Ternak Ayam Ketawa; Merdunya Ketawa Sang Ayam Jantan dari Timur

Ternak Ayam Ketawa; Merdunya Ketawa Sang Ayam Jantan dari Timur

Ternak Ayam Ketawa – Memiliki hobi beternak bisa menjadi satu keunggulan bagi pelakunya. Beternak saat ini bisa dianggap sebagai hobi yang cukup menghasilkan. Apalagi hewan yang diternak adalah hewan yang bisa dibilang unik ataupun memiliki keistimewaan. Meskipun beberapa orang menganggap beternak itu sedikit ribet dan membutuhkan kesabaran ekstra, tapi jika ditekuni beternak bahkan bisa menjadi sumber penghasilan bagi para pelakunya. Salah satu hewan yang saat ini sedang digemari untuk diternakkan adalah ayam ketawa. Ternak ayam ketawamungkin bukan hal yang baru di kalangan peternak ayam, namun tak semua peternak ayam bisa sukses mengembangbiakkan ayam ketawa. Diperlukan perlakuan ekstra agar keunikan ayam yang dikenal karena suara unik yang mirip suara ketawa manusia ini bisa semakin menonjol.

Ternak Ayam Ketawa dan Melatih Ayam Agar ‘Tertawa’

Ayam ketawa adalah ayam asli Indonesia, tepatnya dari daerah Sulawesi Selatan. Dulunya ayam ketawa ini dipercaya hanya dipelihara oleh kalangan bangsawan Bugis. Ayam ketawa ini pada jaman dahulu hanya dipelihara di lingkungan keraton dan dianggap sebagai simbol status sosial masyarakat Bugis. Selain sebagai simbol status sosial, orang Bugis percaya bahwa ayam ini juga melambangkan keberanian, kegagahan dan kesuksesan yang sering disebut ‘jantan’. Jika Anda pernah mendengar sebutan ‘ayam jantan dari timur’ untuk salah satu pahlawan Nasional Indonesia, sebutan itu juga berasal dari ayam ini. Maka tak heran jika ayam ketawa juga diberi julukan sebagai “ayam jantan dari Timur”. Tak heran banyak masyarakat yang mencoba ternak ayam ketawaagar bisa mendapat kesuksesan seperti filosofinya.

Sebagai ayam yang memiliki keistimewaan, banyak orang yang ingin beralih hobi ternak ayam ketawa. Selain digunakan sebagai peliharaan yang bisa dijadikan hiburan pula, tak sedikit orang yang sengaja memelihara ayam ketawa untuk diikutsertakan dalam kontes ayam. Belakangan banyak kontes ayam hias yang banyak diselenggarakan di Indonesia, termasuk ayam ketawa. Ini dimaksudkan untuk menggiatkan masyarakat agar lebih memperhatikan hewan-hewan asli Indonesia agar tak cepat punah. Nah, untuk mendapatkan ayam ketawa yang sehat dengan suara yang merdu, ada beberapa tips ternak ayam ketawa yang bisa Anda perhatikan.

ayam
ayam ketawa

1. Perhatikan kebersihan kandang

Merawat setiap jenis ayam hias ataupun ayam kontes memang tak boleh mengabaikan kandang. Kandang yang bersih akan mempengaruhi kesehatan ayam. Tak terkecuali jika Anda ingin ternak ayam ketawa. Menjaga kebersihan kandang dengan membersihkannya secara rutin adalah hal yang mutlak dilakukan. Selain itu, semprotkan desinfektan secara teratur untuk membunuh kuman-kuman yang dapat menyebabkan penyakit pada ayam. Kandang ayam yang bersih akan mempengaruhi kesehatan serta nafsu makan ayam.

2. Berikan makanan selingan yang sehat

Jenis makanan ayam ketawa tak jauh beda dengan ayam hias lain. Pakan yang umum diberikan jika melakukan ternak ayam ketawaadalah beras merah atau jagung slep. Tapi untuk memberikan variasi serta merangsang suara ayam, bisa pula ditambahkan irisan kecil jahe serta kunyit yang sudah dikeringkan ke dalam campuran makanan. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menambahkan irisan sayur-sayuran seperti tomat dan bayam untuk menambah nutrisi ayam ketawa Anda.

3. Menjaga kebersihan tubuh ayam

Jika Anda ingin melakukan ternak ayam ketawa, maka Anda juga harus telaten dalam merawatnya. Salah satunya dengan memandikan ayam secara rutin. Memandikan ayam secara rutin akan membuat kebersihan dan kesehatan ayam turut terjaga. Selain itu, dengan mandi secara teratur akan membuat ayam terhindar dari kutu. Setelah dimandikan, jemur ayam di bawah matahari selama kurang lebih 30 menit. Hal ini akan membuat ayam ketawa Anda terlihat segar.

4. Merawat anak ayam ketawa

Untuk mendapatkan ayam ketawa dewasa yang berkualitas, tentu berawal dari anak ayam. Ternak ayam ketawa dimulai dari anaknya yang sedikit memerlukan perlakuan istimewa. Untuk anak ayam berusia 1 sampai 30 hari, yang perlu diperhatikan adalah suhu ruangan atau kandangnya. Usahakan agar kandang tempat tinggal anak ayam tetap hangat dengan memberikan lampu bertegangan 5 watt di dalam kandang. Selain itu, anak ayam juga harus rutin diberikan vaksin agar terhindar dari penyakit.

5. Melakukan proses perkawinan

Untuk mendapatkan ayam ketawa dengan kualitas terbaik, pasti berawal dari reproduksi yang baik pula. Para peternak ayam menganggap ternak ayam ketawayang sukses berawal dari proses kawinnya. Mengawinkan ayam ketawa bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan menyatukan ayam jantan dan ayam betina dalam satu kandang. Dengan menjadikan keduanya dalam satu kandang, maka proses kawin akan terjadi secara otomatis. Yang kedua, dengan memisahkan ayam jantan dan ayam betina, kemudian ketika waktu kawin keduanya dikeluarkan. Ayam jantan dan betina akan saling mendekat, dan proses perkawinan pun bisa dimulai. Untuk perkawinan kedua ini, lebih baik jika dilakukan pada pagi hari.

6. Perawatan ketika ayam sedang sakit

Seperti juga manusia, terkadang ayam juga bisa terserang beberapa penyakit. Penyakit yang sering melanda ayam ketawa adalah pilek, ngorok dan juga lemas. Jika ayam Anda mengalami gejala-gejala terjangkit penyakit tersebut, maka Anda harus segera memberikan obat atau suntikan khusus untuk penyakit-penyakit tersebut.

7. Melatih ayam berkokok

Sebagai ayam yang memiliki keunikan pada kokokannya, ayam ketawa juga perlu dilatih. Untuk melatihnya, Anda harus merekam suara kokokan ayam lain yang memiliki suara yang lebih merdu. Setelah itu, perdengarkan rekaman itu pada ayam peliharaan Anda. Hal ini akan memacu ayam Anda agar berkokok, walaupun tidak langsung bagus, setidaknya ini akan melatih kepercayaan diri ayam Anda. Selain itu, Anda juga bisa membuatkan tempat bertengger untuk ayam Anda. Sifat alamiah ayam yang suka bertengger akan membuat ayam stres jika tidak memiliki tempat bertengger. Oleh karena itu dengan mengkondisikan lingkungan ayam yang baik, maka pertumbuhan ayam juga akan menjadi lebih baik.

Sebagai pemula dalam dunia ternak ayam ketawatentu tak akan langsung berhasil mengembangbiakkan si ayam jantan dari timur. Perlu waktu dan kesabaran yang lebih untuk bisa menghasilkan ayam ketawa yang berkualitas. Tak hanya itu, Anda juga harus telaten dalam merawat ayam bersuara merdu ini, seperti merawat seorang anak, Anda bahkan perlu memberikan vaksin serta obat ketika si ayam sedang sakit.

Langkah-langkah di atas adalah langkah yang umum dilakukan jika ingin melakukan ternak ayam ketawa dengan sukses. Jika dalam perawatan Anda masih belum mendapatkan hasil yang baik, bukan tahap yang Anda lakukan salah. Bisa jadi ada faktor lain yang menyebabkannya. Namun justru dengan kegagalan itu, Anda akan bisa belajar merawat ayam ketawa Anda dengan lebih baik. Sebab layaknya merawat hewan peliharaan lain, ayam ketawa juga butuh perhatian lebih dari pemiliknya. Dengan mendapatkan perawatan yang baik, ayam ketawa Anda pun siap mengikuti kompetisi ayam hias, dan siap membawa pulang juara.

Langkah Langkah Ternak Ayam Negri yang Perlu Anda Ketahui

Langkah Langkah Ternak Ayam Negri yang Perlu Anda Ketahui

Ternak Ayam Negeri – Daging ayam negri merupakan makanan yang paling disukai hampir semua masyarakat Indonesia. Daging unggas ini memang memiliki kandungan protein hewani yang tinggi sehingga mengonsumsi daging ayam sangat penting bagi proses metabolisme tubuh. Mengingat begitu pentingnya daging ayam, ternak ayam negri merupakan peluang yang bagus untuk dijadikan sebagai bisnis dan menghasilkan keuntungan. Saat ini bisnis peternakan ayam menjadi salah satu usaha yang banyak digemari karena prospek ke depan yang menjanjikan. Biasanya bisnis ayam ini dilakukan dengan 2 sistem yaitu Kemitraan (Kerja Sama) dan Wirausaha Mandiri.

Pengertian Sistem Ternak Ayam

• Sistem Kemitraan

Usaha ternak ayam negri dengan cara kerjasama dimana perusahaan sebagai inti dan peternak ayam sebagai plasmanya. Peternak hanya cukup menyediakan kandang sesuai permintaan dari perusahaan yang diajak kerjasama dan memelihara ayam hingga masa panen. Tetapi semuanya sudah ditanggung oleh masyarakat. Enaknya dari sistem ini adalah peternak ayam hanya mengeluarkan modal yang sedikit. Selain itu resiko kerugian juga sedikit.

• Sistem Mandiri

Merupakan usaha mandiri yang semua kebutuhan dan perlengkapan beternak ditanggung oleh peternak. Keuntungan dari sistem mandiri adalah semua hasil dari penjualan ayam negri merupakan milik sendiri atau milik pribadi secara penuh.

