilih pejantan dan juga indukan ayam kate. Memilih pejantan dan induk ayam kate sangat penting sebelum Anda mulai membudidayakannya. Karena indukan dan jantan yang baik tentunya akan menghasilkan anak ayam kate yang berkualitas. Dalam memilih indukan dan pejantan ayam kate, Anda harus memilih ayam yang pejantan yang memiliki postur tegak, sehat, berjalu, bertengger merah terang, lincah, berbulu indah dan juga aktif. Sementara untuk betinda, pilihlah yang sering bertelur memiliki postur yang montok atau sintal, sehat, berbulu indah, dan memiliki fisik yang sempurna.

Dari segi ukuran, pilihlah ayam kate yang berukuran kecil. Karena ayam kate yang bertubuh besar dikhawatirkan merupakan ayam kate yang sudah mengalami kawin silang dengan ayam lain seperti ayam kampung. Selain itu, pilihlah ayam kate yang memiliki bulu dengan warna yang mengkilat. Karena bulu yang kusam juga bisa menjadi indikasi bahwa ayam kate tersebut tengah sakit.

4. Harga

ayam kate
harga ayam kate

Hal penting lainnya dalam melakukan bisnis ternak ayam kate adalah soal harga. Sebelum membeli ayam kate, Anda harus mencari referensi terkait harga ayam kate sekarang ini. Perlu diingat bahwa harga ayam kate juga dipengaruhi oleh tempat Anda tinggal.

Harga ayam kate di luar Jawa tentunya akan berbeda dengan harga ayam kate di Jawa. Meskipun memang, perbedaannya tidak akan begitu signifikan karena hanya berbeda antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribuan. Perbedaan harga akan sangat terlihat jika dilihat dari usia ayam kate.

Ayam kate yang berumur 3 bulan biasanya dibanderol dengan angka Rp 250 ribuan untuk sepasang. Sementara ayam kate yang sudah dewasa dijual dengan kisaran Rp 450.000 an sepasang. Apabila Anda ingin membeli ayam kate dengan harga yang lebih murah, maka membelinya langsung di peternak ayam kate bisa dijadikan sebagai pilihan terbaik dibandingkan Anda membelinya di toko jual beli burung atau unggas.

5. Perawatan

Setelah membeli semua perlengkapan yang dibutuhkan, hal yang perlu Anda perhatikan dalam ternak ayam kate adalah perawatannya. Indukan ayam kate pastinya akan merawat anaknya dengan baik. Oleh karena itu, usahakan agar anak ayam kate tetap hidup bersama dengan induknya setidaknya 1 minggu.

Dengan begitu, anak ayam kate akan mendapatkan perawatan khusus dari indukannya secara alami. Jika anak ayam kate dipisahkan dari ibunya, bisa jadi ayam kate tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan dan cuaca karena tidak akan ada yang memberikan penutup seperti bulu-bulu ayam kate untuk menghangatkannya.

Selain itu, Anda juga harus merawat kandang ternak ayam kate dengan rutin agar ayam kate bisa hidup dengan sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Jangan lupa untuk selalu mengecek kandang apakah ada bagian yang telah rusak atau tidak. Hal ini juga bertujuan untuk melindungi ayam kate dari gangguan hewan lain seperti tikus, ular atau pemangsa lainnya.

6. Pemanenan

Terakhir adalah pemanenan. Perlu diketahui bahwa anak ayam kate akan menetas setelah masa eram yang ke 21 hari. Setelah anak ayam menetas, biarkan ayam hidup dengan indukan dan pejantan. Lalu setelah seminggu, pisahkan dengan indukannya. Saat anak ayam menetas, Anda harus hati-hati karena banyak predator yang ingin memangsa anak ayam seperti musang, kucing, anjing dan tikus. Oleh karena itu, pindahkan anak ayam ke kandang yang lebih tinggi. Agar ternak ayam kate berhasil, jangan lupa memberikan vaksin khusus untuk anak ayam agar bisa hidup sehat.

Sekian ulasan terkait dengan tips dalam ternak ayam kate. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Cara Ternak Ayam Pedaging untuk Meraih Sukses

Cara Ternak Ayam Pedaging untuk Meraih Sukses

Ternak Ayam Pedaging – Beternak ayam pedaging selain dikonsumsi sendiri tentu juga bisa dijadikan lahan bisnis yang menggiurkan. Ayam yang diutamakan dagingnya biasanya adalah jenis broiler atau sering disebut juga dengan ayam potong. Mengapa tidak bisa dengan ayam kampung? Karena biasanya daging ayam kampung itu lebih sedikit dan agak keras bila dibandingkan dengan ayam potong yang berdaging tebal dan empuk. Oleh karena itu, ternak ayam pedagingdan ayam kampung biasanya berbeda.

Tips Ternak Ayam Pedaging yang Benar

Untuk mendalami usaha ternak ayam pedagingada beberapa tips yang harus Anda lakukan. Anda harus memperhatikan beberapa cara supaya ayam pedaging bisa menghasilkan daging yang banyak dan tentunya nanti akan menguntungkan bagi Anda. Lalu apa saja tipsnya? Perhatikan beberapa poinnya di bawah ini.

1. Pemilihan bibit yang baik

ternak ayam
anak ayam

Tidak bisa dipungkiri lagi jika ingin mendalami usaha ternak ayam pedagingmaka hal yang pertama harus dilakukan adalah memilih bibit unggul. Ayam broiler yang digunakan untuk pedaging biasanya mempunyai bentuk tubuh gemuk dan bulat.

Lalu bagaimanakah mengetahui bibit unggul tersebut? Pertama adalah memiliki gerak yang aktif, meskipun tubuh ayam pedaging memiliki tubuh yang gemuk dan bulat, ayam yang sehat tentu geraknya aktif. Kemudian yang kedua adalah bulunya mengkilap dan bersih. Ketiga adalah lubang anus serta hidung cukup bersih tidak banyak kotoran. Untuk memperoleh bibit unggul tentunya faktor-faktor di atas tadi harus diperhatikan.

Khusus untuk ayam pedaging, Anda harus benar-benar memilih ayam yang benar-benar unggulan supaya daging yang dihasilkan pun juga berkualitas. Pemilihan bibit unggul untuk ternak ayam pedagingpada umumnya memiliki berat 39 gram per ekor untuk ukuran anak ayamnya. Tips memilih bibit unggul di atas semoga bisa membantu Anda dalam mencari ayam broiler yang berkualitas guna dimanfaatkan dagingnya.

2. Pembuatan kandang ayam

Jika Anda berniat untuk ternak ayam pedaging, Anda pun harus menyiapkan kandangnya terlebih dahulu. Kandang ayam broiler tentu berbeda dengan ayam kampung. Mengapa? Karena ayam jenis ini akan diambil dagingnya jadi kebersihan dan pertumbuhannya harus diperhatikan dengan benar.