Hal yang Harus Dilakukan
Informasi diatas merupakan gambaran kecil mengenai sistem dalam ternak ayam. Bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis ternak ayam negri, Anda harus memperhatikan beberapa hal yang penting termasuk tata cara dalam beternak ayam yang benar agar usaha yang Anda jalankan bisa maksimal dan mengurangi kerugian. Berikut ini merupakan langkah-langkah yang harus Anda pikirkan dan lakukan sebagai peternak ayam pemula:

1. Mencari Informasi Mengenai Produk Ayam Negri

Jenis ayam yang akan di ternak adalah jenis ayam negri. Anda harus mengetahui jenis-jenis ayam negri yang memiliki kualitas unggul dan tingkat produktivitas yang baik. Anda juga harus memikirkan ayam yang mempunyai masa panen tidak terlalu lama, sehingga bisa dipanen cepat dan menghasilkan keuntungan yang lumayan.

2. Memikirkan Konsumen untuk Ternak Ayam Anda

Dari anak-anak sampai dewasa kebanyakan menyukai makanan jenis daging. Anda harus mencari relasi dimana ternak ayam negri Anda nanti akan di distribusikan. Yang penting bisa dijangkau semua kalangan. Anda bisa mendistribusikannya di restoran, pasar,dan supermarket yang menggunakan bahan dasar ayam sebagai nilai jual mereka. Anda juga bisa bernegosiasi dengan warung makan kecil-kecil yang memerlukan daging sebagai olahan makanan mereka.

3. Pemilihan Bibit Ayam

Setelah sukses dengan produk dan konsumen, Anda harus memikirkan juga masalah pemilihan bibit ayam negri. Cari kualitas bibit yang unggul dan harga terjangkau. Pemeliharaan bibit yang berkualitas merupakan langkah awal untuk kesuksesan dalam beternak ayam. Yang pasti Anda harus memperhatikan ciri-ciri luar ayam ketika memilih bibit. Berikut sedikit informasi mengenai ciri-ciri bibit ayam yang baik:

– Berasal dari induk yang cukup umur
– Terbebas dari penyakit jamur
– Bibit ayam aktif, gerak lincah dan mata berwarna merah
– Kakinya besar
– Warna bulu ayamnya cerah
– Anus terlihat bersih
– Kondisi tubuh dan suhunya normal
– Berat ayam sesuai dengan standar.

Tata Cara Ternak Ayam Negri

gambar ayam
ayam negeri

Setelah hal-hal di atas dilakukan, Anda bisa memulai bisnis ternak ayam negri. Dalam memulai usaha ternak ayam ini, ada cara-cara tertentu yang bisa Anda lakukan guna menghasilkan ayam yang berkualitas. Berikut ini detail langkahnya:

1. Pembuatan Kandang yang ideal

Kandang yang ideal sangat penting bagi kelangsungan hidup para ayam yang dipelihara. Oleh karena itu kandang harus dibuat sebaik dan senyaman mungkin. Ukuran kandang sebaiknya disesuaikan dengan umur ayam dan banyaknya jumlah ternak ayam negri yang dipelihara. Selain kandang yang nyaman, suhu sekitar kandang juga harus dijaga agar selalu konsisten. Suhu yang ideal untuk ternak kandang ayam adalah 32 – 35 derajat celcius dengan kelembapan sekitar 60 – 70%. Kemudian untuk penerangan atau pemberian lampu bagi para ayam juga disesuaikan dengan aturan. Jangan lupa untuk posisi kandang dihadapkan ke arah sinar matahari supaya mendapatkan sinar.

2. Peralatan Ternak Ayam yang Bersih

Selain kandang yang ideal, ternak ayam negri juga memerlukan beberapa peralatan yang tak kalah penting seperti :
– Tempat Makan dan Minum
Tempat makan dan minum ayam bisa dibuat dari bambu atau aluminium yang bagus untuk mencegah kebocoran
– Alas Ayam
Alas ayam yang baik bisa dari kulit padi atau pasir dengan ketinggian minimal 10 cm. Alas untuk ayam harus selalu dalam keadaan kering agar terbebas dari hama/virus. Bisa juga dengan menggunakan sekam.
– Tempat Bertengger Ayam
Ayam dikenal dengan binatang yang suka bertengger. Untuk menambah kenyamanan ayam, Anda bisa membuatkan tempat khusus untuk bertengger pada setiap kandang. Biasanya tempat bertengger digunakan ayam untuk tidur.

3. Pemberian Makan dan Minum yang Sehat

Makan dan minum adalah hal utama yang dibutuhkan setiap makhluk yang bernyawa, tak terkecuali hewan. Ayam juga memerlukan makan dan minum layaknya manusia untuk keperluan tumbuh dan kembangnya. Demi menghasilkan kualitas ayam yang baik, Anda harus memperhatikan makan dan minum yang diberikan kepada ayam. Ada beberapa aturan yang bisa Anda pelajari terkait dengan aturan pemberian makan ayam. Selain diberi makanan utama, pemberian makan ternak ayam negri juga bisa berganti-ganti dengan makanan tambahan seperti buah-buahan dan sayuran.

4. Pemberian Vitamin Ayam

Selain makanan dan minuman yang cukup, ayam juga memerlukan vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh. Pemberian vitamin bisa dilakukan sekali dalam seminggu dengan cara dicampur dengan makanan atau minuman pada saat memberi makan dan minum ayam. Dengan pemberian vitamin secara teratur, maka kemungkinan ayam terserang penyakit juga sangat kecil.

5. Kebersihan yang dijaga

Kotoran ayam merupakan hal yang memiliki resiko besar sebagai penyebar penyakit. Kotoran ayam yang menumpuk dapat menjadi masalah yang serius bagi ayam. Untuk menghindarkan ayam dari serangan penyakit, sebaiknya rutin dilakukan pembersihan kandang. Tidak lupa untuk menyemprotkan desinfektan pada setiap kandang ternak ayam negri. Pembersihan bisa dilakukan seminggu 2 kali dengan alat yang steril.

Nah diatas beberapa langkah yang harus Anda ketahui sebelum beternak ayam. Dalam membangun usaha ternak ayam negri dibutuhkan ketlatenan yang ekstra. Untuk menghasilkan bibit-bibit ayam yang baik, Anda bisa menggunakan mesin penetas telur sendiri sehingga Anda tidak perlu membeli bibit ayam kepada orang lain. Selain itu, telur yang ditetaskan sendiri bisa menghasilkan bibit ayam yang lebih berkualitas karena Anda merawatnya sendiri. Demikian informasi mengenai langkah langkah ternak ayam negri yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi tersebut bermanfaat bagi Anda yang sedang mulai merintis usaha di bidang peternakan ayam. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Panduan Ternak Ayam Kampung Organik yang Baik

Panduan Ternak Ayam Kampung Organik yang Baik

Ternak Ayam Kampung Organik – Baru-baru ini masyarakat dikejutkan dengan inovasi terbaru dalam berternak ayam utamanya ayam kampung. Sekarang masyarakat bisa melakukan metode ternak ayam kampung organik, lalu bagaimanakah cara perawatannya dan bagaimanakah metode yang baik? Semua akan dibahas di artikel ini satu per satu. Sebelumnya Anda pasti bertanya-tanya, mengapa bisa disebut organik? Kebanyakan orang mengartikan bahwa organik memang identik dengan pakan yang berkualitas dan cenderung mahal. Hal tersebut memang benar jika berhubungan dengan pakan ayam tetapi perawatannya tidak semahal yang orang bayangkan selama ini.

Hal yang Harus Diperhatikan untuk Ternak Ayam Kampung Organik

Masyarakat Indonesia sendiri sudah begitu familiar dengan ayam kampung atau ayam buras. Kebanyakan hewan unggas tersebut dipelihara dan diumbar oleh para pemiliknya. Semua orang mengatakan jika ayam jenis ini jauh lebih sehat daripada ayam broiler karena kandungan lemaknya yang lebih sedikit. Tak heran jika ayam kampung banyak diminati dan harga jual dagingnya jauh lebih tinggi dibandingkan ayam potong. Tetapi tahukah Anda jika sekarang ini ada metode berternak ayam yang terbaru? Ya, ternak ayam kampung organik saat ini banyak diminati karena dirasa paling sehat.

Hal tersebut memang wajar karena ayam kampung organik diberi makanan yang tidak banyak mengandung lemak. Kata organik di sini sendiri memiliki arti ayam akan menghasilkan daging yang banyak namun sangat rendah lemak sehingga jauh lebih sehat saat dikonsumsi. Sebelum membahas tata cara ternak ayam kampung organik, perlu Anda ketahui jika ayam jenis ini ada beberapa macamnya.

Contohnya adalah ayam sumatera, ayam kedu, ayam belenggek, ayam nunukan, ayam gaok, ayam arab, ayam pelung dan ayam samba. Mengapa masyarakat menyebutnya ayam kampung? Karena biasanya ayam tersebut dikelola dengan cara tradisional dan tidak memerlukan kandang khusus alias diumbar. Selain pakan yang berkualitas, ayam organik merupakan ayam yang terbebas dari bahan kimia seperti vaksin dan obat-obatan. Berikut ini panduan ternak ayam kampung yang bisa Anda lakukan.

ayam kampung
ayam organik

1. Pemilihan bibit unggul

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi jika ingin berternak ayam dan dijadikan ladang bisnis maka pemilihan bibit unggul wajib dilakukan. Khusus ayam kampung sendiri ada juga ciri-ciri bibit ayam yang baik antara lain adalah telur menetas tepat waktunya, anak ayam tidak memiliki cacat fisik, matanya cerah dan bersinar, dapat berdiri tegap dan gerakannya aktif atau lincah, sehat dan bugar serta bulu-bulunya bersih serta mengkilap. Jika ingin memulai untuk ternak ayam kampung organik, pastikan untuk memilih ciri bibit unggul seperti yang sudah disebutkan.

2. Menyiapkan kandangnya

Berternak ayam kampung memang sedikit lebih berbeda dengan ayam potong atau broiler. Ayam kampung harus sering-sering diumbar supaya sehat karena jika dikurung di dalam kandang saja maka tidak bisa tumbuh berkembang dengan baik. Berbeda dengan ayam potong yang lebih banyak menghabiskan waktu di kandang, pemilihan kandang ternak ayam kampung organik lebih condong persis dengan kandang ayam kampung lainnya. Pertama adalah lokasi kandangnya, usahakan jaraknya tidak terlalu dekat dengan rumah penduduk untuk menghindarkan dari gangguan stress atau pun penyebaran virus.

Kemudian kandang ayam juga tidak boleh terlalu lembab dan harus cenderung kering. Mengapa? Karena kandang ayam yang lembab akan memicu tumbuhnya bakteri maupun spora yang bisa menyebabkan kesehatan ayam menjadi terganggu. Selanjutnya adalah kandang harus menghadap ke timur atau arah matahari supaya ayam-ayam Anda mendapatkan sinar matahari pagi yang menyehatkan. Khusus untuk kandang pada ternak ayam kampung organik yang masih berusia beberapa hari Anda harus menambahkan lampu untuk menghangatkan suhu kandang. Mengapa hal ini harus dilakukan? Karena anak ayam bulunya masih tipis dan rentan sehingga akan mudah kedinginan. Maka dari itu, Anda harus menyiapkan kandang khusus anak ayam yang baru menetas.

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan dalam menyiapkan kandang adalah kandang harus sering dibersihkan. Bersihkan kotorannya setiap hari supaya ayam Anda tetap sehat bugar. Poin penting untuk ternak ayam kampung organik adalah kandangnya harus bersih supaya ayam tidak mudah sakit. Hal ini harus dilakukan mengingat ayam organik itu harus terbebas dari bahan-bahan kimia seperti vaksin atau pun vitamin. Dan selanjutnya adalah usahakan menempatkan ayam ke kandang harus sesuai dengan umurnya supaya menghindarkan ayam dari stress lingkungan dan kesehatan. Terakhir yang harus diperhatikan adalah usahakan memberikan ruang terbuka yang lebih luas sebagai tempat umbaran ayam karena memang ayam kampung lebih senang berada di luar kandang.

3. Memperhatikan pakan ayam

Karena ini adalah ayam organik, pakannya pun agak sedikit berbeda dengan ayam kampung lainnya. Kebanyakan para peternak ayam akan mencampurkan makanan ayam dengan bahan-bahan herbal seperti daun papaya dan lain sebagainya. Ada juga pakan ayam khusus ayam organik buatan pabrik yang bisa diberikan tetapi harganya pun berbeda. Namun yang paling umum dipakai adalah bekatul, jagung, dedak, sisa nasi dan makanan lainnya. Pakan ayam harus diberikan tepat waktu dan sesuai dengan usianya. Jangan sampai keliru memberikan pakan ayam dewasa pada anak ayam yang baru menetas.

Khusus untuk anak ayam berumur 0-60 hari bisa menggunakan pakan ayam buatan pabrik seperti BR karena lebih halus dan mudah dicerna bila dibandingkan dengan jagung. Ternak ayam kampung organik memang sedikit berbeda perlakukannya dan terkadang ada juga para peternak ayam mencampurkan jamu atau pun minuman herbal khusus ayam sebagai campuran makanan dan minumannya. Para peternak ayam ini biasanya tidak pernah memberikan vaksin pada ayam-ayamnya karena memang ingin terhindar dari bahan yang bebas kimia.

Kemudian ada juga pakan ayam khusus ternak ayam kampung organik adalah tepung singkong. Nantinya para ayam organik tersebut akan memiliki gizi protein yang tinggi dan dagingnya jauh lebih banyak. Meskipun berdaging, ayam-ayam organik sangat rendah lemak sehingga ayam ini dinyatakan sehat dan baik untuk dikonsumsi setiap hari.

Di atas tadi adalah beberapa panduan untuk beternak ayam organik yang baik. Sebagian peternak ayam pun ada juga yang memberikannya vitamin khusus ayam organik supaya terhindar dari penyakit namun ada juga yang tidak memberinya vaksin ataupun suplemen lainnya. Ayam organik merupakan ayam yang bebas dari pemakaian obat-obatan kimia sehingga sangat aman bila dikonsumsi dan memang ayam kampung lebih dianjurkan ketimbang ayam potong. Ayam potong atau ayam broiler dikenal sebagai ayam yang rentan terhadap penyakit jadi harus sering divaksin. Oleh sebab itu banyak yang mengatakan jika ayam potong itu tidak sehat. Sebenarnya sehat atau tidaknya seekor ayam tergantung pada perawatannya. Apabila tidak dirawat dan diberi makan dengan baik tentu ayam pun tidak akan tumbuh dengan baik. Khusus untuk ternak ayam kampung organik sendiri selain memperhatikan pakannya Anda juga harus sering menyeterilkan kandangnya.

Ternak Ayam Ketawa, Ayam Unik yang Bisa Tertawa

Ternak Ayam Ketawa, Ayam Unik yang Bisa Tertawa

Ternak Ayam Ketawa – Indonesia memang memiliki kekayaan alam yang tidak ada habisnya. Bahkan kekayaan alam di kisaran lokal pun sangat unik dan menarik. Salah satunya adalah ayam ketawa. Ayam ini memang tampilannya seperti ayam biasa, namun ternyata, namanya yang khas tersebut berasal dari suara yang dihasilkan, yaitu seperti manusia yang sedang tertawa. Terdengar mengerikan? Tidak juga, suara ketawa itu memiliki keindahan tersendiri bagi para penggemarnya. Dan penggemar yang hobi mengoleksi ayam ini cukup banyak sehingga banyak juga yang sekaligus membuka usaha ternak ayam ketawa.

Ternak Ayam Ketawa yang Unik Asli Indonesia

Ternak ayam ketawa memiliki perlakuan yang berbeda pada ayam yang diternakkan. Ayam ketawa bisa dikatakan sebagai ayam kampung, hanya saja dengan keistimewaan suara yang hanya dimiliki ayam ketawa. Ayam lokal asli Indonesia ini berasal dari Sulawesi, dan sudah tersebar ke seluruh penjuru Indonesia. Di masing-masing daerah pasti mmeiliki komunitas tempat berkumpulnya para pecinta ayam ketawa. Selain berkumpul untuk saling berbagi informasi, banyak juga yang mengadakan kompetisi.

Ayam ketawa termasuk dalam kategori ayam hias, atau bukan untuk konsumsi. Meski bukan petelur atau pedaging, ayam kampung yang satu ini justru harus tetap diperlakukan khusus dan diusahakan bisa bertelur agar garis keturunan ayam yang bagus bisa berlanjut. Sama seperti perkawinan antar jenis untuk mendapatkan keunggulan kedua induk, perkawinan juga dilakukan demi menghasilkan ayam ketawa yang bersuara unik dan sehat. Usaha inilah yang ketika terus menerus dilakukan, maka disebut sebagai ternak ayam ketawa.

Ayam ketawa sendiri ternyata masuk ke dalam kategori ayam langka dan merupakan hewan yang harus dilindungi. Dari daerah asalnya memang banyak yang memelihara, namun karena merupakan hewan khas Indonesia, maka keberadaannya di negara lain hampir-hampir tidak ada. Karena itulah dimasukkan ke dalam kategori hewan yang dilindungi. Ayam ketawa memiliki beberapa jenis lagi. Ada jenis Gaga, Dado, dan Gretek. Diantara ketiganya, Gretek adalah yang paling mirip suara tertawanya dengan manusia. Sedangkan untuk Dado adalah jenis ayam ketawa yang dianggap membawa keberuntungan. Untuk jenis Gaga, suara kokoknya memiliki interval yang lambat.

ayam ketawa
ternak ayam ketawa

Perlakuan yang biasa diterapkan pada usaha ternak ayam ketawa ini dimulai dari pemeliharaan indukan hingga membesarkan anakan. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah pembahasannya:

• Pemeliharaan

Kedua induk ayam ketawa yang dijadikan indukan biasanya yang memiliki keahlian dan suara tawa yang bagus. Keturunan yang baik dihasilkan oleh indukan yang baik. karena itu, prestasi induk juga menentukan layak tidaknya ayam tersebut menjadi indukan. Setelah menentukan indukan, perawatan dilakukan agar ayam menjadi semakin sehat. Dengan begitu sel telur dan sperma ayam akan menjadi sel yang sehat dan bisa menghasilkan banyak keturunan. Setelah itu, perkawinan dapat dilakukan. Perkawinan ini juga harus diperhatikan. Tempatkan indukan dalam satu kandang selama beberapa hari. Baru setelah itu bisa dilakukan tahapan selanjutnya dalam melakukan usaha ternak ayam ketawa.

• Kandang

Induk yang telah dibuahi harus ditempatkan dalam kandang yang berbeda. ayam termasuk hewan yang cukup mudah stress. Sistem kandang yang biasanya digunakan adalah kandang baterai. Kandang ini menerapkan kemiringan tertentu untuk lantai kandang ayam. Sehingga ketika ada telur yang keluar, akan langsung menggelinding. Para peternak tidak perlu menghadapi kemarahan induk ayam ketawa untuk mengambil telur ayam tersebut. Jangan lupa untuk menyediakan kandang yang cukup leluasa. Jangan lupa juga untuk memasang penahan agar telur yang menggelinding tidak pecah. Biasanya menggunakan busa atau karet ban agar saat telur menggelinding, benturannya tidak membuat telur pecah.

Ada juga sistem lain yang mungkin bisa diterapkan. Namun, sistem kandang baterai ini adalah yang paling umum digunakan. Peternak bisa juga membiarkan induk mengerami telur alih-alih mengambil telur dari sang induk. Namun cara penetasan ini akan membuat anakan sulit berpisah dari induknya. Sehingga sistem baterai-lah yang memiliki tingkat efektivitas tertinggi.

• Penetasan Telur

Perlakuan telur ayam ketawa juga tidak kalah istimewa dengan induknya. Telur ditetaskan menggunakan inkubator. Inkubator ini bukan lalu mempercepat penetasan dan melipatgandakan produksi anak ayam ya. Hanya saja keberhasilan penetasan telur menggunakan inkubator lebih baik dibandingkan pengeraman oleh induk. Paling tidak kecil kemungkinan akan ada telur yang pecah selama penetasan.

Keunggulan lain yang bisa didapat jika menetaskan telur dari usaha ternak ayam ketawa menggunakan inkubator adalah kapasitasnya. Kapasitas inkubator bisa menampung banyak telur sekaligus sehingga anakan juga bisa lebih banyak ditetaskan secara bersamaan.

• Makanan

Makanan dari ayam ketawa sendiri tidak banyak berbeda. hanya saja agar menghasilkan suara ketawa yang bagus, ayam perlu diberi ramuan khusus. Ramuan tersebut adalah campuran dari tomat, bayam, jahe, dan madu. Untuk membuatnya tidak sulit. Pertama rebus buah tomat dan sayur bayam. Lalu dinginkan untuk kemudian diblender bersama madu dan jahe. Untuk memberikannya pada ayam ketawa, perlu menggunakan suntikan. Bukan disuntikkan kepada ayam, namun disuapi ke ayam menggunakan suntikan tersebut.