Untuk kandangnya Anda harus menyiapkan tempat yang luas supaya ayam-ayam bisa bergerak dengan bebas dan aktif. Yang paling terpenting adalah kandang harus mendapatkan sinar matahari dan memiliki ventilasi yang baik. Sangat penting bagi ayam pedaging untuk selalu mendapatkan sinar matahari di pagi hari karena bisa membantu mempercepat pertumbuhan dan menyehatkan ayam-ayam.

Kemudian hal kedua yang harus diperhatikan adalah saluran pembuangan kotoran harus lancar. Kandang ayam broiler sebaiknya diberi alas dari kawat strimin supaya memudahkan kotoran ayam jatuh ke bawah dan tidak tercampur dengan makanan atau pun minumannya nantinya.

Hal ketiga yang harus diperhatikan untuk membuat kandang ternak ayam pedagingselanjutnya adalah suhu udara di dalam kandang harus sesuai dengan umur. Jangan sampai Anda mencampurkan ayam yang masih anak-anak dengan dewasa menjadi satu kandang karena akibatnya akan fatal.

Suhu kandang pada ayam berumur 1 sampai 17 hari adalah 32-34 derajat celcius, maka dari itu Anda harus menyiapkan lampu-lampu guna menghangatkan suhu kandang mereka. Kemudian untuk ayam berumur 8-14 hari adalah 27-29 derajat, semakin berumur maka suhunya semakin dikurangi. Mengapa itu harus dilakukan untuk kandang ternak ayam pedaging? Karena nantinya bisa memudahkan ayam cepat tumbuh dengan sehat. Ayam yang tumbuh sehat tentunya akan menghasilkan daging yang berkualitas.

3. Pakan ternak

ternak ayam boiler
pemberian pakan ayam

Karena merupakan ayam pedaging maka pakan ternaknya harus diperhatikan dengan baik. Anda harus memberikan pakan ternak yang memiliki banyak nutrisi seperti karbohidrat, lemak, protein dan vitamin. Mengapa? Karena ternak ayam pedagingharus tumbuh sehat dan baik supaya daging yang dihasilkan juga bermutu tinggi.

Daging ayam berkualitas tentu banyak mengandung gizi sehingga bisa bermanfaat untuk manusia nantinya. Khusus pakan ternak ayam broiler yang paling banyak dipakai adalah konsentrat atau BR. Tetapi ada juga pakan lainnya yang bisa diberikan seperti biji-bijian dan bekatul.

Untuk minumannya, usahakan tempat minum setinggi dada ayam dan cucilah tempat minum ayam setiap hari. Hal ini untuk menjaga kehigienisan air minum pada ayam supaya tidak ada bakteri atau pun cacing di dalamnya. Dengan selalu memperhatikan kebersihan tempat makan dan minum ayam, ayam pun akan terhindar dari penyakit seperti kolera atau berak hijau.

4. Pemberian vaksinasi dan vitamin

Banyak orang yang mengatakan jika ayam broiler dan ayam kampung lebih sehat ayam kampung. Mereka beranggapan bahwa ayam potong itu banyak obatnya dan mengandung lemak jahat. Namun hal tersebut ada benarnya juga, terkadang ada peternak ayam potong yang selalu memberikan obat supaya ayamnya cepat gemuk.

Tetapi harap diperhatikan, tidak semua peternak ayam pedaging itu memberikan obat tanpa ada maksudnya. Khusus untuk anak ayam yang baru berumur beberapa hari wajib diberikan vaksinasi dan vitamin, hal ini akan membantu anak ayam terhindar dari penyakit dan juga membantu mempercepat pertumbuhan.

Vaksin yang penting diberikan pada anak ayam adalah vaksin ND atau tetelo. Kemudian saat anak ayam berumur 21 hari, berikan vaksin tahap selanjutnya yaitu ND Lasota. Anda pun juga bisa memberikan vitamin antibiotic pada ayam-ayam dewasa supaya staminanya tetap prima. Saat sudah memasuki usia kawin, ayam betina juga bisa dirangsang dengan suplemen tertentu supaya lebih cepat bertelur dan menghasilkan telur banyak. Kemudian Anda juga bisa memberikan suplemen untuk meningkatkan gairah hormon pada ayam jantan.

5. Pemanenan dan pemasaran ayam

Tips terakhir yang harus diperhatikan untuk ternak ayam pedagingadalah mengetahui kapan ayam harus dipanen (diambil dagingnya). Untuk ayam broiler, ada tata caranya memanen yaitu umur ayam harus sudah memasuki usia 35-42 hari, kemudian berat badan ayam pun juga sudah harus melewati 39 gram. Khusus pemasaran ayam, Anda harus segera memasarkan ayam pedaging yang sudah dipanen.

Hal tersebut akan membantu Anda menekan biaya pakan dan menghindarkan ayam dari stress. Anda harus tahu jika ayam potong itu mudah sekali stress, saat akan memasarkan ayam tentu harus menggunakan sarana transportasi, apabila waktu pemasaran tidak diatur dengan baik resiko ayam mati akan sangat merugikan Anda. Ya, ayam yang stress pasti lama-lama akan mati terlebih lagi jika berada di lingkungan yang berbeda dengan biasanya.

Kelima tips ternak ayam pedagingdi atas harus Anda perhatikan dengan seksama. Mengapa? Jika ingin mendapatkan keuntungan yang lebih tentu Anda harus benar dalam merawat ayam pedaging tersebut. Mulai dari pemilihan bibit unggul, pembuatan kandang, pemberian pakan bernutrisi, standar minum yang pas, pemberian vaksin dan vitamin hingga kapan harus dipanen. Semua langkah-langkah di atas wajib Anda ikuti apabila ingin mendapatkan banyak keuntungan dari bisnis beternak ayam potong atau pedaging.

Rangkaian Langkah Tepat untuk Ternak Ayam Jawa Super

Rangkaian Langkah Tepat untuk Ternak Ayam Jawa Super

Ternak Ayam Jawa Super – Dalam kehidupan, terdapat beragam mata pencaharian yang tersebar di berbagai bidang, seperti pertanian, peternakan, kesehatan, dan lain sebagainya. Setiap bidang tersebut mempunyai peluang yang dapat diambil. Bidang peternakan juga mempunyai peluang sebagai mata pencaharian. Pernahkah Anda mengenal istilah ayam Jawa Super?Ternak ayam unggul tersebut dapat dijadikan pencaharian di bidang peternakan. Ternak ayam Jawa Super merupakan salah satu peluang bisnis yang efektif. Para pecinta dunia peternakan mulai melebarkan sayap bisnisnya dengan melebarkan peluang dengan inovasi produk, berupa ayam Jawa Super. Ayam jenis unggul ini mempunyai segmen pasar yang luas dan menjanjikan. Langkah perawatan dan pembudidayaan yang tepat dapat memberikan hasil optimal.