Suntikan yang digunakan juga harus steril, ya. Jangan sampai memakai suntikan bekas, karena penyakit dari hewan lain atau manusia lain bisa saja menulari ternak ayam ketawa Anda. Setelah memberikan ramuan jamu khusus tersebut, satu hari setelahnya perlu diberi makanan lain yaitu jangkrik. Tidak tanggung-tanggung, berikan sepuluh ekor. Makanan yang cukup mewah untuk ayam.

• Kebersihan

Kebersihan yang dimaksud di sini tidak hanya kebersihan kandang saja. Ternak ayam ketawa juga menyukai kebersihan diri. Untuk kandang, bersihkan setiap 3 hari sekali. itu sudah minimal, akan lebih baik jika bisa dua hari atau setiap hari dibersihkan. Begitu juga dengan mandi. Untuk memandikannya, lakukan juga minimal 3 hari sekali. lakukan sebelum matahari terlalu tinggi, sekitar sebelum jam 10. Lalu biarkan ayam berjemur selama 30 menit. Sediakan tempat bertengger yang nyaman. Kenyamanan ayam bergantung pada kebersihannya. Jadi, jangan sampai kandang dan ayam itu sendiri merasa kotor dan tidak nyaman.

Perawatan tersebut dilakukan hingga ayam ketawa siap untuk mengikuti kontes. Ternak ayam ketawa biasanya sudah bisa bersuara khas ketika umur 3 bulan. Ayam kampung yang satu ini juga memiliki corak yang beragam seperti ayam hias pada umumnya sehingga keindahan bulu merupakan salah satu faktor untuk melihat kondisi kesehatan ayam ketawa.

Perlombaan yang menggunakan ayam ketawa menggunakan sistem yang sama seperti perlombaan burung perkutut atau burung hias kicau lainnya. Hanya saja, ayam ketawa tidak memerlukan kandang. Cukup dirantai ke tempat bertengger yang disediakan, dan menunggunya menghasilkan suara tawa terbaik. Dalah satu perlombaan, ada 700 hingga 800 peserta yang bisa ikut. Bahkan banyak yang jauh-jauh datang dari daerah lain untuk mengikuti perlombaan. Kendati sudah cukup banyak peminat, lomba yang diadakan bisa dibilang tergolong cukup sedikit. Ternak ayam ketawa Anda bisa menjadi yang terbaik apabila bisa menghasilkan suara tertawa terbagus dan terlama.

Ternak Ayam Serama Susah? Tidak Jika Anda Tahu Kuncinya

Ternak Ayam Serama Susah? Tidak Jika Anda Tahu Kuncinya

Ternak Ayam Serama – Beternak saat ini bukan hanya untuk mengisi waktu luang atau hanya sekedar hobi. Bahkan beternak sudah menjadi sebuah mata pencaharian bagi Anda yang benar-benar memiliki ketertarikan. Sudah banyak contoh sosok-sosok yang sukses dalam menjadikan ternak sebagai sumber mata pencaharian. Jangan kira kesuksesan yang diperoleh datang dengan sendirinya, kesuksesan itu tentu saja berawal dari usaha yang keras dari bawah. Tak sedikit pula orang yang hampir menyerah karena memang beternak bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Salah satu yang sedang banyak diminati saat ini adalah ternak ayam serama. Saat ini sudah banyak orang yang tertarik untuk beternak ayam serama, penyebabnya karena saat ini harga ayam serama bisa melambung sangat tinggi di pasaran.

Cara Ternak Ayam Serama yang Sukses

Ayam serama adalah ayam yang berasal dari negeri seberang Malaysia. Bentuknya yang kecil, mungil dengan bobot sekitar 300 hingga 350 gram membuat ayam ini banyak dicari penggemar ayam. Namun jangan salah justru dengan ukuran tubuh yang kecil, ayam serama tergolong ayam yang atraktif. Gaya khasnya yang bisa membusungkan dada, menegakkan ekor hingga 90 derajat sampai mengepakkan kedua sayapnya menjadi daya tarik utama ayam yang tergolong ayam hias ini. Ukuran tubuh mungil dan menggemaskan serta gaya yang atraktif tak ayal membuat ayam serama banyak diburu untuk dijadikan peliharaan para penggemar unggas. Meskipun nyatanya, cara ternak ayam serama tak semudah yang dibayangkan.

Tak hanya dipelihara sebagai ayam hias, kini bahkan ayam serama sudah mulai dijadikan sebagai ayam kontes. Pada awalnya memang ayam serama terkenal berkat sebuah kontes di negeri asalnya. Namun kini kontes ayam serama bahkan sudah merambat hingga ke berbagai negara, mulai dari Thailand hingga Indonesia. Sejak itulah, ayam serama mulai jadi buruan para pecinta ayam hingga membuat harganya melambung tinggi. Banyak orang mulai penasaran tentang cara ternak ayam serama agar bisa berhasil mengembang biakkan ayam ini dengan sukses. Berikut ulasan singkat tentang cara ternak ayam serama agar sukses mengembangbiakkan si kecil atraktif ini.

gambar ayam
ternak ayam serama

1. Intensif

Beternak ayam serama memang tidaklah begitu sulit, namun butuh sedikit kesabaran dan ketekunan. Terkadang orang yang merasa kesulitan mengembang biakkan ayam serama adalah karena cara ternak ayam serama yang dilakukan kurang intensif. Intensif adalah Kunci utama dari beternak ayam serama, karena meskipun perawatan ayam serama sama seperti ayam lain, ada beberapa hal yang membutuhkan perhatian khusus. Misalnya kandang, karena ayam serama akan mudah terserang penyakit jika kandangnya kurang bersih. Selain itu, kandang ayam serama juga harus terhindar dari hujan, agar kandang tidak terlalu lembab. Selain itu, sediakan pula kotak ekstra untuk menampung telur-telur ayam serama.

2. Selalu menjaga kesehatan ayam serama

Ayam serama adalah tipe ayam yang memiliki nafsu birahi yang tinggi, karena ayam akan mulai belajar kawin sejak berusia 3 bulan. Dari sinilah cara ternak ayam serama yang perlu diperhatikan bagi para peternak. Peternak berperan sangat penting, yaitu dengan menyediakan betina untuk kawin sang jantan. Selain itu, kesehatan fisik ayam betina juga akan mempengaruhi kemampuan ayam betina menghasilkan telur. Jika cuaca terlalu dingin, maka kemampuan ayam serama betina akan menurun dalam menghasilkan telur. Oleh karena itu, jenis pakan dan kondisi lingkungan ayam tinggal akan mempengaruhi kesehatan dan kemampuan bertelur ayam serama.

3. Berikan pakan yang sesuai

Meskipun dalam cara ternak ayam serama pakan bukanlah hal yang perlu diberi perhatian khusus, namun dalam beberapa kasus, pakan juga akan mempengaruhi perkembangan ayam serama. Pakan ayam serama tidaklah berbeda dengan ayam lain, cukup memberikan pakan ayam petelur sebenarnya cukup karena pakan yang dibuat pabrik sudah disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi ayam. Namun, yang harus diperhatikan adalah ketika lingkungan tempat tinggal ayam memiliki suhu yang cukup dingin, maka usahakan memberi makan ayam serama dengan makanan yang banyak mengandung karbohidrat. Karbohidrat akan membantu memproduksi energi untuk mempertahankan panas tubuh. Karena seperti yang disebutkan sebelumnya, kemampuan bertelur ayam serama turut dipengaruhi oleh suhu lingkungannya. Selain itu, membuang pakan sisa kemarin dan membersihkan wadah makan dan minum secara teratur akan mencegah ayam terserang penyakit.

4. Menjaga kecantikan bulu ayam

Jika Anda memelihara ayam serama untuk dijadikan ayam kontes, maka cara ternak ayam serama yang tak boleh Anda abaikan adalah menjaga kecantikan bulu ayam. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa ayam serama memiliki nafsu birahi yang tinggi. Terlalu sering kawin, bisa jadi menyebabkan bulu ayam jadi rontok dan menyebabkan kebotakan. Oleh karena itu, usahakan agar tak membiarkan ayam kawin sebelum kontes dimulai. Hal ini juga akan membantu ayam agar bisa tampil prima. Ayam serama bisa tampil lebih prima jika dalam keadaan nafsu birahi yang tinggi. Jadi dengan tidak mengawinkan ayam serama selama beberapa waktu, Anda akan mendapatkan dua keuntungan sekaligus. Selain itu, memandikan ayam serama dengan cairan campuran sabun dan desinfektan juga akan membantu agar bulu ayam bisa tampil lebih mulus dan terhindar dari kutu.

5. Berhati-hati dalam mengawinkan ayam serama

Ayam serama juara tidak boleh dikawinkan secara sembarangan. Maka cara ternak ayam serama yang tepat adalah dengan tidak mengawinkannya secara sembarangan. Ayam serama yang belum pernah kawin cenderung memiliki nafsu birahi yang tinggi. Jika ayam seperti ini dikawinkan dengan ayam yang sudah pernah kawin bahkan sudah pernah memenangkan kejuaraan akan sangat berbahaya. Sebab, keagresifan ayam yang belum pernah kawin akan membahayakan bagi lawannya bahkan bisa mengancam keselamatan sang ayam juara. Untuk mengurangi nafsu ayam yang berlebihan dapat dilakukan dengan cara memandikan ayam setiap pagi. Memandikan ayam serama setiap pagi benar-benar ampuh untuk membuat ayam serama menjadi lebih jinak.

Cara ternak ayam serama bisa dibilang gampang-gampang susah. Jika Anda intensif dalam perawatannya, maka kesuksesan sudah menanti di depan mata. Intensif dalam memperhatikan tumbuh kembang ayam, mulai dari pemberian pakan, kebersihan kandang dan wadah pakan, kebersihan bulu serta cara kawin akan membantu Anda mendapatkan ayam serama yang berkualitas. Selain itu, kondisi lingkungan juga harus diperhatikan untuk mendapatkan ayam serama yang berkualitas. Ayam serama yang berkualitas akan membuat Anda cukup percaya diri untuk membawa ayam Anda ke kontes ayam serama. Semakin sering ayam serama mengikuti kontes, atau bahkan menjadi pemenang, maka harga ayam pun akan naik secara fantastis. Harga ayam serama yang pernah menjuarai kontes bahkan bisa mencapai 15-20 juta per ekor. Tentu harga yang fantastis untuk seekor ayam mungil dengan berat tak lebih dari 300-350 gram saja. Jadi, masih menganggap ternak ayam serama susah? Tidak jika Anda tahu kuncinya.

Hal yang Diperhatikan dan Tata Cara Ternak Ayam Hutan

Hal yang Diperhatikan dan Tata Cara Ternak Ayam Hutan

Ternak Ayam Hutan – Beternak ayam atau memelihara ayam merupakan kebiasaan yang banyak digemari oleh sebagian masyarakat. Selain merupakan hobi, beternak ayam juga bisa dijadikan sebagai lahan bisnis untuk mencari uang dan keuntungan. Beternak ayam memang hal yang gampang-gampang sulit dilakukan. Sebelum memutuskan untuk beternak ayam, Anda sebaiknya memiliki rasa penyayang dulu terhadap binatang. Berbeda dengan ternak ayam biasanya, kali ini kita akan membahas beberapa hal penting yang harus diperhatikan seputar ternak ayam hutan.

Sebelum memulai ternak ayam hutan, ada baiknya Anda mengetahui beberapa spesies ayam hutan terlebih dahulu sebagai pemanasan. Ayam hutan terdiri dari 4 spesies yaitu :
• Ayam Hutan Hijau
Ayam Hutan Hijau termasuk kedalam spesies burung dari suku phasianidae. Ayam ini berukuran sangat besar dengan panjang tubuh mencapai 60 cm.
• Ayam Hutan Kelabu
Ayam Hutan Kelabu merupakan nenek moyang dari ayam peliharaan yang biasa dipelihara oleh masyarakat Indonesia. Ayam Kelabu merupakan jenis ayam langka. Ayam ini memiliki panjang hingga 80 cm. Ciri khas utama dari ayam ini adalah bulunya yang berwarna abu-abu.
• Ayam Hutan Merah
Hewan satu ini masih satu suku dengan jenis burung dan memiliki ukuran panjang sekitar 78 cm.
• Yang terakhir adalah Ayam Hutan Sri Lanka. Ayam ini hanya berada di Negara Sri Lanka. Banyak orang mengenal ayam ini sebagai Ayam Hutan Ceylon dengan panjang sekitar 66-73 cm.

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan terkait dengan memelihara ayam. Apalagi jenis ayam yang akan dipelihara awalnya merupakan ayam yang liar. Salah satunya adalah dengan mengerti karakter ayam. Seperti yang kita ketahui, jika ayam hutan rentan sekali terhadap stress. Dibawah ini ada beberapa cara untuk beternak ayam hutan yang bisa Anda pelajari:

1. Biarkan Ayam Beradaptasi

Hal pertama kali yang Anda harus lakukan ketika ingin ternak ayam hutan adalah membiarkan ayam tersebut beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Biasanya pada masa adaptasi ayam hutan cenderung stress. Biasakan dengan tidak terlalu sering memegang ayam dengan tangan kecuali pada saat makan. Karena hal tersebut mudah sekali membuat ayam menjadi stress dan jika dibiarkan lama-lama ayam tersebut akan mati.

2. Membuat Kandang Ayam yang Sesuai

Kandang merupakan sarana yang penting untuk ternak ayam, karena kandang adalah salah satu tempat tinggal untuk ayam. Jika Anda ingin ternak ayam, sangat penting untuk membuatkan kandang yang nyaman bagi ayam. Jenis kandang untuk ternak ayam hutan harus berbeda dengan jenis kandang ayam pada umumnya. Kandang ayam bisa dibuat dengan menggunakan kawat atau bambo yang kokoh. Ukuran kandang untuk ayam hutan harus dibuat lebih tinggi dan besar daripada ukuran kandang ayam kampung. Letak kandang ayam juga sebaiknya dijauhkan dari tempat tinggal termasuk rumah Anda. Hal ini untuk meminimalis persebaran penyakit dari unggas ke manusia atau sebaliknya. Anda juga harus meletakkan kandang ayam menghadap ke arah cahaya terbit agar kandang dapat memperoleh sinar matahari.

3. Beri Makanan yang Bergizi

Cara ternak ayam hutan selanjutnya adalah Ayam Hutan yang dipelihara harus diberi makanan sesuai dengan habitat aslinya untuk pertama kali. Setelah terbiasa, pelan-pelan Anda bisa mengganti makanan ayam hutan tersebut sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa memberikan makanan berupa biji-bijian dan kacang-kacangan. Untuk ayam hutan yang baru dipelihara atau dijinakkan Anda harus menebar makanan ke tanah dahulu, karena ia belum terbiasa untuk makan dengan tempat makan di kandang. Selain biji-bijian, Anda bisa memberi makan ayam hutan dengan makanan hewani seperti jangkrik, cacing, serangga, dan daging yang dicacah lembut. Anda juga bisa memberinya dengan sayuran, buah-buahan dan rerumputan. Sedangkan untuk makan buatan hanya diberikan pada saat adaptasi saja.

Berikut contoh dosis pemberian makanan campuran bagi ayam hutan yang masih kecil :
a. Usia 0-7 hari : 7 gram/hari/ekor
b. Usia 8-14 hari : 19 gram/hari/ekor
c. Usia 15-21 hari : 34 gram/hari/ekor
d. Usia 22-28 hari : 47 gram/hari/ekor
e. Usia 29-35 hari : 58 gram/hari/ekor
f. Usia 36-42 hari : 66 gram/hari/ekor
g. Usia 43-49 hari : 72 gram/hari/ekor
h. Usia 50-56 hari : 74 gram/hari/ekor

4. Menjaga Kebersihan Kandang

Tempat tinggal yang bersih adalah kenyamanan bagi tuan rumahnya. Hal tersebut sama dengan kebersihan kandang bagi para ayam. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam ternak ayam hutan adalah memelihara kebersihan kandang. Kandang yang bersih berdampak pada keadaan ayam. Bila kandang tidak dibersihkan, ada kemungkinan besar menjadi sumber penyakit. Pembersihan kandang ayam bisa dilakukan 2 kali dalam seminggu. Selain itu, penyemprotan kandang ayam dengan desinfektan juga diperlukan guna menghindari serangan virus dan mencegah bau yang tidak enak dari kandang.

5. Memandikan Ayam

Hal yang tidak kalah penting dalam ternak ayam hutan adalah memandikannya. Ayam harus dimandikan secara rutin guna mencegah menempelnya kutu. Namun memandikan ayam cukup hanya sekali dalam seminggu. Dalam memandikan, ayam hutan hanya perlu disemprot dan jangan dipegang.

6. Memberikan Obat Anti Kutu

Kutu merupakan virus yang mudah sekali menempel dengan bulu. Jika Anda memelihara ayam, pastikan ayam Anda terbebas dari serangan kutu karena biasanya jika ayam sudah terkena kutu maka akan mudah sekali sakit. Untuk menghindari serangan kutu, cukup diberikan obat anti kutu sekali dalam seminggu. Yang sering terjadi, banyak para peternak ayam yang kurang memperhatikan hal ini, akibatnya banyak ayam yang bulunya terkena serangan kutu.

7. Pemberian Vaksin

Pemberian vaksin merupakan hal yang benar-benar harus diperhatikan dalam ternak ayam hutan. Seorang peternak ayam, dituntut untuk mengerti tentang bagaimana pemberian vaksin terhadap ayam-ayam mereka. Ayam hutan biasanya sering terkena penyakit berak berdarah dan sakit snot.

8. Pemberian Vitamin

Pemberian vitamin ketika ternak ayam hutan sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan ayam yang Anda pelihara. Pemberian vitamin untuk ayam hutan dapat diberikan secara berkala. Bisa di makanan ataupun dalam bentuk minuman. Untuk menambah nafsu makan ayam, Anda bisa memberinya perasahan jahe, temulawak dan kencur. Hal ini juga bermanfaat untuk menghindari sakit pada ayam peliharaan karena pengaruh cuaca yang ekstrim.

Demikian beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk ternak ayam hutan. Kunci utama dalam beternak ayam adalah niat yang kuat. Karena memang beternak ayam membutuhkan kesabaran dan pengetahuan yang luas. Anda juga dituntut untuk berwawasan luas mengenai tata cara beternak ayam. Jangan sampai ketika memulai ternak ayam, Anda merasa bingung dan tidak mengetahui cara-cara dasar peternakan yang baik sehingga ayam yang Anda pelihara tidak optimal bahkan bisa mati satu persatu. Oleh karena itu, mulai belajarlah mengenai teknis beternak ayam hutan dengan baik sehingga dapat meminimalisir kegagalan. Untuk menambah wawasan, Anda bisa mengikuti penyuluhan atau sosialisasi dan pelatihan budidaya ternak ayam.

Cara Tepat Menjalankan Usaha Ternak Ayam Aduan

Cara Tepat Menjalankan Usaha Ternak Ayam Aduan

Ternak Ayam Aduan – Berwirausaha sudah menjadi pilihan bagi sebagian orang pada saat ini. Mereka yang memilih jalan wirausaha, diharapkan mempunyai kemampuan yang baik. Seiring dengan jalannya usaha, diharapkan juga mampu memahami seluk beluk dunia usaha. Dalam peternakan misalnya, terdapat salah satu usaha yang menarik, yaitu ternak ayam aduan.

Usaha tersebut merupakan peluang yang ada di mana target pasarnya adalah orang-orang yang gemar terhadap ayam aduan. Sebagai peternak ayam aduan ini, Anda harus mampu mempersiapkan semua hal yang dibutuhkan dengan baik dan tepat waktu. Apabila sudah berjalan, maka semua hal dalam menjalankan bisnis di dunia peternakan adalah hal yang biasa. Perawatan ayam sehari-hari harus dilakukan dengan benar, untuk menghasilkan ayam aduan yang benar-benar berkualitas dan tidak mengecewakan.

Berikut Ini Adalah Urutan Langkah Dalam Menjalankan Usaha Peternakan Ayam Aduan

 Gambar Ayam Jago
Ayam Laga

1. Melakukan Survei Kriteria Ayam Aduan

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan survei mengenai kriteria ayam aduan. Kriteria yang harus dipenuhi adalah ayam dengan bentuk tubuh yang kuat, postur tubuh ayam yang gagah, serta mempunyai kondisi prima dari segi kesehatan. Survei mengenai ayam aduan yang baik dan berkualitas dilakukan pada awal dimulainya usaha ternak ayam aduan. Proses pertama ini juga salah satu penentu diperolehnya kriteria ayam aduan. Pada tahap survei ini, Anda dapat mengumpulkan informasi dari para penggemar ayam aduan, mencari informasi di situs website yang terpercaya. Dengan demikian, survei ini dapat menghasilkan data yang akurat.