Langkah Cerdas Ternak Ayam Jawa Super

ayam jawa
ayam jawa super

Ayam Jawa Super merupakan jenis ayam yang mempunyai kualitas unggul karena merupakan hasil persilangan antara ayam kampung atau ayam jawa. Jadi ayam ini mempunyai kualitas genetik tinggi dan sudah mengalami pemuliaan dalam proses perkembangbiakan, sehingga keturunan (filial) dari persilangan tersebut mempunyai performa pertumbuhan dan perkembangan yang lebih baik dari jenis ayam kampung lainnya. Untuk mengembangbiakkan ayam berkualitas ini membutuhkan perencanaan serta eksekusi yang tepat dengan langkah yang sistematis. Peningkatan permintaan terhadap ternak ini menjadikan kesempatan bisnis menjadi lebih besar. Berikut ini merupakan langkah cerdas ternak ayam Jawa Super meliputi berbagai aspek dari awal hingga akhir.

1. Pemilihan Bibit Ternak Unggul

Langkah pertama yang harus dipersiapkan untuk memulai usaha ternak ayam super ini adalah pemilihan bibit unggul yang benar-benar berkualitas. Bibit yang bermutu tinggi mampu menghasilkan output yang baik dan melancarkan kegiatan usaha. Selain itu, unggulnya bibit ternak akan memberikan keuntungan atau prospek yang lebih besar. Kemampuan untuk berhasil dalam persaingan pasar juga lebih besar. Ayam super ini merupakan hasil persilangan dari ayam kampung berkualitas, sehingga bibit ayam kampung harus baik. Pemilihan bibit ayam kampung berorientasi pada ayam dengan ukuran tubuh besar dan mempunyai pertumbuhan yang cepat. Setelah dibudidayakan, telur harus mengalami penetasan yang tepat waktu, yaitu selama 21 hari.

2. Kandang dengan Kondisi Kering

Setelah memperoleh ayam Jawa Super, berikutnya adalah menempatkan ayam yang sudah menetas tersebut ke kandang yang tersedia dalam kondisi kering. Usahakan kandang yang digunakan tidak dalam keadaan lembab, bahkan basah. Kenyamanan ternak merupakan poin penting dalam usaha ternak ayam Jawa Super ini.

3. Sirkulasi Udara Cukup

Selain kondisi kandang yang harus kering, perhatian terhadap sirkulasi udara dalam kandang juga perlu diperhatikan. Pastikan Anda meletakkan kandang di kawasan yang tidak sesak, sehingga area kandang ayam tersebut terkondisi dengan baik, serta tidak menyulitkan ternak untuk bernafas.

4. Ukuran Kandang Sesuai dengan Ukuran Tubuh Ternak

ayam jawa
kandang ayam

Ukuran tubuh ternak mengalami peningkatan seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, persiapkan kandang tambahan yang sesuai dalam beberapa tingkatan ukuran, agar dapat dengan mudah memindahkan ayam ke kandangnya yang sesuai dengan ukuran tubuhnya. Penentuan ukuran kandang perlu, karena memberikan ruang untuk ternak agar bebas dalam bergerak. Selebihnya, pemisahan antara ayam berdasarkan ukuran tubuhnya, dapat mengefektifkan pemberian makanan yang tentunya mempunyai porsi yang berbeda sesuai usia dan ukuran tubuhnya. Peternak yang melakukan ternak ayam Jawa Super harus mencermati ini.

5. Porsi Pakan Sesuai dengan Usia Ayam

Porsi makanan yang diberikan pada ayam super ini harus sesuai dengan umur ayam. Usia ternak berbanding lurus dengan ukuran tubuh, sehingga selama masa pertumbuhan ayam mengalami pertambahan volume tubuh, semakin bertambahnya umur. Dalam hal ini, diperlukan pemberian porsi pakan yang sesuai dengan usia. Makanan harus diberikan secara merata dengan porsi tertentu.

6. Pemberian Pakan yang Fresh dan Teratur

Pakan atau makanan ternak merupakan komponen penting dalam usaha ternak ayam Jawa Super, di mana ternak juga makhluk hidup yang memerlukan makanan sebagai sumber energinya. Nutrisi yang terdapat di dalam makanan ternak tersebut juga berguna untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan dan pada akhirnya akan menunjang keoptimalan kesehatan tubuh. Perlu diperhatikan, khusus untuk ayam yang masih kecil, diperlukan pemberian makanan yang mudah dicerna.

7. Persediaan Minum yang Cukup

Selain pemenuhan kebutuhan makanan, persediaan minuman yang cukup juga harus diterapkan. Minum ini harus disediakan di kandangnya, sehingga ternak dapat minum setiap saat ketika haus atau sehabis makan. Pemberian stok minum tersebut mampu mengefektifkan penjagaan asupan minuman untuk ternak agar tidak mengalami dehidrasi dan melancarkan proses metabolisme. Langkah ini juga termasuk komponen penting dalam ternak ayam Jawa Super.

8. Pemberian Vitamin

Pemberian asupan gizi pada ternak juga penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi, yang menunjang kesehatan tubuh ternak. Vitamin khusus ternak ini mampu mengoptimalkan kondisi organ tubuh, proses pencernaan, metabolisme, serta proses lainnya yang terjadi di dalam tubuh.

9. Pemberian Obat-obatan

Kondisi iklim yang tidak menentu, kuman, bakteri, ataupun penyebab penyakit lainnya, dapat mengakibatkan ayam terserang penyakit. Hal ini merupakan persoalan yang cukup serius dalam usaha ternak ayam Jawa Super. Dengan demikian, diperlukan penanganan secara tanggap dari peternak. Pemberian obat-obatan untuk ternak yang sakit, merupakan langkah yang harus ditempuh. Obat yang diberikan tersebut bisa berasal dari resep dokter hewan setelah melakukan pemeriksaan terhadap ayam super tersebut.

10. Vaksinasi Teratur

Beberapa penyakit yang menyerang ayam terdapat dalam berbagai jenis. Adapun penyakit yang cukup berisiko dan perlu dicegah sebelum menyerang. Vaksinasi adalah upaya pencegahan timbulnya penyakit pada ayam yang berisiko tersebut. Vaksin tersebut merupakan jenis virus yang dilumpuhkan dan dapat mencegah timbulnya penyakit yang disebabkan oleh virus yang dilumpuhkan tersebut.

11. Pengontrolan Secara Berkala

Dalam melakukan usaha ternak ayam Jawa Super, diperlukan upaya pengontrolan secara berkala. Pengontrolan yang harus dilakukan meliputi pemeriksaan kebersihan kandang, pengecekan kondisi kesehatan ternak, memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan ternak, serta lain sebagainya.

12. Pengecekan Kesehatan Ternak

Upaya berikutnya dalam ternak ayam Jawa Super adalah pemeriksaan ternak secara berkala oleh dokter hewan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi ternak secara keseluruhan, sehingga dapat diketahui tingkat kesehatannya. Selain itu, pemeriksaan juga bertujuan untuk mengetahui ternak Anda mengalami penyakit atau tidak. Jika mengalami penyakit, maka tindakan penanganan secara medis dapat dilakukan dengan segera dan tepat.