2. Menyiapkan Kandang

Hal penting yang harus dilakukan adalah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan benar. Kandangan merupakan elemen penting yang harus ada pada usaha ternak ayam aduan. Hal ini untuk menjaga agar ayam nyaman pada malam hari, di mana ada tempat untuk berteduh. Anda diharapkan memilih kandang dengan kualitas baik, yaitu terbuat dari bahan yang kokoh dan sesuai dengan usia ayam. Selain itu, adanya penempatan kandang satu dengan lainnya harus dipetakan dengan pemberian space/jarak di antara keduanya, agar sirkulasi udara terjamin.

3. Memilih Jenis Ayam yang Digemari Sebagian Besar Orang

Ayam aduan mempunyai beberapa hal yang tentunya berbeda dengan ayam pada umumnya. Jenis ayam yang digunakan untuk aduan ini adalah ayam jago. Ayam jantan ini merupakan petarung yang digemari. Tidak ada salahnya apabila usaha ternak ayam aduan dimulai dengan memilih jenis ayam yang digandrungi oleh orang pada umumnya. Sebagian besar orang gemar terhadap jenis ayam yang mempunyai postur baik, memiliki jengger yang besar, ekor yang panjang, serta mempunyai warna yang menarik pada bulunya. Perpaduan karakteristik tersebut merupakan hal yang digemari oleh konsumen.

4. Memilih Ayam Berkualitas

Meskipun tidak digunakan untuk bertarung, pada masa ini masih ada orang yang gemar mengoleksi ayam aduan sebagai peliharaan saja. Akan tetapi, masih ada orang yang suka mengadu ayamnya. Hobi masyarakat terhadap ayam aduan ini memberikan peluang yang menjanjikan bagi peternak ayam aduan. Prospek yang bagus ini harus dimanfaatkan oleh peternak untuk memperoleh ayam yang berkualitas, di mana dapat diperoleh dengan membeli bibit DOC ataupun membelinya babon dan jago yang berkualitas.

5. Mampu Memilih Babon yang Berkualitas

Cara alami untuk memperoleh bibit unggul adalah melalui proses alami, yaitu tidak dengan pembuahan dari cara inseminasi. Untuk menghasilkan bibit unggul, maka salah satu caranya adalah mampu memilih kualitas babon yang baik. babon yang berkualitas diharapkan dapat menghasilkan keturunan anak ayam jantan yang berkualitas, kuat, serta mempunyai karakteristik yang membanggakan. Ternak ayam aduan melalui cara alami ini harus dipantau hingga benar-benar berhasil dan menghasilkan anak ayam yang sehat, ketika dilahirkan.

6. Menetaskan Telur

Setelah melalui proses alami ataupun dengan inseminasi buatan, Anda harus menetaskan telurnya dengan cara dierami induknya dalam kurun waktu 21 hari. Selebihnya, terdapat pilihan lain dalam menetaskan telur. Usaha ternak ayam aduan yang sudah besar dan sudah mempunyai prospek mapan, dapat menggunakan teknik penetesan dengan mesin penetas. Mesin tersebut adalah mesin khusus yang sudah disesuaikan suhunya, sehingga tetap sesuai untuk menetaskan telur ayamnya.

7. Memberi Pakan Berkualitas

Pakan atau makanan bagi hewan merupakan hal yang sangat penting guna memenuhi nutrisi yang diperlukan tubuh dan menunjang kesehatannya. Penggantian energi juga diperoleh dari makanan. Oleh karena itu, peternak harus memberikan pakan secara teratur dan berkelanjutan. Selebihnya, yang terpenting adalah memberikan pakan berkualitas bagi jenis ayam yang dipelihara, yaitu mempunyai kelengkapan nutrisi bagi tubuh dan higienis dalam penyajiannya. Berikan pakan pada ayam dengan tempat yang bersih. Hal ini dapat menjauhkan ayam dari gangguan kesehatan yang kemungkinan dapat ditimbulkan.

8. Memberi Pakan dan Minum yang Sesuai Usia Ayam

Hal lain yang perlu diperhatikan oleh wirausaha ternak ayam aduan adalah pakan. Pakan yang dibutuhkan oleh ternak, pasti yang sesuai dengan kebutuhannya. Kebutuhan terhadap makanan tersebut juga dipengaruhi oleh usia, di mana usia ayam yang lebih tua, akan cenderung membutuhkan makanan lebih banyak dibandingkan dengan ayam yang masih kecil. Pemberian minum pada ayam secara rutin dan memadai, mampu mencegah dehidrasi pada ayam, melancarkan metabolisme tubuh, serta menunjang asupan mineral yang cukup.

9. Membersihkan Kandang Secara Berkala

Faktor kebersihan juga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan ayam aduan. Kondisi fisik yang terganggu dapat berujung pada penyakit. Agar hal tersebut tidak terjadi, maka bersihkan kandang secara keseluruhan dan berkala, hingga benar-benar bersih agar terhindar dari kuman dan bakteri penyebab penyakit. Tempat untuk makan dan minumnya juga tak luput untuk dibersihkan. Keadaan yang bersih dapat menunjang kesehatan ayam aduan, sehingga merupakan ternak yang berkualitas, prospek bisnis ternak ayam aduan semakin meningkat seiring dengan peningkatan manfaat berupa ayam aduan yang berkualitas.

10. Pemeriksaan Kesehatan Ternak Secara Berkala

Adapun pemeriksaan kesehatan untuk ternak secara berkala. Hal ini dapat dilakukan guna mengetahui kondisi kesehatan ayam. Pemeriksaan secara periodik dapat membantu memantau perkembangan kondisi fisik ayam. Pemeriksaan rutin ini juga bermanfaat untuk mengetahui dengan segera apabila terdapat ayam yang terserang penyakit. Penanganannya dapat segera dilakukan.

11. Mampu Memasarkan Hasil Ternaknya

Rangkaian persiapan beternak hingga perawatan dan menjalankan usaha ternak, selanjutnya adalah tahap untuk memasarkan hasil ternak. Dalam dunia usaha, berhasilnya pemasaran hasil produksi adalah yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen. dengan perencanaan survei terhadap kriteria ayam aduan yang baik dan jenis ayam yang disukai sebagian besar orang, maka usaha ternak ayam aduan dapat berjalan baik dalam pemasarannya. Konsumen dapat memperoleh nilai manfaat yang optimal.

Tahap awal hingga akhir dalam usaha peternakan ayam aduan tersebut dapat diterapkan untuk menghasilkan kondisi bisnis yang baik dan mampu terpenuhinya kebutuhan konsumen. Apabila hal tersebut tercapai, maka ternak ayam aduan dapat menjadi solusi kebutuhan konsumen.

Mencoba Bisnis Ternak Ayam Pejantan

Mencoba Bisnis Ternak Ayam Pejantan

Ternak Ayam Pejantan – Banyak orang yang memutuskan untuk berbisnis daripada kerja kantoran. Berbisnis tak terikat waktu dan gaji. Andalah yang menjadi bosnya. Bisnis ternak ayam pejantan merupakan salah satu bisnis yang menggiurkan. Keuntungan yang berlimpah bisa didapatkan dengan menjalankan bisnis ini. Daging ayam jantan memiliki keunggulan dibandingkan ayam potong biasa. Bahkan, rasa daging ayam ini sering disamakan dengan ayam kampung. Banyak pebisnis di bidang kuliner lebih memilih ayam pejantan daripada ayam kampung. Konon, ayam jenis ini sangat lezat jika dipanggang atau dibakar.

Keunggulan dibandingkan ayam-ayam lainnya adalah rasanya nikmat hampir seperti ayam kampung. Akan tetapi, perawatannya tidaklah sesulit merawat ayam kampung. Inilah salah satu keunggulan yang menyebabkan banyak orang menggemari bisnis ayam pejantan. Tertarik untuk mencoba bisnis ini? Jika iya, sebaiknya Anda perlu mengetahui tips dan triknya.

Tips Menjalankan Ternak Ayam Pejantan Bagi Pemula

gamabr ayam jantan
ayam jantan

1. Mempersiapkan Modal

Bisnis ternak ayam pejantan bisa dimulai dengan menyiapkan modal. Ya, modal adalah salah satu komponen penting yang harus dimiliki. Sebab dengan modal yang dimiliki, Anda bisa membeli seluruh peralatan maupun kebutuhan yang diperlukan dalam merintis bisnis ternak ayam. Modal awal usaha ayam pejantan ini memang tidak sedikit. Mulai jutaan hingga puluhan juta. Tergantung seberapa luas lahan dan seberapa banyak ayam yang ingin dimiliki.

2. Mempelajari Teknik Beternak

Ternak ayam pejantan takkan sukses tanpa mengetahui seluk beluk teknik cara beternak yang baik. Ada banyak hal yang harus dipahami mulai memilih ayam pejantan yang berkualitas, membuat kandang yang baik, cara memilih vaksin ternak, hingga memasarkannya ke pembeli. Ayam yang digunakan dalam bisnis ini adalah ayam jantan yang digunakan untuk membuahi ayam petelur.

Secara umum, ayam ini siap dipotong setelah umurnya mencapai 50 hari. Selain itu peternak juga harus memahami ciri ayam yang sedang sakit agar segera bisa menindaklanjuti. Ayam sakit yang dibiarkan sekandang dengan ayam sehat bisa beresiko menularkan penyakitnya. Untuk mempelajari teknik dan cara merawat ayam, belilah buku panduan. Dari buku, ilmu beternak bisa dengan mudah didapatkan. Cara lain untuk memahaminya adalah dengan melakukan riset di internet. Ada banyak sumber-sumber artikel mengenai ternak ayam di internet. Pastikan untuk memilih sumber internet yang terpecaya. Bagi yang bukan jurusan peternakan, tak perlu berkecil hati karena ilmu ini bisa dipelajari dari awal.

3. Memiliki Kandang Sesuai Standar

Saat memutuskan untuk mengerjakan bisnis ternak ayam pejantan, Anda harus mempunyai kandang yang sehat dan nyaman bagi ayam. Kandang yang sehat adalah kandang bersih dari segala macam penyakit dan memiliki penerangan serta suhu yang baik. Kandang haruslah sesuai dengan standar. Jangan memaksakan meletakkan banyak ayam pada suatu kandang jika kandang tersebut tak muat banyak ayam. Kandang yang praktis dan sehat bagi ayam adalah yang memiliki lubang pada bagian alasnya. Alas yang memiliki lubang akan menjadi pintu keluar bagi kotoran ayam sehingga kandang lebih higienis.

Penerangan ayam haruslah yang baik khususnya pada kandang anak ayam pejantan. Saat malam hari, anak ayam haruslah mendapatkan cahaya dan ini bisa disiati dengan pemberian lampu. Sedangkan di pagi atau siang hari, tak perlu memakai lampu. Namun, pastikan saja mendapatkan sinar matahari yang cukup sehingga suhu kandang dalam suhu rata-rata. Suhu terbaik kandang ayam adalah 25 derajat dan paling banyak 30 derajat.