Prospek usaha di bidang peternakan ayam Jawa Super tergolong menjanjikan. Segmen pasar usaha peternakan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan daging ayam yang berkualitas unggul. Kesempatan ini mampu diambil dengan mengisinya melalui usaha ternak ayam. Meskipun prospek ternak ayam kualitas super ini menjanjikan, maka sebelum memperoleh keuntungan atau hasil, peternak harus sabar, tekun, dan teliti, dalam melakukan proses ternak dari awal hingga akhirnya dijual. Siklus ini berlaku secara periodik. Beberapa langkah di atas mampu dijadikan pedoman Anda untuk merintis bisnis ternak ayam Jawa Super, dengan sistematis.

Mengintip Bisnis Ternak Ayam Arab

Mengintip Bisnis Ternak Ayam Arab

Ternak Ayam Arab – Memiliki bisnis sendiri adalah keinginan banyak orang. Dengan berbisnis, orang bisa lebih mandiri karena tak bergantung dengan gaji atasan. Terjun ke dunia bisnis bisa membuat orang mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Salah satu bisnis unik yang bisa dijalani yaitu ternak ayam Arab.

Jenis ayam Arab adalah hewan petelur yang unggul. Menurut penelitian, ayam ini bisa bertelur hingga 250 butir per tahunnya. Meskipun ayam ini petelur yang baik, ia hanya mengonsumsi sedikit makanan sehingga lebih hemat pengeluaran pakan ternak. Apalagi perawatan ayam ini tidak terlalu sulit. Tak heran jika bisnis ini menjadi peluang bisnis yang menguntungkan.

Tips Mendirikan Bisnis Ternak Ayam Arab

ayam anakan
Anak AYam

1. Memiliki Modal

Ternak ayam Arab membutuhkan modal. Modal pertama yang harus dimiliki adalah uang yang cukup. Dana yang dimiliki sebaiknya minimal disesuaikan dengan dana membangun bisnis ayam. Selain modal uang, lahan, karyawan, dan ayam Arab. Setelah memiliki uang, Anda bisa membeli lahan dan ayam. Apabila sudah ada lahan yang tersedia, pengeluaran bisa dihemat. Sebab, menyewa atau membeli lahan untuk bisnis ayam ini cukup menguras uang.

Uang untuk membayar karyawan juga perlu diperhitungkan. Sebab, tak mungkin Anda bisa melakukan seluruh kegiatan mulai dari produksi hingga promosi sendirian jika peternakan yang dimiliki cukup besar, Dengan memiliki tenaga kerja di peternakan Anda, Anda bisa fokus pada proses promosi dan permodalan.

2. Mengetahui Teknik Budidaya Ayam

Bisnis ternak ayam Arab tak hanya memerlukan dana saja, dibutuhkan pengetahuan mengenai teknik atau cara budidaya yang benar. Calon peternak harus mengetahui bahwa ada 2 jenis ayam Arab yaitu gold dan silver. Anda harus memilih ayam yang mana yang akan dibudidayakan. Selain mengetahui jenis-jenisnya, calon peternak juga wajib hukumnya memahami teknik budidaya. Pebisnis ayam ternak yang baik tak hanya bisa membayar pegawai untuk memelihara dan mengawinkannya. Ia juga harus  tahu secara detail mengenai cara merawatnya dengan baik. Apabila masih awam dengan hal ini, lakukan riset di internet dan jika diperlukan belilah buku tentang budidaya hewan ternak khususnya ayam Arab.

3. Menentukan dan Mencari Target Pasar

Setelah mengetahui teknik dan memiliki cukup modal, saatnya Anda menentukan dan mencari pembeli. Inilah salah satu tantangan para pebisnis hewan ternak. Mencari pembeli tetap tidaklah semudah yang dibayangkan. Anda harus pintar bernegosiasi agar mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Untuk memperluas bisnis ternak ayam Arab ini, pasanglah iklan baik dengan pamflet atau via media sosial. Pembuatan blog atau akun-akun di sosial media juga bisa mempromosikan usaha Anda pada khalayak ramai. Apabila ingin promosi secara langsung, Anda bisa mendatangi restoran-restoran terkenal di kota Anda yang kira-kira membutuhkan pasokan ayam Arab.

4. Pembuatan Kandang

ayam
Kandang

Kandang ayam haruslah nyaman agar ayam Arab menghasilkan telur yang berkualitas. Pembuatan kandang yang baik adalah yang disesuaikan dengan kebutuhan yaitu dengan menyesuaikannya dengan umur ayam Arab. Untuk anak ayam Arab sebaiknya memiliki penerangan kandang yang berbeda dengan induk ayam. Ini dikarenakan anak ayam membutuhkan kehangatan yang lebih dibandingkan induk. Selain itu, kandang ayam juga harus mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sinar matahari bisa membunuh bakteri yang ada pada kotoran ayam. Kandang yang bersih dan sesuai standar akan menghasilkan ayam yang sehat juga. Kandang ayam seharusnya jauh dari pemukiman atau rumah. Ini dilakukan demi kesehatan Anda dan keluarga. Tak hanya sinar matahari yang cukup, udara yang segar juga dibutuhkan oleh ayam-ayam ini.

5. Pakan Terak yang Berkualitas

Ternak ayam Arab takkan berhasil tanpa pakan ternak yang baik. Salah satu tantangan calon pebisnis ayam adalah memperoleh bisnis yang maksimal dengan modal minimal. Membeli pakan ternak membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Nah, di sini Anda harus pintar memilih pakan yang murah namun tidak murahan. Meskipun murah, namun mutu pakan haruslah dijaga. Belilah pakan yang berkualitas dengan harga terjangkau. Pakan yang bergizi tinggi dibutuhkan agar ayam bisa tumbuh sehat dan menghasilkan telur-telur yang banyak. Ayam jenis ini biasanya diberi makan 2 kali sehari di setiap pagi dan sore hari.

6. Vaksinasi Teratur

Usaha ternak ayam Arab ini akan memproduksi ayam yang sehat jika kesehatan kandang dan ayam terjaga. Agar ayam terbebas dari segala penyakit, perlu diberikan vaksinasi secara teratur. Ada banyak metode vaksin diantaranya melalui suntikan, air minum, dan tetes mata. Pemilihan jenis vaksinasi ini disesuaikan oleh kebutuhan dan kondisi dari ayam yang dimiliki. Lakukan vaksinasi ini secara atur supaya kondisi hewan ternak tetap fit dan sehat.

7. Memahami Ilmu Bisnis

Agar bisnis maju, teknik dalam dunia bisnis harus dikuasai. Jika background Anda bukan dari jurusan Bisnis atau Managemen, tak perlu berkecil karena hati. Semua orang bisa mempelajari ilmu ini dari nol. Dengan kegigihan dan kesabaran, ilmu bisnis ternak ayam bisa Anda kuasai. Jangan takut untuk rugi ketika pertama kali merintis usaha bisnis ini. Dari kegagalan Anda akan belajar. Bagi orang yang hanya lulus SMP, bukan tidak mungkin memiliki usaha ternak ayam Arab yang besar.

8. Perkiraan Hasil

Hasil memang terkadang tak sesuai dengan yang diperkirakan. Namun, memperkirakan hasil yang nantinya akan diperoleh adalah hal yang perlu dilakukan. Ada yang bisa menghasilkan ribuan telur per bulannya. Jika ingin menghasilkan telur yang banyak, maka bisa memperkirakan berapa jumlah ayam yang harus dimiliki. Anda juga harus memperkirakan berapa ayam yang akan dijual dan berapa yang akan tetap berada di kandang untuk ditetaskan. Bisnis ternak ayam Arab memang mengasyikkan. Anda harus bisa memperkirakan hasil agar persiapannya lebih matang.

9. Inovasi Ayam Arab: Persilangan

Inovasi harus dikembangkan pada usaha ternak ayam Arab. Usaha ternak ini cukup unik karena kebanyakan para peternak mengembangkan usahanya pada ayam buras. Jika memilih ternak ayam dari Arab, lakukanlah inovasi. Salah satunya yaitu dengan melakukan persilangan dengan ayam buras. Konon, hasil telur yang dihasilkan lebih bagus. Tak sedikit yang meminta untuk mendapatkan telur hasil persilangan ayam Arab ini. Meskipun telah melakukan persilangan, Anda juga harus mempertahankan kualitas dari telur ayam Arab yang tak disilangkan.

Usaha ayam ini bisa menjadi usaha ternak yang menguntungkan. Pertama-tama mungkin banyak hal yang dilakukan mulai dari mengeluarkan modal yang tak sedikit, mempekerjakan karyawan, hingga promosi langsung ke beberapa pembeli. Tugas yang cukup melelahkan ini akan terbayarkan jika usaha Anda telah berjalan.

Usaha ternak ayam Arab ini bisa jadi pilihan bagi Anda yang ingin memulai masuk ke dunia bisnis. Telur ayam ini sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Bahkan, jika dikonsumsi orang dewasa akan memberikan stamina yang tinggi. Tak perlu ragu untuk gagal karena inti dari bisnis adalah berani mengambil resiko yang cukup besar dengan pemikiran yang matang.

Cara Ternak Ayam Kate Yang Baik Dan Benar

Cara Ternak Ayam Kate Yang Baik Dan Benar

Ternak Ayam Kate Memelihara ayam tak hanya menjadi hobi saja tetapi juga bisa dijadikan sebagai lahan bisnis yang menjanjikan. Beternak ayam memang menjadi pilihan yang tepat karena selain bisa dikonsumsi sendiri atau pun dijual, biaya perawatannya pun jauh lebih murah daripada sapi. Salah satu jenis ayam yang marak dibudidayakan di Indonesia adalah ayam kate. Ya, ternak ayam kate banyak diminati juga oleh sebagian masyarakat selain ayam broiler dan kampung. Namun, ayam jenis ini jarang dikonsumsi karena lebih sering dijadikan sebagai ayam hias karena memang bentuknya yang cenderung lucu dan menggemaskan. Apakah perawatannya tak jauh beda dengan ayam-ayam jenis lainnya?

Tips Ternak Ayam Kate yang Harus Diperhatikan

ayam
Ternak Ayam KAte

Ayam kate sekilas tak jauh beda dengan ayam kampung tetapi ukuran tubuhnya jauh lebih kecil. Yang membedakan lagi adalah bentuk ekornya yang khas serta paruhnya kecil. Ternak ayam kate sendiri hampir sama dengan beternak ayam lainnya, berikut ini ada beberapa poin tips yang harus Anda perhatikan di bawah ini;

1. Memilih bibit ayam yang baik

Untuk memelihara ayam sebenarnya tidak harus memilih jenis ayam yang benar-benar berkualitas. Jika memiliki bibit ayam berkualitas tinggi namun cara merawatnya tidak benar pun sama saja tidak akan menghasilkan anak-anak ayam yang baik pula meskipun sang induk tak diragukan lagi. Untuk ternak ayam kate sendiri pilihlah bibit ayam yang baik. Lalu bagaimanakah cara memilih bibit ayam kate yang benar itu? Pertama Anda carilah induk ayam terlebih dahulu, apabila ingin memiliki ayam yang banyak maka carilah induk ayam yang terbaik seperti bentuk tubuh gemuk dan bulat. Kedua pilihlah yang tingkahnya aktif kemudian jengger kepala berwarna merah.

Kemudian yang ketiga adalah bulu ayam kate terlihat bersih dan mengkilap. Apabila Anda ingin segera mendapatkan banyak telur maka pilihlah ayam kate betina yang sudah berumur 5-6 bulan. Mengapa harus umur tersebut? Karena di umur tersebut ayam kate betina sudah siap untuk bertelur. Bagi Anda yang ingin mencoba ternak ayam kate maka harap diperhatikan pemilihan induknya.

2. Memilih kandang yang baik

Jika ingin beternak ayam tentu Anda harus menyiapkan kandangnya. Untuk kandang ayam kate sendiri ada beberapa cara khusus supaya nanti ayam Anda tumbuh subur dan banyak telurnya. Pertama Anda harus membuat kandang yang sedikit agak gelap namun jangan lupa untuk memberikan sirkulasi udara dan pencahayaan yang pas. Usahakan membuat kandang menghadap ke timur supaya di pagi hari ayam kate bisa mendapatkan sinar matahari. Jangan sampai membuat kandang yang lembab karena nantinya bisa memicu timbulnya bakteri dan bisa menyebabkan ayam Anda terkena penyakit. Kandang untuk ternak ayam kate pun juga ada tata cara khusus apalagi untuk yang masih anak-anak.

Anak ayam kate sebaiknya ditempatkan di kandang yang memiliki suhu hangat. Anda bisa menambahkan lampu di dalamnya supaya anak ayam tidak merasa kedinginan dan nantinya hal itu bisa mempercepat pertumbuhannya. Khusus untuk ayam jenis ini, kandangnya jangan terlalu lebar karena ayam kate sendiri tidak begitu besar posturnya. Lalu di bagian alas kandang sebaiknya diberi alas strimin dari kawat atau pun bamboo. Mengapa harus dibuat demikian? Karena nantinya kotoran bisa jatuh ke bawah dan ayam kate pun tetap bersih tidak tercampur dengan kotoran.

Untuk perawatan kandangnya sendiri pun juga harus benar-benar diperhatikan. Kandang ayam kate sebaiknya ada juga space untuk mengumbar. Mengapa? Karena jika ada tempat umbaran tersebut ayam menjadi aktif dan sehat, berbeda dengan ayam yang kurang gerak maka cenderung tidak sehat. Kemudian jangan lupa dibatasi dengan pagar dan sebaiknya tinggi pagar sekitar 1,5 sampai 2 meter dan usahakan terbuat dari bamboo. Kenapa harus diberi pagar? Karena bisa menjauhkan ayam kate dari stress akibat lingkungan dan adanya gangguan hewan lain atau pun gangguan manusia.