4. Pemberian Gizi yang Tepat

Agar bisnis ternak ayam pejantan lancar jaya, maka Anda wajib memilih bibit unggul dan memberikan pakan yang berkualitas. Pakan ternak haruslah yang mengandung gizi dan nutrisi yang dibutuhkan ayam. Pakan yang baik tak hanya mengenyangkan, namun menyehatkan ayam. Belilah pakan yang bergizi dengan harga terjangkau. Jangan tergiur pakan murah jika pakan tersebut tak kaya akan nutrisi.

Peternak juga harus bisa mengira-ngira seberapa banyak makanan untuk satu hari. Hindari member makan berlebihan. Mungkin tujuan Anda baik yaitu agar ayam tumbuh gemuk, namun jika ada banyak sisa makanan di kandang, hal ini bisa memicu penyakit pada ayam Anda. Air minum juga harus selalu dicek. Jangan sampai ayam kehausan akibat Anda lupa mengisi kembali. Pemberian air minum biasanya 2 kali sehari yaitu di pagi dan sore.

5. Menjaga Lingkungan Kandang

Kesehatan ayam pejantan bisa diperoleh jika semua aspek terjaga. Salah satu aspek yang dijaga adalah kebersihan lingkungan sekitar ayam. Ternak ayam pejantan akan menguntungkan jika kandang bersih. Kandang sebaiknya dibersihkan dan disemprot seminggu dua kali. Kandang yang tak terurus dan kotor bisa membuat ayam terkena penyakit. Jangan sampai kandang lembab. Menyiasati kandang yang lembab bisa dengan meletakkan sekai secukupnya.

6. Vaksinasi Rutin

Ternak ayam pejantan tak lepas dari yang namanya vaksinasi. Vaksinasi bertujuan membuat ayam tetap sehat, terhindar dari penyakit atau virus mematikan. Ayam jenis ini biasanya divaksin seminggu sekali. Dengan vaksinasi, ayam jadi lebih kebal dan sehat. Ada berbagai cara pemberian mulai dari dicampur ke air minum hingga ditetes matanya. Pilihlah cara vaksin yang sesuai dengan kebutuhan ayam saat ini.

7. Mempelajari Metode berbisnis

Bisnis memerlukan taktik yang benar agar keuntungan yang diperoleh semakin besar. Untuk mengetahui pengeluaran dan penerimaan, sebaiknya catat seluruh transaksi yang telah dilakukan. Mencatatnya tak hanya membuat Anda mengerti tentang keuangan Anda saat ini, namun perkembangan bisnis setiap bulannya bisa terpantau dengan baik. Selain memiliki catatan keuangan, kekuatan promosi juga harus kuat. Bisnis pemula yang terjun ke bisnis ternak ayam pejantan sebaiknya memasarkan bisnis ini dengan cara langsung dan online. kedua cara ini akan mengenalkan hasil ternak Anda pada pembeli.

Manfaatkan teknologi canggih saat ini agar semua orang mengetahui usaha ternak yang Anda miliki. Jangan malu dengan usaha ini karena tak sedikit pebisnis yang mendapatkan omzet hingga puluhan juta per bulannya. Promosi yang baik dan benar akan membuat bisnis dikenal sehingga mendapatkan pembeli yang menguntungkan. Jangan lupa untuk bekerja sama dengan warung-warung makan atau restoran yang menjual menu ayam sekitar Anda. Beri diskon bagi para langganan yang selalu membeli ayam pejantan Anda.

Bagi para pemula yang ingin memiliki bisnis ternak ayam pejantan, ikutilah tips-tips di atas. Mungkin bagi yang awam dengan bidang ternak ayam, menjalankan ayam ini adalah hal yang agak sulit. Akan tetapi, tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Selama Anda semangat dalam memulai bisnis ini, maka keuntungan akan didapat.

Ternak ayam pejantan adalah pilihan tepat bagi yang ingin mencoba berbisnis hewan ternak. Selain dagingnya yang enak seperti ayam kampung, perawatan ayam pejantan juga tak sesulit yang dibayangkan. Anda hanya harus sedikit belajar tentang teknik budidayanya dan ilmu bisnis. Nah, sudahkah Anda menyiapkan modal menjadi peternak ayam pejantan?

Bisnis Menguntungkan Ternak Ayam Pelung

Bisnis Menguntungkan Ternak Ayam Pelung

Ternak Ayam Pelung – Bisnis ternak ayam pelungsekarang ini banyak diminati oleh masyarakat. Terlebih lagi dengan meningkatnya permintaan ayam pelungdi pasaran mulai dari dari anakan hingga dewasa, tentunya bisnis ini menjadi peluang yang sangat menjanjikan untuk para peternak. Sebagai ayam peliharaan, ayam pelung memang sangatlah menarik. Hal ini dikarenakan kelebihan yang dimiliki ayam pelung yaitu suara kokoknya yang merdu dan panjang.

Tips dalam Usaha Ternak Ayam Pelung

ayam
ternak ayam pelung

Ayam pelung sebenarnya adalah salah satu jenis ayam langka dan khas yang dibudidayakan oleh masyarakat Sukabumi dan Cianjur. Nama pelung diambil dari bahasa Sunda, dimana artinya adalah suara besar yang menggema dan mengalun panjang. Saat ayam jago pelung berkokok, maka bagian lehernya akan terlihat melengkung panjang ke arah bawah. Bahkan, ada ayam pelung yang berkokok sampai lehernya menyentuh tanah. Dalam memulai usaha budidaya ayam pelung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Apalagi ayam ini memang membutuhkan perawatan dan pemeliharaan yang intensif agar bisa tumbuh sehat dan menghasilkan suara yang merdu. Berikut ini, adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti dalam memulai bisnis ternak ayam pelung.

1. Analisa Usaha

Dalam memulai bisnis ternak ayam pelung, melakukan analisa usaha adalah hal penting yang harus dilakukan. Logikanya, bagaimana bisa bisnis yang dijalani berhasil jika Anda saja belum bisa menganalisis modal dan keuntungan yang diperoleh? Pada dasarnya, modal yang diperlukan untuk memulai usaha ayam pelung tidaklah terlalu besar. Modal terbesar adalah untuk pemelian bibit. Analisis usaha ini bisa Anda mulai dari biaya pembuatan kandang, pakan, lahan, kebutuhan listrik dan lain sebagainya. Kemudian hitung pula pendapatan dari anakan ayam pelung yang dijual. Seekor ayam pelung dapat bertelur sebanak 6 kali salam setahun. Sekedar informasi, seekor ayam pelung berumur 3 bulan dijual dengan harga Rp 200 ribu di pasaran. Sangat mahal bukan? Hal inilah yang membuat banyak orang tertarik melakukan bisnis budidaya ayam pelung.

2. Pemilihan bibit

Tips usaha ternak ayam pelungselanjutnya, pilihlah bibit yang berkualitas. Perlu diketahui bahwa bibit memiliki peranan yang cukup besar terhadap kesuksesan bisnis peternakan. Untuk budidaya ayam pelung ini, Anda harus memastikan bahwa bibit yang dibeli adalah asli jenis pelung. Bukan hasil persilangan dengan ayam lain. Pasalnya sekarang ini banyak penjual yang secara sengaja atau tidak sengaja menjual bibit ayam pelung hasil dari persilangan. Ayam pelung yang sudah tidak asli akan membuat harganya menurun. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar pintar dalam memilih bibit pelung di pasaran.

3. Pembuatan kandang

ayam pelung
kandang ayam

Tips ternak ayam pelungselanjutnya adalah buatlah kandang yang baik dan sesuai dengan umur ayam pelung. Kandang ayam yang baik adalah kandang yang jauh dari permukiman. Kandang tersebut juga harus kering, tidak lembab, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan sumber air yang dekat. Dengan kandang ayam yang baik dan ideal, ayam pelung tentunya bisa hidup dengan sehat dan mampu menghasilkan telur sesuai dengan keinginan.

4. Memberikan Pakan

Pakan ternak ayam pelungberbeda dengan pakan ayam pada umumnya. Ayam pelung memiliki bentuk tubuh yang besar sehingga porsi pakannya pun terbilang lebih banyak dibandingkan dengan ayam jenis lainnya. Selain kuantitas, Anda tidak boleh mengesampingkan kualitas pakan yang akan diberikan pada ayam pelung. Pastikan jika dalam pakan ayam pelung, terdapat protein, vitamin dan nutrisi lain yang dibutuhkan ayam pelung.

5. Mengawinkan ayam pelung

Tips selanjutnya dalam ternak ayam pelungadalah Anda harus memerhatikan jumlah betina dan juga jantan yang akan dikawinkan dalam satu kandang. Agar produksi ayam pelung bisa maksimal, perbandingan antara ayam pelung jantan dengan betina adalah 1 banding 8. Dengan begitu, telur yang dihasilkan akan berkualitas karena dibuahi atau difertil oleh ayam jantan yang berkualitas pula. Tak hanya itu, Anda juga harus memastikan bahwa ayam pelung betina yang dipilih juga dalam kondisi sehat dan baik. Karena sebagai peternak, Anda harus bisa memenuhi standar kualitas dan juga kuantitas dari hasil ternak.

6. Pemeliharaan

Dalam usaha ternak ayam pelung, pemeliharaan adalah tahapan yang penting agar hasil ternak bisa sesuai dengan keinginan. Pemeliharaan ayam pelung dibedakan menjadi 3 fase yakni masa anakan, masa remaja dan masa dewasa. Anakan ayam pelung akan dirawat dan dipelihara sendiri oleh indukannya atau indukan ayam lainnya yang ada di dalam kotak hangat. Jika anakan ayam peluk dirawat oleh indukannya sendiri, maka pakan dan minuman anakan ayam biasanya dicarikan langsung oleh induknya.

Saat anak ayam kedinginan, indukannya juga akan memberikan kehangatan menggunakan sayapnya. Sementara jika anakan ditetaskan menggunakan mesin penetas, maka anakan akan ditaruh dalam kotak khusus yang mampu memberi kehangatan pada anak ayam pelung. Makanan dan minumannya tentu saja akan disiapkan oleh peternak. Anakan yang dirawat di dalam kotak penghangat, jumlahnya disesuaikan dengan besar kota dan umur anakan ayam. Untuk anak ayam pelung berumur 1,5 bulan, kotak berukuran 180 x 80 x 50 cm dapat menampung anakan ayam 15 sampai dengan 20 ekor.