3. Memberikan makan yang bernutrisi

Tepung
Makanan Ayam

Ternak ayam kate yang baik adalah memberikannya makanan bernutrisi. Makanan ayam kate dan ayam kampung sedikit berbeda, karena memiliki paruh yang pendek maka ayam kate tidak bisa memakan biji-bijian seperti jagung namun hanya biji-bijian tertentu saja. Khusus biji-bijian lebih baik berikan saja beras merah karena bentuknya yang lebih kecil dan tentu saja nutrisinya jauh lebih banyak. Selanjutnya Anda bisa memberikan makanan BR yang sedikit lebih halus karena mudah dicerna oleh ayam jenis tersebut. Selain itu Anda juga bisa memberikan sisa-sisa nasi sebagai makanannya. Makanan ternyata juga memiliki andil besar untuk membuat ayam menjadi berkualitas. Jika ayam yang Anda ternak itu bukan unggulan tetapi makanannya banyak mengandung nutrisi, maka sudah tidak diragukan lagi ayam Anda pun nantinya juga akan tumbuh dengan baik.

Berbeda halnya dengan ayam yang merupakan bibit unggulan tetapi tidak dirawat dengan baik. Nutrisi tidak diperhatikan dan kandangnya pun juga ala kadarnya. Pasti ayam tersebut akan gampang terkena penyakit dan kualitasnya pun juga akan menurun. Jadi yang harus diperhatikan untuk ternak ayam kate adalah memperhatikan makanannya.

4. Memberikan minuman pada ayam

Apabila Anda sudah memperhatikan asupan makanan pada ayam kate, maka selanjutnya adalah menyiapkan minumannya. Khusus ternak ayam kate Anda sebaiknya memberikan air matang sebagai minumannya dan taruh di dalam kandang. Mengapa harus air matang? Karena nantinya bisa mempengaruhi kesehatan dari ayam itu sendiri. Jika ingin mendapatkan ayam yang berkualitas tentunya Anda harus total dalam memberikan asupan makanan serta minumannya. Apabila tidak diberi minuman dari air matang, usahakan beri air yang bersih dan tidak tercemar dengan bahan lainnya.

5. Memberikan vitamin pada ayam

Tidak bisa dipungkiri jika pemberian vitamin atau pun suplemen pada ayam itu bisa mempengaruhi kualitas daging serta telurnya. Bagi Anda yang berminat untuk ternak ayam kate, jangan lupa untuk memberikan vitamin khusus ayam supaya kesehatannya tetap terjaga. Khusus ayam kate betina, pilihlah vitamin yang bisa meningkatkan hormon supaya cepat bertelur dan bisa menghasilkan telur banyak. Banyak vitamin ayam yang bisa Anda pilih untuk membuat ayam peliharaan Anda semakin aktif dan juga produktif.

Jika Anda tertarik ingin memelihara ayam terlebih jenis kate maka Anda harus memperhatikan kelima tips di atas. Tips-tips di atas memang tak jauh beda dengan merawat ayam jenis lainnya namun yang menjadikannya berbeda adalah jenis kandang dan juga makanannya. Untuk makanan ayam kate sendiri cenderung harus yang lebih halus mengingat paruh ayam tersebut lebih pendek. Makanan yang harus diberikan pun tidak boleh terlalu kasar terutama untuk anak ayam kate. Lebih baik beri BR yang halus dan hindarkan memberikan biji-bijian seperti jagung. Dengan selalu memperhatikan tips ternak ayam kate di atas, Anda tentunya bisa memperoleh ayam yang berkualitas dan baik.

Vitamin Ayam yang Harus Diberikan

Vitamin Ayam yang Harus Diberikan

Vitamin Ayam – Apabila Anda beternak ayam, jangan hanya memperhatikan makanan serta kandangnya saja tetapi Anda juga harus memperhatikan kesehatannya. Menjaga kesehatan ayam itu penting karena nantinya akan berpengaruh pada kualitas hewan itu sendiri. Oleh karena itu, rutinlah memberikan vitamin ayam supaya ternak Anda menjadi sehat dan subur. Lalu apa saja vitamin yang harus dibutuhkan oleh ayam?

Jenis Vitamin Ayam yang Dibutuhkan

Sama halnya dengan manusia, fungsi dari vitamin itu sangat penting memelihara kesehatan. Begitu pula dengan ayam baik itu ayam kampung maupun broiler. Anda harus benar-benar memperhatikan kesehatannya supaya kualitas daging maupun telur tetap terjaga. Bagi Anda yang sudah beternak ayam tentunya sudah tidak asing lagi dengan deretan vitamin ayam. Vitamin tersebut tentunya memiliki fungsi baik untuk selalu menjaga kesehatan hewan unggas tersebut. Lalu apa saja jenis vitaminnya?

1. Vita Chicks

Mungkin para peternak ayam sudah akrab dengan vitamin yang satu ini. Vita chicks banyak digunakan oleh peternak ayam di kampung-kampung karena memang kegunaannya yang luar biasa. Vitamin ayam tersebut merupakan anti biotic yang sangat bermanfaat. Manfaat dari vita chicks adalah mempercepat pertumbuhan ayam, mengatasi stress pada ayam, mengurangi kematian pada anak ayam dan juga mencegah terjadinya kekurangan vitamin pada ayam. Umumnya vitamin tersebut digunakan untuk ayam kampung dan memang kebanyakan dipakai oleh para peternak yang tinggal di desa.

2. Viterna Plus

viterna plus
Vitamin ayam

Vitamin ayam yang juga sering dipakai oleh para peternak ayam umumnya ayam kampung adalah viterna plus. Ini merupakan jenis vitamin untuk merangsang nafsu makan pada ayam sehingga ayam kampung Anda pertumbuhannya menjadi cepat. Berbeda dengan ayam yang tidak diberi vitamin dan hanya makanan saja, ayam kampung pertumbuhannya lambat dan cenderung memiliki daging yang lebih tipis. Viterna plus juga bisa meningkatkan stamina pada ayam sehingga tidak mudah terkena penyakit seperti serangan virus. Selain itu, manfaat yang lainnya adalah menjaga ayam supaya tidak mudah stress, ayam yang stress pastinya lebih cepat mati karena selera makannya berkurang.

3. Tetra Chlor

Tetra Chlor adalah salah satu vitamin ayam yang sifatnya sebagai antibiotic juga. Fungsi utama dari vitamin tersebut adalah mengobati pilek pada ayam kemudian juga bisa mengobati muka bengkak, penyakit CRD dan juga kolera. Ternyata ayam pun bisa terkena kolera dan tanda-tanda yang paling mudah dikenali adalah memiliki berak berwarna hijau.

4. Royal Poultry

Mungkin vitamin ayam yang satu ini juga bisa dibilang sebagai suplemen. Royal Poultry merupakan suplemen penting yang dibutuhkan ayam karena banyak mengandung vitamin serta mineral, antioksidan, enzim dan asam organic. Suplemen tersebut bisa membuat ayam ternak Anda terhindar dari stress lingkungan, mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan stamina pada ayam.

5. Vita Plex

Kemudian ada vita plex yang merupakan vitamin B kompleks yang dibutuhkan oleh ayam. Vitamin ayam tersebut bisa membantu ayam terhindar dari stress karena adanya perubahan cuaca. Tentunya Anda pernah menjumpai ayam yang terkena stress akibat perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan, akibatnya ayam menjadi sakit karena stress nafsu makan pun berkurang. Kemudian vita plex juga memiliki fungsi sebagai obat penyakit yang disebabkan karena kekurangan vitamin B kompleks, mempercepat pertumbuhan, bisa digunakan sebagai vaksin kandang dan juga menambah daya tahan tubuh pada ayam.

6. Rodalon

Jenis-jenis vitamin untuk ayam memang banyak mulai dari antibiotic hingga vitamin penting lainnya. Salah satunya adalah Rodalon, vitamin tersebut memiliki fungsi untuk mengusir bakteri yang bisa menyebabkan penyakit dan virus pada ayam. Penyakit dan virus tersebut sama dengan manusia seperti TBC, kolera, typhus, disentri, penyakit ND, cacar dan lain-lain. Apabila ayam ternak Anda mengalami salah satu penyakit di atas tentu akan membuat ayam-ayam cepat mati apabila tidak segera diobati. Selain berfungsi untuk menjaga kesehatan ayam, vitamin ini juga bisa mengurangi bau kandang.

7. Supertop

Supertop merupakan salah satu vitamin ayam yang digunakan para peternak pada saat masa kawin. Mengapa? Karena fungsi utama dari vitamin tersebut adalah meningkatkan gairah pada ayam kemudian manfaat lainnya seperti penambah tenaga dan memperpanjang nafas.

8. SOC HCS

Bagi peternak ayam broiler atau ayam potong pastinya sudah tidak asing lagi dengan jenis vitamin yang satu ini. Ya, SOC HCS lebih sering digunakan untuk ayam broiler daripada ayam kampung atau pun jenis lainnya. Manfaat dari vitamin tersebut adalah mengurangi stress pada ayam, meningkatkan kesuburan pada ayam. Misalnya pada ayam broiler dagingnya akan lebih banyak dan khusus untuk ayam petelur, telurnya lebih besar. Tak heran jika vitamin ini banyak dipakai untuk ayam broiler. Kemudian fungsi lainnya adalah meningkatkan antibody, mempercepat pertumbuhan dan menyehatkan ayam.

9. Sulfamix

Saat Anda beternak ayam tentunya akan sangat merugikan apabila ayam terkena penyakit. Selain bisa menulari ke ayam lainnya, resiko mati pun akan mengancam sehingga harus segera ditangani. Salah satu penyakit pada ayam yang paling sering dialami adalah ngorok ayam atau sering disebut juga CRD, berak darah, kolera, berak kapur dan korisa. Oleh karena ituN para peternak ayam harus segera mengatasinya dan vitamin yang sering digunakan adalah sulfamix. Vitamin ini jenisnya mirip dengan cairan dan umumnya diteteskan pada mulut ayam atau pun disuntikkan.

10. Vitabro

Vitamin ayam yang satu ini umumnya dipakai untuk ayam bangkok. Vitabro sebenarnya kandungan serta fungsinya hampir sama dengan Vita Chicks tetapi khusus untuk ayam bangkok lebih sering menggunakan vitabro. Fungsi dari vitamin tersebut adalah meningkatkan stamina ayam, mempercepat pertumbuhan, meningkatkan hormon pada ayam bangkok betina supaya cepat bertelur dan lain-lain. Namun harap menjadi perhatian, khusus untuk ayam bangkok yang masih kecil dosis pemberiannya pun berbeda dengan jenis ayam dewasa. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui aturan penggunaannya supaya hasilnya juga maksimal.

11. Ingluvicup

Vitamin yang satu ini umumnya digunakan untuk mengobati penyakit tembolok pada ayam. Tidak hanya itu saja, ingluvicup juga sering digunakan sebagai vitamin untuk membasmi jamur protozoa pada ayam.

Deretan vitamin-vitamin khusus ayam di atas umumnya digunakan para peternak. Ada vitamin khusus ayam kampung, broiler maupun ayam bangkok. Anda tinggal pilih saja mana yang terbaik untuk ayam Anda nantinya. Apabila Anda beternak ayam, selain memperhatikan makanan, vitamin itu sangat dibutuhkan terlebih lagi jika ayam tersebut menjadi lahan bisnis Anda. Apabila ayam petelur maka sudah sewajarnya Anda menyiapkan vitamin ayam yang bisa meningkatkan kualitas telur, terkadang ada juga ayam petelur yang bisa menghasilkan telur berukuran besar jika vitaminnya bagus. Jika ayam untuk menghasilkan daging, maka vitamin yang harus disiapkan adalah yang meningkatkan kualitas daging. Dengan bantuan multivitamin tersebut selain bisa menyehatkan ayam, Anda pun akan mendapatkan keuntungan dari itu.

 

Cara Ternak Ayam Kalkun Yang Harus Anda Perhatikan

Cara Ternak Ayam Kalkun Yang Harus Anda Perhatikan

Ternak Ayam Kalkun Beternak ayam memang merupakan suatu hal yang menyenangkan dan menjadi ladang bisnis bagi sebagian orang. Di Indonesia sendiri, memelihara ayam itu banyak dilakukan oleh sebagian besar masyarakat. Mereka umumnya beternak ayam kampung, ayam ras atau potong kemudian ayam petelur. Untuk ternak ayam kalkun di Indonesia masih terbilang jarang, hal itu dipengaruhi oleh banyak faktor. Namun, yang menjadi faktor pertama adalah kalkun bukan merupakan jenis unggas berasal dari Asia khususnya Indonesia. Kalkun berasal dari Kanada dan Eropa Utara.