Sementara fase ternak ayam pelungyang sudah remaja harus dipindahkan ke kandang khusus untuk pembesaran. Ayam pelung dianggap beranjak dewasa atau remaja setelah berumur 1,5 bulan lebih. Saat anakan ayam telah remaja, maka jumlah protein yang diberikan akan dikurangi dan diganti dengan pakan yang lebih ideal untuk pedaging. Ketika sudah dewasa, suara koko ayam pelunglah yang nantinya akan dijual. Ayam pelung dikategorikan dewasa setelah bermur 6 bulan. Pada umur tersebut, ayam pelung dapat menghasilkan suara kokok yang merdu dan juga panjang. Ayam pelung yang sudah dewasa memiliki bobot hingga 3 kilogram. Berat ayam pelung tergantung dari pakan yang Anda berikan. Biasanya, ayam pelung yang sudah dewasa diberi pakan seperti ayam pedaging seperti dedak yang ditambah dengan kerang, ikan kecil, kangkung atau tauge.

7. Membuat ayam pelung bersuara merdu

Ayam pelung bisa menghasilkan suara kokok yang nyaring dan merdu ketika memasuki umur 6 bulan. Ayam pelung dewasa ini bisa dibanderol dengan harga yang mahal jika memang memiliki suara yang benar-benar indah. Oleh karena itu, tak heran jika banyak peternak yang mengusahakan agar ayam pelung peliharaannya bisa bersuara panjang dan bagus.

Cara agar ayam pelung bisa menghasilkan suara yang merdu sangatlah mudah. Anda bisa memberikan pelung pakan berupa kuning telur yang ditambah dengan pisang ambon, madu dan sesendok mentega lalu dihaluskan dengan sendok hingga lumat. Berikan pakan khusus ini pada ayam pelung sambil menyalakan rekaman suara pelung terbaik. Dengan begitu, ayam pelung Anda akan mengikuti suara rekaman tersebut dan menghasilkan suara yang bagus pula.

Bagaimana? Tips dalam berbisnis ternak ayam pelungdi atas sangat mudah bukan? Sekian ulasan kali ini, semoga bermanfaat untuk Anda.

Macam-macam Vitamin Ayam Bangkok

Macam-macam Vitamin Ayam Bangkok

Vitamin Ayam Bangkok – Siapa yang tidak kenal ayam bangkok? Ayam yang tangguh di arena adu ayam ini memang begitu populer di penjuru dunia. Dalam pemeliharaannya, asupanvitamin ayam bangkok harus benar-benar terpenuhi. Hal ini dilakukan agar ayam bangkok memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan mampu bertarung dengan ayam lawan dengan baik. Sebelum membahas macam-macam vitamin yang dibutuhkan ayam bangkok, ada baiknya jika Anda mengenal lebih dalam ayam bangkok itu sendiri.

Sekedar informasi, ayam bangkok dikenalkan pertama kali pada 1400 SM di Cina. Ayam bangkok adalah ayam yang identik dengan kegiatan adu ayam (sabung ayam). Negara yang dikenal sebagai pembudidaya ayam bangkok paling unggul adalah Thailand. Bahkan keberadaan ayam bangkok ini, diketahui menjadi salah satu sumber devisa negeri Thailand. Tak hanya di Thailand, kebiasaan adu ayam atau sabung ayam ini juga banyak di Indonesia. Di Thailand, adu ayam tidak diperbolehkan menggunakan taji ayam karena akan menyebabkan lawan mati. Tapi di Indonesia, ayam bangkok yang disiapkan untuk bertarung justru dibekali dengan jalu atau taji yang tajam.

Ayam bangkok pertama kali diperkenalkan di Kota Tuban,Jawa Timur. Di kota ini, mulai berkembang pula adu ayam yang selama ini dikenal. Pada dasarnya, ada jenis ayam tangguh yang dibudidayakan di Indonesia seperti ayam kinantan dari Sumatera, ayam wereng dan Madura dan ayam lainnya. Hanya saja, sampai saat ini masih banyak yang meyakini bahwa ayam yang paling cocok dan kuat di arena sabung ayam adalah ayam bangkok. Dalam memelihara ayam aduan ini, setidaknya Anda harus mengetahui macam-macam vitamin ayam bangkokyang harus dipenuhi agar ayam bisa menang diarena.

Macam-macam Vitamin Ayam Bangkok yang Harus Terpenuhi

ayam bangkok
vitamin ayam bangkok

Pada dasarnya, pemberian vitamin ayam bangkok bertujuan untuk menghasilkan ayam bangkok yang terpenuhi gizinya sehingga bisa melakukan aktivitas dengan baik. Salah satunya adalah kegiatan sabung ayam. Pemberian vitamin pada ayam bangkok juga harus berdasarkan dosis atau takaran yang sesuai. Jangan memberikan vitamin yang berlebihan hanya karena Anda ingin memiliki ayam bangkok yang super kuat. Karena vitamin yang over dosis justru akan membuat ayam bangkok Anda tersiksa. Di lain sisi, vitamin untuk ayam bangkok sebenarnya hanya dipakai sebagai penambah stamina ayam saja. Atau bisa juga menjadi pencegah atau perlindungan tubuh ayam dari berbagai macam penyakit yang mengancam.

Selain itu, vitamin ayam bangkok juga tidak boleh diberikan sembarangan. Vitamin yang cocok untuk ayam bangkok adalah vitamin A, B, C, D, E dan K. Vitamin-vitamin tersebut diketahui mampu menjaga stamina ayam bangkok dan membuatnya lebih kuat dan sehat. Menemukan vitamin khusus untuk ayam bangkok ini juga tidak begitu sulit. Karena Anda bisa menjumpainya di berbagai toko jual beli pakan ternak di pasaran. Umumnya vitamin ini diolah dalam bentuk pakan ayam. Tapi ada pula vitamin yang perlu diolah terlebih dahulu sebelum diberikan ayam bangkok. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan vitamin ayam ini di dokter hewan.

Pemberian vitamin ayam bangkok merupakan salah satu kegiatan dalam merawat ayam bangkok. Jika dikaji lebih dalam, sebenarnya vitamin yang diberikan untuk ayam bangkok ini dibedakan menjadi dua macam yakni vitamin yang mudah larut di dalam minyak seperti vitamin A, E, D, dan K. Lalu adapula vitamin yang mudah dilarutkan dalam air seperti vitamin C, B1, B2 dan B12. Pemberian vitamin pada ayam bangkok sangat penting. Apalagi jika ayam ini memang dimanfaatkan untuk kegiatan sabung ayam. Berikut ini adalah beberapa vitamin ayam bangkokyang direkomendasikan agar ayam peliharaan Anda senantiasa fit dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

1. Vitamin A

Dalam bertarung, ayam bangkok membutuhkan mata dengan penglihatan yang baik. Oleh karena itulah vitamin A sangat dibutuhkan untuk mempertajam penglihatan ayam bangkok. Tak hanya itu, vitamin A juga berfungsi untuk memperbaharui dan memperbaiki sel-sel darah merah ayam. Apalagi seperti yang diketahui, selama bertarung di arena sabung, ayam akan mengalami beberapa luka yang membuatnya kehilangan banyak darah.

Vitamin A juga bermanfaat untuk meningkatkan gairah ayam agar tidak lemas dan lesu. Melihat banyaknya manfaat vitamin A tersebut, tak heran jika vitamin ayam bangkok ini sangatlah dibutuhkan ayam bangkok agar bisa sehat dan bertahan dalam bertarung. Berikan setidaknya 1 butir setiap satu sampai dua minggu vitamin A pada ayam bangkok agar ayam peliharaan Anda tersebut senantiasa sehat dan kuat.

2. Vitamin B kompleks

Vitamin ayam bangkok selanjutnya adalah vitamin B kompleks yang di dalamnya terdiri dari vitamin B1, B2, B12, B6, B4, dan B3. Vitamin B kompleks sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan ayam bangkok. Biasanya, vitamin ini sudah ada di dalam pakan ayam bangkok. Sehingga Anda tidak perlu bersusah payah menyediakan vitamin B untuk ayam bangkok.

3. Vitamin C

Ayam bangkok juga harus terpenuhi asupan vitamin C nya. Dengan begitu, ayam bangkok akan memiliki daya tahan tubuh yang tinggi sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit. Asupan vitamin C ini harus diberikan secara rutin. Agar ayam tidak mudah sakit. Apalagi jika sudah memasuki musim hujan, dimana penyakit lebih sering menyerang unggas-unggas seperti ayam bangkok. Pemberian vitamin ini bisa dilakukan setidaknya sekali dalam seminggu. Jangan berlebihan memberikan vitamin C pada ayam bangkok karena bisa menyebabkan ayam terkena diare.

4. Vitamin D

Vitamin ayam bangkok selanjutnya adalah vitamin D. Vitamin ini sangat baik untuk pertumbuhan tulang ayam agar semakin kokoh dan kuat. Agar hasilnya maksimal, Anda berikan vitamin D ini ketika ayam baru berumur 0 sampai 3 bulan. Pasalnya pada umur tersebut, ayam masih dalam masa pertumbuhan sehingga dapat menyerap vitamin D dengan baik.

5. Vitamin E

Vitamin yang harus diberikan pada ayam bangkok selanjutnya adalah vitamin E. Vitamin ini sebenarnya sudah terpenuhi di dalam pakan ayam bangkok. Karena vitamin E adalah vitamin yang bisa diperoleh dari biji-bijian. Vitamin E dapat meningkatkan gairah ayam bangkok jantan untuk mendekati betinanya. Selain itu,vitamin ini juga sangat bermanfaat untuk membuat bulu ayam terlihat mengkilap, menarik dan tidak kusam. Pemberian vitamin E ini bisa dilakukan setidaknya satu kali dalam seminggu.

6. Vitamin K

Pemberian vitamin K sangat baik untuk ayam bangkok untuk menyembuhkan lukanya setelah bertarung. Pasalnya vitamin K memiliki manfaat sebagai dalam pembekuan darah. Sehingga darah yang keluar setelah pertarungan adu ayam bisa cepat berhenti.

Demikianlah beberapa macam vitamin yang dibutuhkan dalam proses pemeliharaan ayam bangkok. Vitamin yang disebutkan di atas bisa dengan mudah Anda temukan di berbagai toko pakan unggas yang ada di pasaran. Harganya pun bervariasi tergantung dari merk dan tempat Anda membeli. Sekian ulasan mengenai macam-macam vitamin ayam bangkokini, semoga bermanfaat untuk Anda.