Tips Ternak Ayam Kalkun yang Benar

kalkun
ayam kalkun

Ayam kalkun memang berbeda dengan jenis ayam lainnya namun sebenarnya perawatannya hampir sama dengan ayam kampung. Jenis kalkun sendiri sangat banyak seperti kalkun putih, kalkun bourbon red, kalkun black Spanish, kalkun golden palm, kalkun self buff dan kalkun bronze serta royal palm. Dari sederetan jenis kalkun tersebut, yang paling mahal harganya adalah black Spanish. Di sini ada beberapa tips ternak ayam kalkun yang harus diperhatikan, antara lain sebagai berikut;

1. Memperhatikan kandangnya

Kandang kalkun dengan ayam lainnya memang tidak ada yang berbeda tetapi yang menjadikan kandangnya spesial adalah ukurannya yang besar. Hal tersebut dipengaruhi oleh ukuran dari ayam kalkun itu sendiri. Namun perlu Anda perhatikan, ternak ayam kalkun dengan memperhatikan kandangnya ada catatan penting yaitu berdasarkan umur ayam. Jika ayam masih berumur 0-6 minggu maka kandangnya harus lebih hangat. Suhu kandang ayam kalkun muda harus lebih hangat dari yang lainnya karena ini akan mempengaruhi pertumbuhan dari anak kalkun tersebut.

Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan lampu bohlam berkapasitas 25 watt untuk menghangatkan kandang anak ayam kalkun tersebut. Tetapi lampu tersebut bisa dikurangi jumlah watt nya apabila cuaca di luar sedang panas. Untuk merawat anak ayam kalkun adalah yang terpenting jangan terlalu panas dan terlalu dingin. Lalu setelah 6 minggu, Anda bisa menempatkan kalkun ke kandang yang lebih luas supaya banyak ruang geraknya. Jadi untuk ternak ayam kalkun Anda harus menyiapkan 3 kandang yang berbeda. Pertama yang berukuran kecil untuk para anak ayam kalkun dan diberi juga dengan lampu penghangat, kedua kandang berukuran luas untuk tempat ayam-ayam kalkun usia dewasa, ketiga kandang ayam kalkun untuk ayam yang sudah siap kawin.

2. Memilih bibit ayam yang berkualitas

Yang paling terpenting untuk ternak ayam kalkun adalah memilih jenis ayam yang berkualitas. Mengapa? Karena nantinya Anda akan mendapatkan ayam yang baik dan juga memiliki nilai jual tinggi. Mencari ayam kalkun yang berkualitas sebenarnya tidak sulit, pertama yang harus diperhatikan adalah pilih ayam yang tidak ada cacat fisik, pilih ayam yang sehat kemudian pilih ayam yang postur tubuhnya tegap dan juga besar. Pemilihan bibit berkualitas tersebut nantinya akan menghasilkan anak-anak ayam yang berkualitas juga jadi sudah sewajarnya Anda memperhatikan ini.

3. Memilih lokasi kandang yang baik

Selain harus memperhatikan kandangnya, ternak ayam kalkun juga harus memperhatikan lokasi kandang atau penempatan kandang. Mengapa harus melakukan hal demikian? Karena ayam kalkun yang berada di lokasi kandang yang baik maka pertumbuhannya pun juga akan semakin bagus. Ayam tidak akan stress dan Anda pun akan mendapatkan keuntungan dengan hal tersebut. Untuk membuat kandangnya, usahakan jangan di tempat yang ramai atau minimal jauh dari gangguan manusia. Kemudian pilih kandang yang jauh dari gangguan hewan lain supaya tidak terjadi perkelahian.

Sebelum membuat kandang kalkun memang hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyurveinya terlebih dahulu. Jangan sampai lokasi pemilihan kandang yang Anda pilih nantinya akan membuat ayam kalkun menjadi stress dan akhirnya mati. Tentu hal tersebut akan sangat merugikan para peternak, kemudian pilihlah lokasi kandang yang banyak sinar mataharinya. Mengapa? Karena ayam kalkun akan jauh lebih sehat bila sering terkena sinar matahari. Jangan menempatkan kandang kalkun di tempat yang gelap.

Yang paling penting lagi adalah jangan memilih lokasi kandang di tempat rawan bencana seperti banjir atau pun tanah longsor. Apabila Anda nekat dan tidak memperhatikan hal tersebut nantinya Anda sendiri yang akan rugi. Ternak ayam kalkun memang gampang-gampang susah kemudian akan lebih baik jika lokasi kandangnya lembab tetapi masih bisa mendapatkan sinar matahari. Kesimpulannya adalah pilihlah lokasi kandang kalkun yang aman, nyaman dan distribusi makanan juga mudah.

4. Memilih pakan kalkun yang benar

Ayam kalkun itu merupakan ayam yang gemar memakan sayuran segar. Memang sangat berbeda dengan jenis ayam lainnya yang gemar memakan biji-bijian tetapi ayam kalkun jauh lebih menyukai sayuran. Hal itu lah yang membuat jenis unggas tersebut memiliki tubuh sehat dan dagingnya pun lebih enak dan berkualitas. Namun, kalkun sendiri sebenarnya hampir sama dengan ayam kampung untuk perawatan makannya. Untuk ternak ayam kalkun, selain sayuran segar Anda juga bisa memberikan makanan lainnya seperti BR1 untuk anak ayam dan BR2.

Untuk mendapatkan ayam kalkun yang berkualitas tentunya harus memperhatikan sumber makanannya juga. Selain memberikan sayuran segar, BR merupakan makanan penting bagi kalkun karena nilai gizinya yang terbilang tinggi. Kemudian tempat minum ayam usahakan jangan berdekatan dengan tempat makannya karena jika tidak dipisahkan maka akan membuat kandang menjadi kotor.

5. Memberikan vaksinasi

Ternak ayam kalkun tidak hanya memperhatikan kandang dan juga makanannya saja tetapi harus memperhatikan kesehatan kalkun itu sendiri. Oleh karena itu, Anda harus sering-sering memberikan vaksinasi pada ayam kalkun terutama saat masih muda. Hal tersebut akan menghindarkan kalkun dari berbagai serangan bakteri yang terbawa makanan dan juga virus. Namun tidak harus semua ayam ternak Anda diberi vaksin satu per satu yang penting Anda harus memperhatikan kebersihan kandang dan sumber makanan yang akan diberikan pada ayam. Tetapi jika Anda ingin mendapatkan banyak keuntungan dari beternak kalkun maka sebaiknya lakukan vaksinasi setiap 2 bulan sekali. Dengan begitu Anda juga bisa mengecek kesehatan ayam ternak yang dimiliki. Selain memberikan vaksinasi, Anda juga harus memberikan suplemen untuk kalkun yang Anda pelihara. Suplemen tersebut bisa membuat daging atau telurnya lebih berkualitas lagi nantinya.

Beternak ayam kalkun memang masih terbilang jarang di Indonesia. Masyarakatnya pun cenderung lebih menyukai ayam kampung dan ayam potong untuk dipelihara. Hal tersebut dikarenakan ayam kalkun harus memakai kandang yang berukuran luas sehingga masyarakat pun cenderung tidak memiliki banyak biaya. Tetapi bisnis ayam kalkun sendiri saat ini juga tak kalah dengan ayam jenis lainnya. Apabila Anda tertarik, dengan memperhatikan kelima tips di atas tentu dengan sangat mudah Anda akan mendapatkan ayam kalkun berkualitas. Perhatikanlah di setiap detailnya supaya ternak ayam kalkun nantinya bisa berhasil dan ini juga menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.